Dewa Alit Mudiarta : Izin Hotel Impiana Sudah Lengkap

  • Whatsapp

Gianyar – Dalam melakukan sidak terhadap pembangunan Hotel Impiana Ubud pihak Dinas Perizinan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPPMPSP) Kabupaten Gianyar bersama tim mengaku tidak menemukan pelanggaran.

Keadaan ini disampaikan langsung Kepala Dinas Perizinan, Dewa Alit Mudiarta didampingi tim, dikatakan semua perizinan diperlukan dalam pembangunan hotel baik IMB, Izin Prinsip dan SITU sudah lengkap.

Muat Lebih

“Setelah kami cek dari segi perizinan baik izin mendirikan bangunan atau IMB, izin prinsip dan SITU sudah lengkap. Sementara izin penguatan tanggul sungai sudah diurus di BWS Bali-Penida,” terang Alit Mudiarta, Rabu (21/8)

Dijelaskan, pihak dinas turun ke lokasi pembangunan Hotel Impiana lantaran mendapatkan pengaduan dari masyarakat. Terdapat salah satu hotel dalam proyek pembangunan diduga menimbun sungai di Banjar Kedewatan.

Diakui dalam sidak ini telah mengecek segala kelengkapan administrasi pada pembangunan hotel. Bahkan, salah satu timnya dikatakan mengukur langsung jarak bangunan dengan tepi sungai Ayung.

”Pihak hotel sudah melakukan pengerukan kembali tanah tertibun ke sungai. Sehingga tanah tidak ada lagi menimbun sungai,” jelasnya.

Sementara Staf Manajemen Kontruksi Pembangunan Proyek, I Wayan Sumardita mengaku diisukan mempersempit penampang basah sungai. Sebenarnya adalah pihaknya tengah mengerjakan kontruksi tanggul. Saat pengerjaan sebagian tanah hasil kerukan dikatakan jatuh ke sungai.

“Terkait izin, semua sudah kita lengkapi sebelum mengerjakan proyek ini. Hanya saja izin penguatan tebing kemarin kami tidak tahu. Terlambat diajukan ke Badan Wilayah Sungai Bali-Penida dan kini izin ke BWS Bali-Penida sudah diurus,” ucapnya.

Pihak Kontraktor Tunas Jaya Sanur, AA. Surya mengatakan proyek ini masih dalam tahap kontruksi. Apa menjadi keluhan masyarakat akan dipenuhi namun pihaknya masih melakukan penataan. Agung Surya mengaku sudah melakukan design dalam penataan, baik sempadan sungai dan jalan subak.

Selain itu dikatakan melakukan penataan bibir sungai dengan teknis bronjong dan diakui pihak BWS Bali-Penida sudah sempat mengecek ke lapangan. ”Permohonan penataan sempadan sungai sudah kami ajukan dan sudah diterima Tim Rekomtek BWS Bali-Penida,” tambah Agung Surya.

Pos terkait

loading...