Minggu, 4 Agustus 2019 - 13:49 WIB

Cita Rasa Berbeda Kopi Gayo Lues

Gayo Lues-Kopi gayo merupakan kopi jenis arabika dengan aroma rasa yang berbeda. Selain kandungan kafein tinggi, kopi ini memiliki aroma khas yang mengundang selera.

Bahan biji kopi pilihan, kopi gayo diambil dari pengunungan Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Gayo Lues. Dari kebun kopi masyarakat Reko, Agusan,dan Pantan Cuaca. Daerah ini sangat wajar memiliki kualitas rasa Kopi yang berkelas. Mengingat, daerah ini memiliki ketinggian lebih dari 500 meter dan posisi pegunungan ini persis di Wilayah Tengah Pedalaman Aceh tepatnya Gayo Lues, Negri Seribu Bukit.

Suhu dingin pegunungan di Negri Gayo lues ini sangat dipengaruhi oleh alam. Selain kopi pegunungan di pedalaman Aceh ini masih sangat dipadati pepohonan dan hutan tropis yang dikenal dengan paru- paru dunia, dan yang sangat tidak asing di mata  dunia adalah bentangan Gunung Loser, yang megah dan ada di Dataran Tinggi Gayo Lues.

Hembusan angin yang  sejuk setiap tahunnya dengan suhu dingin bersama aroma minyak atsiri , serta tanaman ganja yang  tinggal legenda. Bertepatan dengan tanaman kopi yang sangat subur dan berbunga menghasilkan buah kopi arabica yang padat dan sangat unik, cara perawatan dengan tekstur berbeda. Saat disuguhkan, terlihat berwarna coklat tua, air tidak pekat dan memberi cita rasa kopi yang lembut, dan tramat segar sulit tuk melupakan bagi para penikmat kopi gayo, pengunjung dan serta paraturis manca negara yang pernah menjelajah hutan Louser

Selain aroma, arabica, atsiri dan mengenang aroma ganja yang pernah menjadi catantan dan tinggal Legenda ini, tekstur dan rasa kopi yang lembut, lebih membuat kopi ini diburu dan dicari bahkan tak asing lagi saat mengikuti even pagelaran pameran kopi dunia. Kopi gayo tetap tampil ambil bagian.

Lahan kopi gayo ini memiliki kandungan ph keasaman tanah cukup tinggi. Menjadikan rasa kopi arabica dihasilkan serumpun  rasa kopi yang Luar biasa. Maka sangat tepat, jika kopi gayo dan atsiri sebagai Icon Yang Ditetapkan dipilih sebagai souvenir atau oleh-oleh ketika tamu lokal dan internasional berkunjung ke Kabupaten Gayo Lues (Gayo Serumpun).

Memiliki rasa  dan roma tersendiri yang unik, kini kemasan kopi gayo mulai beredar dipasaran yang memiliki paten setiap produk kemasan.

Kopi gayo memiliki kode khusus, karena  beberapa jenis kopi gayo diisi barkot atau kode khusus untuk menghindari pemalsuan.

“Dua tahun pemerintahan MASS Pemerintah Kabupaten Gayo Lues sedang berupaya meningkatkan kopi gayo  bertarap nasional dengan program pengembangan, pada intinya pengembangan kopi rakyat dengan mengalokasikan anggaran milyaran rupiah, yang bersumber dari APBA, DAK, DOKA dan APBK Gayo Lues dan yang dibutuhkan Saat ini transfaransi tentang realisasi program terhadap masyarakat petani kopi serta sangat butuh pengawalan khusus dari semua elemen, karena pemerintah tidak ingin gagal dalam program ini,” disampaikan, Kadis Pertanian Gayo Lues, Jakaria, SP.(Ali Sadikin)

Artikel ini telah dibaca 777 kali

loading...
Baca Lainnya

Kapolres Barsel Berpamitan Sama Insan Pres

Barsel – Kepolisian Resort (Polres) Barsel mengelar coffe morning bersama Insan Pers dalam acara pamitan...

22 Oktober 2020, 01:16 WIB

Yustisi, Polsek Kronjo dan Tiga Pilar Pasang Spanduk Area Wajib Masker

TANGERANG – Jajaran Polsek Kronjo Polresta Tangerang Polda Banten bersama unsur Muspika Kronjo yakni TNI...

21 Oktober 2020, 22:55 WIB

Polsek Balaraja Laksanakan Operasi Yustisi, 15 Pelanggar Diberi Teguran

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten menggelar Operasi Yustisi bersama jajaran TNI...

21 Oktober 2020, 22:48 WIB

Hadiri Audiensi Serikat Buruh, Kapolresta Tangerang Ingatkan Jaga Kesehatan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi turut menghadiri audiensi serikat buruh...

21 Oktober 2020, 22:40 WIB

Dirjen Kekayaan Negara Temui Kabaharkam Polri Bahas Koordinasi dan Kerja Sama

JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menerima audiensi dari...

21 Oktober 2020, 20:44 WIB

Kapolres Majalengka Bersama Forkopimda Dialog Ke Aliansi Serikat Buruh dan Pekerja

MAJALENGKA- Menindaklanjuti perkembangan Pro dan Kontra penetapan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Kapolres Majalengka AKBP...

21 Oktober 2020, 20:06 WIB

loading...