Rabu, 14 Agustus 2019 - 11:24 WIB

Bupati Blitar Menjadi Irup Hari Pramuka Ke 58

Blitar.deliknews – Pemkab Blitar dalam memperingati hari Praja Muda Karana (Pramuka) ke-58 tahun, dengan menggelar apel bersama seluruh gerakan pramuka se-Kabupaten Blitar di alon – alon kantor Bupati Blitar, Kanigoro, Rabu (14/8/2019).

Apel ini dihadiri Camat selaku Kepala Mabiran gerakan Pramuka Kecamatan se-Kabupaten Blitar beserta anggota Muspika, jajaran pengurus Kwartir Ranting se- Kabupaten Blitar, Korwil Pendidikan Kecamatan beserta Pengawas dan PPAI, Kepala Sekolah selaku Ketua Mabigus se-Kabupaten Blitar dan kakak – kakak pembina, pamong, instruktur, DKR, serta anggota pramuka se-Kabupaten Blitar.

Dalam sambutan hari Pramuka ini, Bupati Blitar, H. Rijanto selaku Pembina gerakan Pramuka Kabupaten Blitar mengatakan Pramuka adalah salah satu sarana yang efektif untuk membangun karakter bangsa bagi kaum muda karena dalam pramuka diajarkan bagaimana mengimplementasikan rasa cinta tanah air, bela negara, gotong royong, menghargai kebhinekaan serta membangun bangsa dengan bingkai NKRI. “Oleh karena itu tepat dalam peringatan Hari Pramuka ke 58 tahun 2019 kali ini mengambil tema “Gerakan Pramuka Bersama Seluruh Komponen Bangsa Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI,” kata bupati.

Selain itu, Bupati Blitar berharap agar Pramuka Kabupaten Blitar benar-benar menjadi generasi muda yang memiliki watak bangsa yang kuat, bukan hanya menjadi manusia yang cerdas dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi saja, akan tetapi juga pemuda yang tangguh kepribadiannya, luhur budi pekertinya serta berakhlak mulia.

“Kami yang diamanati rakyat untuk memimpin Kabupaten Blitar, jujur ingin memiliki kaum muda yang sanggup menghadapi berbagai persoalan kebangsaan, serta pemuda yang sanggup menatap masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, kehadiran Pramuka harus terasa ikut berkiprah di tengah-tengah dinamika pembangunan masyarakat dan Pramuka Kabupaten Blitar harus kritis, aktif dan peka terhadap situasi yang berkembang di lingkungannya maupun di tengah-tengah kehidupan masyarakat,” tutur Rijanto.

Orang nomer satu dilingkup Pemkab Blitar ini juga berpesan supaya memanfaatkan moment penting peringatan Hari Pramuka ke 58 tahun 2019 ini untuk secara terus-menerus mengimplementasikan dan merevitalisasi gerakan Pramuka yang kini sudah berjalan selama kurang lebih 12 tahun, yakni dengan jalan menata mekanisme organisasi yang kuat, menyusun program kegiatan yang lebih kreatif dan inovatif demi pembenahan dan kemajuan dalam proses pendidikan kepramukaan.

Lebih lanjut ia mengatakan setelah lahirnya Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Pendidikan Kepramukaan dalam Kurikulum Nasional yang telah diatur dalam Permen Nomor 63 Tahun 2014 sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib. “Ini artinya pelaksanaan pendidikan kepramukaan tidak lagi hanya sekedar mengisi waktu senggang kaum muda dengan berbagai kegiatan positif akan tetapi menjadi lebih meningkat menjadi kewajiban bagi setiap warga negara untuk mengimplementasikannya,” terang Rijanto.

“Selama saya diamanahi oleh rakyat untuk memegang jabatan sebagai Bupati Blitar yang sebelumnya juga Wakil Bupati dalam gerakan Pramuka sebagai Ketua Majelis Pembimbing cabang selama dua periode dipercaya sebagai Ketua Kwarcab semua program gerakan pramuka eksis dan saya dukung secara optimal baik dana maupun fasilitas lainnya. Hal ini saya lakukan semata-mata karena saya berpendapat bahwa Pramuka lah wadah pendidikan karakter kaum muda yang efektif yang jelas juga karena rasa cinta saya terhadap kaum muda,” sambungnya.

Terakhir, perlu diketahui gerakan Pramuka Kabupaten Blitar tahun 2019 ini kembali dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara Festival Wirakarya Kampung kelir zona 4 Jawa Timur. Dimana telah berhasil melakukan pengecatan warna warni rumah penduduk sejumlah 100 rumah dan pemugaran 2 rumah tidak layak huni menjadi rumah yang ideal dan sehat. Dalam Festival Wirakarya Kampung Kelir Kwarda Jatim 2019 Penegak telah berhasil meraih peringkat 2 Jawa Timur dalam festival Kecakapan dan Prestasi, sehingga dua-duanya telah berkesempatan ikut wisata pendidikan ke Yogyakarta.(hms)

Artikel ini telah dibaca 291 kali

loading...
Baca Lainnya

Status 30 ODR, Pemdes Kebomlati Galang Disinfektan

Tuban – Pemerintah Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban meningkatan kewaspadaan atas pencegahan penyebaran Covid...

31 Maret 2020, 23:44 WIB

Gubernur Jatim Gelar Vidio Conference Sama Bupati/Walikota Se-Jatim Membahas Percepatan Penanggulangan Covid-19

Tuban – Gubernur Jawa Timur didampingi Wagub dan Sekda Jawa Timur melangsungkan video conference bersama...

27 Maret 2020, 23:12 WIB

Cegah Covid -19, KPP Pratama Tuban Melakukan Penyemprotan Disinfektan

Tuban – Upaya KPP Pratama Tuban dalam meningkatan kewaspadaan atas pencegahan penyebaran Covid – 19...

24 Maret 2020, 20:45 WIB

BPBD Tuban Kembali Semprot Fasum Dengan Disinfektan

TUBAN – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban kembali melakukan penyemprotan cairan Disinfektan...

21 Maret 2020, 19:49 WIB

Pembakar Isteri Asal Surabaya Akhirnya Divonis Tujuh Tahun Penjara

SURABAYA – Kasus pembakaran isteri yang dilakukan oleh Maspuryanto bin Jamani memasuki sidang putusan. Terdakwa...

18 Maret 2020, 18:03 WIB

Bupati Tuban Menerbitkan Surat Edaran Tentang Covid-19

Tuban – Pemkab Tuban bergerak cepat dalam peningkatan kewaspadaan terhadap wabah Covid-19. Menindak lanjuti Surat...

16 Maret 2020, 21:00 WIB

loading...