Jumat, 16 Agustus 2019 - 21:27 WIB

Abdul: Sere Wangi Tumpuan Harapan Kami

Gayo Lues-Terjunya harga jual minyak sere wangi secara drastis membuat banyak petani di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh khawatir. Pasalnya, sere wangi selama ini sudah dijadikan banyak petani sebagai tumpuan harapan untuk kebutuhan sehari-hari dan juga biaya sekolah anak-anak.

“Alhamdulillah dengan adanya tanaman sere wangi luar biasa membantu, kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anak,” ucap, Abdul salah seorang petani sere wangi, Warga Sangir, Kecamatan Dabun Gelang, kepada media ini, Jum’at (16/08/2019).

Abdul mengaku, selama ini sere wangi adalah tumpuan harapan keluarganya. Pantas saja, mendengar harga jual minyak sere wangi terus turun membuat dia khawatir. Bagaimana tidak, dari harga 350 ribu rupiah kini sere wangi hanya laku 150 hingga 160 ribu rupiah.

Jika harga minyak sere wangi, katanya, hanya laku 150 ribu per kilonya, maka hasil yang didapat petani saat ini rata-rata berkisar antara 20 hingga 30 ribu rupiah, jika dipotong biaya kuyu bakar, potong daun dan penyulingan.

Dia berharap harga sere wangi dapat kembali normal, minimal diangkat 250 hingga 300 ribu rupiah, agar petani dapat meraih untung yang lumayan.

Mendengar keluh-kesah warganya Pengulu Desa Sangir, Matrona, turut menyampaikan rasa prihatin, dan berharap persoalan ini mendapatkan solusi dari Pemda Gayo Lues.

“Berhubung, sere wangi sudah menjadi tumpuan banyak warga di sini, kita berharap ada solusi dari pemerintah,” katanya.

Solusi tersebut, jelasnya, pemerintah harus menyikapi permasalahan ini dengan solusi yang jitu. Karena, petani sudah sangat sulit jika harus meninggalkan taman sere wangi dan beralih pada tanaman lain.

Dia berpendapat, hal ini dapat diatasi dengan solusi, salah satunya rencana BUMD yang akan digagas pemerintah atau mendirikan perusahaan yang dapat mengolah minyak Atsiri tersebut dan semoga hal seperti ini bukan wacana saja, seperti kebanyakan janji politik pada pilkada.

“Pemda dapat membeli dari petani dengan harga yang memuaskan dan kemudian minyak tersebut dapat diolah untuk berbagai jenis produk,” katanya(Ali Sadikin)

 

Artikel ini telah dibaca 612 kali

loading...
Baca Lainnya

Laksanakan Operasi Yustisi, Polsek Balaraja dan Tiga Pilar Tegur 45 Pelanggar

TANGERANG – Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten bersama unsur Muspika Kecamatan Balaraja dan Kecamatan...

26 Oktober 2020, 13:47 WIB

Peringati Hari Santri, Polsek Cisoka Gagas Polisi Sahabat Santri

TANGERANG – Jajaran Polsek Cisoka Polresta Tangerang Polda Banten menggelar silaturahmi ke Pondok Pesantren Daar...

26 Oktober 2020, 13:40 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW, Jajaran Polres Majalengka Gelar Baksos

MAJALENGKA – Jajaran Polres Majalengka membagikan sembako ke masyarakat terdampak Covid-19 beserta kaum dhuafa di...

26 Oktober 2020, 13:24 WIB

Lima KK Warga Cane Uken Tinggal di Ruang Kelas Sekolah

Gayo Lues-Hasan Husin (50) Tahun Salah satu Warga Cane Uken yang menempati Sekolah pada minggu...

25 Oktober 2020, 22:05 WIB

Gelar Operasi Yustisi di 10 Titik, Polsek Balaraja Tegur 10 Pelanggar

TANGERANG – Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten bersama muspika Kecamatan Balaraja dan Kecamatan Sukamulya...

25 Oktober 2020, 13:17 WIB

Dua Gedung Baru SMA R.A. Kartini – Malaka Dipersoalkan Keluarga

Malaka – berawal dari persoalan tanah keluarga kini menjalar mempersoalkan bangun 2 gedung yang sementara...

24 Oktober 2020, 13:11 WIB

loading...