Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:25 WIB

Gedung KPK

Gedung KPK

KPK Cermati kasus suap AP II

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelisik proses pengadaan Baggage Handling System (BHS) di enam bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (AP II) melalui Direktur Utama M Awaludin. Suap pengadaan BHS di PT Angkasa Pura Propertindo, yang tengah diusu KPK diketahui dikerjakan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan salah satu yang didalami adalah aturan-aturan soal proses pengadaan. Febri mengatakan semestinya proses lelang dilakukan secara akuntabel sesuai dengan aturan yang berlaku di BUMN.

“Anak perusahaan juga kami dalami di sini,” ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/8).

Febri mengatakan KPK juga perlu mendalami soal perencanaan, pengalokasian, dan pelaksanaan proyek BHS ini kepada para pejabat di PT AP II. Hal itu lantaran proyek BHS dalam kasus ini dilaksanakan oleh anak perusahaan PT AP II.

Selain itu Febri menyebutkan bahwa KPK tetap mencermati soal kemungkinan pelaku-pelaku lain dalam kasus ini. Namun ia menyatakan bahwa saat ini KPK tengah fokus pada tersangka yang ada.

“Tapi kemungkinan akan ada pelaku-pelaku yang lain tetap akan kami cermati lebih lanjut. Sepanjang memang bukti-buktinya ada dan cukup maka kami bisa mengembangkan pada pelaku yang lain,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK menyatakan bakal mengusut keterlibatan petinggi PT AP II dan PT INTI lainnya. Hal ini lantaran KPK menduga transaksi suap tidak hanya diputuskan oleh Andra maupun Taswin sendiri.

“Apakah Keputusan itu bisa diambil (Andra) seorang diri?. Sudah pasti tidak,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/8) malam.

Artikel ini telah dibaca 212 kali

loading...
Baca Lainnya

Situasi Kondusif, Sahabat Polisi Apresiasi Polda Papua Barat

Jakarta – Sahabat Polisi mengapresiasi pengamanan Polri di wilayah Papua Barat pasca terjadinya kerusuhan di...

26 Agustus 2019, 08:58 WIB

Referendum Bukan Solusi Atasi Persoalan Papua

Oleh : Edward Krey (Mahasiswa Papua, tinggal di yogyakarta) Insiden Rasialisme di Surabaya yang akhirnya...

25 Agustus 2019, 21:51 WIB

Habib Rizieq Fitnah Kepulangannya Dipersulit

Oleh : Agung presetya (Pengamat Hubungan Internasional) Beberapa hari terakhir ramai kabar tentang pembesar FPI,...

25 Agustus 2019, 21:48 WIB

Seruan Tokoh Bangsa Wujudkan Situasi Kondusif di Papua

Oleh : Alfa (Pengamat Sosial Politik) Isu Rasisme yang bergulir di tengah masyarakat Papua baru-baru...

25 Agustus 2019, 21:45 WIB

Menengok Kerja Keras Pemerintah Dalam Membangun Papua

Oleh : Yusak Caesar (Pengamat Sosial Politik) Gubernur Papua Lukas Enembe menyayangkan bahwa presiden tidak...

25 Agustus 2019, 21:41 WIB

Maknai 74 Tahun Kemerdekaan Indonesia, SMCE Gelar Diskusi Dengan Kalangan Warganet

Social Media for Civic Education (SMCE) bersama Forum Pegiat Media Sosial Independen/FPMSI akan menggelar diskusi...

25 Agustus 2019, 18:00 WIB