Kamis, 22 Agustus 2019 - 15:25 WIB

Kejari Gayo Lues Bantah Pernyataan APDESI Aceh Terkait Permintaan Sejumlah Uang dari Kepala Desa

Gayo Lues-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Bobby Sandri, SH. MH, melalui Kasi Intel Deddy Syahfutra, SH, membantah pernyataan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia  (APDESI) Aceh, Muksalmina Asgara, terkait pemanggilan sejumlah kepala desa di Gayo Lues yang dikatakan APDESI melenceng dari isi surat panggilan dengan meminta belasan juta uang agar permasalahan terkait adanya klarifikasi dugaan penyelewengan dana ADK tahun 2015 dapat diselesaikan.

“Mewakili pimpinan, saya sampaikan, dimana, apa yang disampaikan ABDESI kurang tepat,” ucap Deddy Syahputra, SH di ruangannya, Kamis (22/08/2019).

Karena, Bidang Pidana Khusus telah menerima laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan alokasi dana ADK tahap III tahun 2015.

“Menyelidiki hal tersebut, kami sudah membuat surat panggilan untuk dilakukan klarifikasi,” tandasnya.

Deddy juga menyampaikan, perlu dijelaskan, pemanggilan terhadap kepala desa yang dilakukan bukan terhadap semua kepala desa, melainkan hanya 18 kepala desa yang ada di Gayo Lues.

“Kami bertindak secara profesional, dan kami tidak pernah meminta sejumlah uang seperti yang disebutkan ABDESI dalam siaran persnya,” tegas Deddy, sekali lagi.

Deddy juga membantah adanya tudingan oknum Kejari Gayo Lues yang bertindak sebagai peminta uang tersebut.

“Berbicara oknum, kami tegaskan tidak ada oknum, kepada kepala desa untuk meminta uang agar perkara ini bisa diselesaikan, dan kami akan melakukan pendekatan hukum terkait ADK 2015 ini” katanya.

Sekali lagi, dia menyampaikan, pihaknya dari pihak kejaksaan akan bekerja secara profesional, bekerja dan terus bekerja dan mengklarifikasi terhadap kepala desa serta ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat.

“terlebih lagi, sebenarnya ada temuan dari LHP, pada pemeriksa keuangan, tahun 2015 terkait laporan keuangan pemerintah Gayo Lues,” ungkapnya.

Secara pertikal, terkait klarifikasi pemanggilan kepala desa tersebut Deddy menyampaikan hal ini, perkembangannya sudah disampaikan secara tertulis kepada Kejati Aceh.

“Kalau dengan pemerintah daerah kita sudah melakukan koordinasi, kiranya bapak bupati dapat memberikan dukungan terhadap kasus yang saat ini kami tangani. Dan apabila ada alat bukti ditemukan dalam klarifikasi ini akan ditindak lanjuti ke tingkat selanjutnya,” jelasnya.

Pihaknya juga membantah penyampaian ABDESI Aceh terkait dimintainya kembali oleh Kejari surat panggilan yang sudah disampaikan kepada kepala desa.

“Tidak benar, kami meminta kembali surat panggilan. Setiap surat panggilan yang disampaikan kepada kepala desa. Karena kami memiliki arsip pertinggal dalam setiap surat panggilan yang dibuat,” ucapnya.

Sayangkan Pernyataan Inspektorat Gayo Lues

Pada kesempatan tersebut, Kasi Intel Kejari Gayo Lues, turut menyayangkan pernyataan Inspektorat Kabupaten Gayo Lues terkait statemen sepihak yang disampaikan, Muslim, SE,M.AP.

“Kita perlu tegaskan, menyayangkan apa yang disampaikan inspektorat. Seharusnya, inspektorat merupakan mitra, patner kerja aparat hukum kejaksaan dan kepolisian,” sayangnya.

Deddy menjelaskan, ketika timbul permasalahan Inspektorat seharusnya berkoordinasi dengan kami, jika ada laporan masyarakat apalagi mengarah pada tindakan korupsi, Inspektorat harus bertindak cepat.

“Dan berkoordinasi dengan kejaksaan, gimana penyelesaian masalah ini. Kalau ini hanya permasalahan administrasi itu ranah mereka, kalau ini sudah ranahnya APH, maka ini sudah menjadi tugas kami,” ucapnya(Ali Sadikin)

Artikel ini telah dibaca 1502 kali

loading...
Baca Lainnya

Lihat, Polsek Rajeg Sambangi Acara Akad Nikah Warga

TANGERANG – Empat anggota Polsek Rajeg Polresta Tangerang Polda Banten mendatangi rumah warga Perumahan Puri...

5 April 2020, 20:28 WIB

Top, Giliran Polsek Kresek Sosialisasi Maklumat Kapolri Ke Warga

TANGERANG – Sosialisasi Maklumat Kapolri No.Mak/2/III/2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran virus...

5 April 2020, 20:22 WIB

Putus Mata Rantai Covid-19, Polsek Panongan Bersih-bersih Mushola

TANGERANG – Polsek Panongan Polresta Tangerang Polda Banten bersama warga bergotong royong membersihkan mushola Kampung...

5 April 2020, 20:15 WIB

Untuk Agenda Rutin, Polsek Pasar Kemis Semprotkan Disinfektan

TANGERANG – Penyemprotan disinfektan telah menjadi agenda rutin yang nyaris saban hari dilakukan Polresta Tangerang...

5 April 2020, 20:09 WIB

Saat Pandemi Corona, Polsek Mauk Bubarkan Kumpulan Anak Muda

TANGERANG – Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19, Polsek Mauk Polresta Tangerang...

5 April 2020, 19:59 WIB

Cerita Polsek Cisoka Edukasi Phsycal Distancing Ke Karyawan Minimarket

TANGERANG – Sosialisasi Maklumat Kapolri No.Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap Kebijakan pemerintah dalam Penanganan Covid-19 tidak...

5 April 2020, 19:49 WIB

loading...