Minggu, 4 Agustus 2019 - 19:55 WIB

Mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta

Mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta

Kasus Sudikerta Memasuki Babak Baru, Putu Sunartha Angkat Bicara

Badung – Kasus menjerat mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta memasuki babak baru. Pasalnya, Putu Sunartha selaku anak dari Wayan Wakil, angkat bicara.

Sunartha (begitu dipanggil), kepada awak media mengungkapkan, tahun 2013 Wayan Santoso dan Hendry K (HK) selaku Presiden Komisaris Maspion Grup datang ke rumah Sudikerta di Pecatu menanyakan tanah 3300 M2, apakah mau di jual?

“Waktu itu, Pak Sudikerta menjawab di jual. HK bilang, bosnya yang mau beli, dan HK minta di Gabung dengan tanah Puri dan tanah pak Wayan Wakil, pak Sudikerta menjawab ya silahkan kalau yang bersangkutan bersedia,” ungkapnya, ditemui di Denpasar, Minggu, (4/7).

Menurutnya, Sudikerta sempat telepon ke Wayan Wakil untuk datang ke Pecatu dan diminta bawa Sertifikat untuk ditunjukan ke Wayan Santoso dan HK.

“Sertifikat di lihat oleh HK, selanjutnya diminta cek di Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Notaris Nelly, setelah di cek dan bersih semua, tetapi sampai satu bulan tidak ada kejelasan, baru setelah 3 bulannya HK datang ke pak Sudikerta,” terangnya.

Tetapi, setelah 3 bulan, HK datang ke Sudikerta justru menawarkan konsep kerjasama membangun Hotel Bintang 5, dengan perhitungan 55-45 persen. Dan di minta untuk membuat Perserusahaan dalam bentuk (PT) yang joint dengan Maspion Group dan kedua tanah di inbreng ke dalam PT. “Setelah difikirkan dan melalui perundingan akhirnya disepakati yang aman semua,” jelasnya.

Setelah semua disepakati, dan akhirnya, semuanya itu diurus oleh Hk sebagai Komisaris Maspion group mulai dari PT. Inbreng, joint PT, sampai SHGB semua diurus HK. “Proses sampai pada penggadaian di Bank Panin sampai pada keluar uang untuk ditransfer ke PT PBG (Pecatu Bangun Gemilang) oleh PT Marindo Investama sebagai mitra kerja Pt PBG,” Imbuhnya.

Setelah dana ditransfer ke PBG itu menjadi urusan internal pengurus PT. PBG “Jadi, sangat jelas disini, tidak ada Pak Sudikerta dalam PT, sehingga, disini bisa dilihat dengan jelas, tidak ada merugikan Alim Markus.” ujarnya.

Dari penjelasan Putu Sunartha, diketahui fakta hukum menjerat Sudijerta, sebenarnya yang terjadi dilapangan, kasus itu murni kasus perdata yang melibatkan antar PT Pecatu Bangun Gemilang dengan PT Marindo Investama.

Kronologi tersebut oleh Putu Suarnatha, sempat di sampaikan kepenyidik Polda Bali saat diperiksa sebagai saksi. Namun dikesampingkan. “Saya sudah berbicara apa ada nya, sesuai fakta yang sesungguhnya, namun tidak di indahkan,” pungkas nya.

Diketahui, hal tersebut juga pernah di sampaikan Ketut Sudikerta, saat di periksa penyidik Polda Bali. Namun keterangan tersebut diduga dikesampingkan.

Artikel ini telah dibaca 650 kali

loading...
Baca Lainnya

Hampir Sudah Sebulan Lelaki ini Berbagi Nasi Gratis di Jalanan

Denpasar – Hampir sudah sebulan I Gede Narsana, karyawan Villa Riviera Canggu membagikan nasi bungkus...

I Gede Narsana, karyawan Villa Riviera Canggu membagikan nasi bungkus saat pandemi Covid-19 di jalanan Kota Denpasar. (Foto: deliknews.com)

6 Juni 2020, 12:05 WIB

Difasilitasi Jaya Negara Pecalang Denpasar Akhirnya Terima 850 Paket Sembako

Denpasar – Sebanyak 850 paket sembako dari Coorporate Social Respon (CSR) Bank Pembangunan Daerah (BPD)...

Ilustrasi (Foto: fb)

5 Juni 2020, 18:50 WIB

Bantu Ibu Beli Beras, Anak ini Harus Jual Jeruk Nipis Saat Pandemi

Denpasar – “Melihat ibu bekerja jual ‘canang’ sampai malam saya ingin membantu. Ketimbang saya main,...

Ni Komang Triwartini, anak-anak penjual Lemon. (Foto: deliknews.com)

4 Juni 2020, 16:20 WIB

Semangat Baru PKM Dalam Era Normal

Denpasar – Wacana Walikota Denpasar I.B Rai Mantra memperjuangkan insentif Pecalang memberi semangat baru dalam...

Ilustrasi (Foto: net)

4 Juni 2020, 13:47 WIB

Mardika : BPK Beri Badung Predikat WTP Belum Tentu Bebas Korupsi

Denpasar – I Nyoman Mardika salah satu aktivis dari Yayasan Manikaya Kauci menegaskan, predikat Wajar...

I Nyoman Mardika. (Foto: doc/fb)

3 Juni 2020, 12:03 WIB

Yes ! Mendagri Bantu Pecalang 5 Juta, Jaya Negara : Masih Kaji

Denpasar – “Sebenarnya secara kajian ada edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar Walikota bantu pecalang...

Bantuan Sembako untuk Pecalang Denpasar. (Foto: Deliknews.com)

2 Juni 2020, 08:08 WIB

loading...