Senin, 26 Agustus 2019 - 18:04 WIB

FKPP-GL Tegaskan tak Mau Kirim Pertanyaan Sebelum Audiensi dengan Bupati Galus

Gayo Lues-Ricky Al-Huda, Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Gayo Lues (FKPP-GL) menegaskan, terkait rencana audiensi dengan bupati menyoal isu-isu hangat saat ini di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. DKPP-GL menegaskan mereka tidak mau mengirim pertanyaan sebelum audiensi dengan bupati.

“Kami merasa tidak perlu melakukan koordinasi pertanyaan dikarenakan ini bukan suatu acara atau diskusi yang di dekte,” tegas Al-Huda, seperti yang relisnya kepada Deliknews, Senin ¬†(26/08/2019).

Penegasan ini dikeluarkannya, menanggapi jawaban Bupati Gayo Lues yang melalui pres relise Humas Gayo Lues yang diberitakan sejumlah media masa. Dimana bupati dalam relise tersebut, melalui Kabag Humas Sekdakab Gayo Lues menyampaikan, FKPP-GL tidak perlu mendesak untuk menggelar audiensi dengan bupati, asalkan dijadwalkan, bupati pasti akan menghadiri dan akan menjawab semua pertanyaan yang diajukan, dan jika memang menyangkut data sebaiknya dikoordinasikan terlebih dahulu.

“Jika memang pertayaannya banyak dan menyangkut data-data, kami sarankan agar pertayaannya di kirimkan terlebih dahulu sebelum audiensi kepada kami, sehingga bila ada sangkut pautnya dengan data di Dinas-Dinas, bisa semua kami minta untuk menjawab pertanyaan adik-adik ini nantinyan, sehingga lebih terarah” kata Bupati melalui Kabag Humas Gayo Lues dalam pres relise-nya.

Al-Huda menyebutkan, seharusnya dan semestinya bupati sudah mempersiapkan semuanya, karena kebijakan tertinggi ada ditangan bupati.

“Kami, hanya mau jawaban dan tindakan murni dari pemangku kebijakan dan buat apa kami mengirim pertanyaan terlebih dahulu,” katanya.

Pun demikian, mereka akan mengikuti segala proses untuk suksesnya audiensi yang mereka rencanakan.

“Jika memang diperlukan surat menyurat dan kami akan layangkan pemberitahuan jadwal audiensi, bukan melayangkan pertanyaan,” katanya.

Harapan mereka, bupati serius dalam menyikapi hal ini.

“Yang kami inginkan, adanya publikasi yang benar dan nyata agar masyarakat mengetahui kinerja pemerintah daerah. Apakah benar mementingkan hak rakyat atau hanya sekedar memenuhi kekosongan pemerintahan saja,” katanya.

Intinya audiensi ini adalah agar menepis hal-hal yang bersifat negatif dalam pemerintahan sekarang selama dua tahun.

“Kedepan, apa bila memang belum ada pencapaian atau kebijakan yang benar-benar 100 persen untuk kepentingan masyarakat maka jangan salahkan ¬†rakyat yg harus mengambil keputusan berikutnya,” tandas ketua DKPP-GL tersebut.

Dijelaskan, berkaitan dengan pertanyaan nantinya, yang ada kaitannya dengan data mereka merasa, pemerintah cukup menyiapkan, kalau memang diperlukan dan dibuka bersama-sama.

FKPP-GL merasa, hal yang perlu dikoordinasikan hanya lah jadwal audiensi bukan pertanyaan.

Al-Huda menyampaikan, rencana udiensi tersebut akan digelar pada Kamis 29 Agustus 2019.(Ali Sadikin)

 

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 732 kali

Baca Lainnya

PH PPDI Kecewa Tidak Ada Klarifikasi Dari Pihak Kecamatan Karusen Janang

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Sesyam Mertokusumo Law Firm selaku penasehat hukum dari Persatuan Perangkat...

4 Maret 2021, 22:19 WIB

Cegah Penyalahgunaan, Propam Polda Banten Cek Senpi Personel Polresta Tangerang

TANGERANG – Tim dari Bidang Propam Polda Banten melaksanakan kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) yang...

4 Maret 2021, 15:44 WIB

Sowan Sesepuh, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat Cikupa

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke kediaman H. Cecep Miharja,...

4 Maret 2021, 15:38 WIB

Tingkatan Kerja Sama, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Ketua PN Tangerang

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Tangerang...

4 Maret 2021, 15:26 WIB

Pemkab Bartim Gelar Apel Kesiapsiagaan Personil dan Sapras Dalam Penanggulangan Karhutla

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Pemerintah Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Apel Kesiapsiagaan...

4 Maret 2021, 10:30 WIB

‘KORUPSI’ Kejari Badung Tahan Pegawai BRI Unit Kuta

Badung – Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung menahan tersangka bernama Gede Subamia (33) dalam kasus korupsi...

Tersangka IBGS (tengah) saat dilakukan penahanan di Kejari Badung. (Foto: ist)

3 Maret 2021, 20:11 WIB

loading...