Selasa, 6 Agustus 2019 - 17:49 WIB

Bupati Blitar, Rijanto melepas ke 70 pengusaha usai lawatannya selama 4 hari untuk melihat potensi investasi di Kabupaten Blitar.Selasa (6/8/2019 di Gazebo Pendopo RHN.(foto/istimewa).

Bupati Blitar, Rijanto melepas ke 70 pengusaha usai lawatannya selama 4 hari untuk melihat potensi investasi di Kabupaten Blitar.Selasa (6/8/2019 di Gazebo Pendopo RHN.(foto/istimewa).

70 investor Datang, Bupati Blitar Promosikan Potensinya

Blitar.deliknews – Setelah Pemkab Blitar membuka kran investasi dan melakukan banyak promosi di berbagai daerah maupun luar negeri, baik dari kegiatan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) maupun Pemerintah Daerah itu sendiri, banyak para pengusaha melirik Kabupaten Blitar sebagai daerah yang ramah untuk berinvestasi.

Tak tanggung – tanggung, mulai kedatangannya beberapa perwakilan 8 orang Kedubes dari Timur Tengah, kali ini dalam kunjunganya para asosiasi pengusaha Indonesia yang sudah 4 hari ini untuk melihat – lihat potensi yang ada di Kabupaten Blitar.

“Hal ini sebagai upaya Pemkab Blitar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan membuka kran investasi baik sektor wisata, pertenakan, pertenian dan perkebunan maupun pertambangan,” tutur Bupati Blitar, Rijanto, usai ramah tamah dengan para asosiasi pengusaha Indonesia di Gazebo Pendopo Ronggo Hadi Notonegoro, Selasa (6/8/2019).

Menurut Rijanto, awalnya para pengusaha itu hanya ingin melihat rangkaian hari jadi Blitar yang ke 695 dan datang saat Pemkab Blitar menggelar Trotoar Blitar Festival atau Blitar Pallah Festival, kemudian dilanjutakan dengan menonton Pisowanan Agung. Dari situ, mereka berkeinginan untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Blitar.

“Ada 70 orang yang datang, mereka adalah para pengusaha yang berasal dari, Bandung, Jakarta, Bali, Kalimatan dan ada juga yang datang dari Sanfrasisco,” ungkapnya.

Namun sebelumnya ke 70 pengusaha tersebut menurut bupati sudah berbagai penjuru wilayah didatanginya. Mulai wilayah Gunung Kelud, Serah Kencong sampai pesisir selatan “dan yang paling menyenangkan menurut mereka, ketika melihat Sunset di Pantai Serang,” kata mantan Camat itu.

Rijanto mengatakan, dari beberapa pengusaha itu salah satu dari mereka ada yang tertarik terkait produksi batik yang ada di Kabupaten Blitar dan rencananya mereka berkeinginan untuk meningkatkan kualitas pembuatan batik serta siap membantu perkembangan batik di Blitar.

“Adapula pengusaha batik dari Pekalongan yang siap bekerjasama dengan UMKM binaan Pemkab Blitar. Untuk itu, mereka siap membantu meningkatkan mutu maupun kualitas batiknya,” imbuhnya.

Selain itu, sejumlah pengusaha ini juga memberikan koreksi terhadap objek wisata di Blitar. Salah satunya adalah objek wisata Pantai Serang yang diakui masih kurang dalam penataan kamar mandi untuk para pengunjung sebagai fasilitas utama. “terang dia yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kab. Blitar (kmf).

Artikel ini telah dibaca 638 kali

Baca Lainnya

Wihadi Anggota DPR RI Merayakan HPN-75 Bersama Insan Pers Tuban

Tuban, Jatim, deliknews – Wihadi Wiyanto Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, menggelar ngopi (minum...

17 Februari 2021, 20:35 WIB

Sangat Langka, Kajari Tuban “Turun Gunung” Bagi Pelita Masyarakat

Tuban, Jatim, deliknews – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban, Bambang Dwi Murcolono, S.H,, M.H.,dengan tetap...

16 Februari 2021, 17:19 WIB

Tasyakuran HPN Ke-75, Kapolres Tuban Ajak Pers Bersatu Lawan Covid-19

Tuban – PWI Tuban mengadakan tasyakuran dalam memperingati HPN ke 75 di kondisi pandemik Covid-19...

9 Februari 2021, 14:03 WIB

Peringati HPN Ke-75, PWI Cabang Tuban Gelar Donor Darah

Tuban, Jatim, deliknews – Dalam rangka memperingati Hari Pres Nasional (HPN) ke 75 tahun 2021,...

5 Februari 2021, 10:37 WIB

SIG Serahkan Bantuan Untuk Tenaga Medis Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Tuban, Jawa Timur

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan apresiasi kepada tenaga medis yang terlibat...

23 Desember 2020, 16:44 WIB

Hindari Denda, KPP Tuban Himbau Taat Pajak

Tuban – Para Wajib Pajak diingatkan kembali untuk segera melunasi utang pajak yang belum dibayar...

18 Desember 2020, 13:04 WIB

loading...