Rabu, 28 Agustus 2019 - 18:05 WIB

Ketua Barmas, Azman Prima Angkat Bicara

Gayo Lues- Azman Prima, salah satu tokoh muda yang tergabung dalam BARMAS,saat perjuangan perubahan pada pilkada 2017 yang Lalu, kini angkat bicara.

Prima mengungkapkan kekecewaannya  terhadap pelaksanaan  Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, yang saat ini memimpin di negri ini, kata  Islami, Mandiri dan Sejahtera, jauh dari semua harapan. Kata prima, Rabu 28/8/2019 di Kediamannya Jln. Kong Bur Gayo Lues Aceh.

“Berbicara tentang Islami sebagai pelaksanaan Visi-Misi serta program unggulan ,pemerintah dinilai  tidak menjalankan amanah dan sesuai, kata Prima,” terkait membumikan AL-Qur’an di Negri Seribu Bukit, artinya capayan program, minat giat baca AL-Qur’an tidak sebanding  dengan biaya yang sudah di anggaran pemerintah.

Selain itu, penerapan aturan bupati pada jam 18 :20 WIB, semua perangkat Elektronik dalam bentuk siaran wajib dimatikan,terlebih aturan ini  yang disampaikan dalam bentuk surat edaran bupati kepada seluruh pimpinan di kecamatan, tetapi tidak berjalan.

Selain itu, lanjut Prima, menurut saya, sasaran pemberian Rewood kepada para Hafizd dan guru hafizd dinilai pemborosan anggaran, hal ini sesuai fakta dilapangan, setelah di Evaluasi para Hafisz yang sedang belajar di lembaga pendidikan apapun itu bentuknya, ini diawali dari minat masyarakat artinya, bukan serta merta program langsung dari pemerintah, jadi dalam hal ini pemerintah tinggal melanjutkan, sehingga yang seharusnya pemerintah membuat kajian serta sasaran masyarakat yang akan dijadikan Hafizd artinya, tingkatan hafiz ya Harus jelas, tingkat SD, SMP, SMA atau lainnya sehingga sasaran dan capayan jelas serta anggaran yang jelas, yang sangat menjadi pertanyaan berapa banyak yang sudah dibiayai dari pemerintah dimana keberadaannya serta berapa juz yang sudah selesai, dalam hal ini pemerintah harus membuat terget yang jelas dan terukur.

Saat ditanya ( KEM) Kesetabilan Ekonomi,Masyarakat, Azmam Prima mengatakan pemerintah seakan melapas tanggung jawab.

Hal ini, tampak jelas kegagalan pemerintah dalam hal penyetabilan harga SERE wangi.

“Sebelumnya, Pemerintah tidak terlibat dalam Penyetabilan harga ,pemasaran dan kerjasama pemasaran minyak SERE Wangi, Harganya cukup Setabil  Saat ini Kita kaget  setelah pemerintah Ikut andil dalam komoditi unggulan  di Gayo Lues, Harga SERE Wangi malah turun dan tidak Setabil, bahkan Secara terang terangan Pemerintah Gagal dalam menjalin Hubungan kerjasama Ekonomi dan Gagal Membawa Investor Ke Gayo Lues,” katanya.

Dampak dari gagalnya Pemerintah dalam kurun Waktu dua tahun terakhir Ini kata prima,Penyerapan tenaga kerja Dapat dikatakan nihil, atau lebih Pada (in and out)keluar masuk atau penilayan kusus tingkat kepatuh dan loyalitas Serta faktor ekonomi ,bukan penilaian  pada penguasaan sumberdaya dan keahlian.

“Sebagai contoh pengiriman tenaga kerja daerah ke luar negri juga gagal, namun kita sadari bahwa, janji politik tidak dapat dijadikan pengaduan hukum sehingga kita sangat rentan. Menjadi lahan empuk , namun demikian Kata prima pada saat bergulirnya pilkada 2017 Bupati dan Wakil bupati berjanji siap melaksanakan amanah dari rakyat dan masyarakat, meningkatkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, sesuai Visi Misi, Namun jika mereka tidak mampu dan tidak melaksanakan Bupati dan wakil Bupati berjanji akan mundur dari jabatannya.

“Lebih cepat lebih baik jika tidak mampu menyelesaikan persoalanyang mendera  rakyat di  negri Seribu Bukit, sehingga kedepan rakyat lebih pada berhati hati menentukan pilihan sebagai Pemimpin Negri ini,” Pungkas Prima.

Prima juga menilai, bupati Gayo Lues terkesan memanfaatkan keberhasilan orang lain, menjadi keberhasilannya dalam memimpin. (Ali Sadikin)

 

Artikel ini telah dibaca 1420 kali

loading...
Baca Lainnya

Polresta Palangkaraya Berhasil Mengungkap Jaringan Narkoba Lapas Palangkaraya

Palangka Raya – Polresta Palangka Raya berhasil pengungkapan kasus narkotika dengan 8 tersangka dari jaringan...

26 Oktober 2020, 19:46 WIB

Tim Futsal Binaan Bhabinkantibmas Desa Sikakap Terima Bantuan dari Kapolsek

Kepulauan Mentawai, – Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH memberikan bantuan bola untuk anak-anak Tim...

Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH memberikan bantuan bola kepada anak-anak Tim Futsal Desa Sikakap.

26 Oktober 2020, 16:05 WIB

Laksanakan Operasi Yustisi, Polsek Balaraja dan Tiga Pilar Tegur 45 Pelanggar

TANGERANG – Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten bersama unsur Muspika Kecamatan Balaraja dan Kecamatan...

26 Oktober 2020, 13:47 WIB

Peringati Hari Santri, Polsek Cisoka Gagas Polisi Sahabat Santri

TANGERANG – Jajaran Polsek Cisoka Polresta Tangerang Polda Banten menggelar silaturahmi ke Pondok Pesantren Daar...

26 Oktober 2020, 13:40 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW, Jajaran Polres Majalengka Gelar Baksos

MAJALENGKA – Jajaran Polres Majalengka membagikan sembako ke masyarakat terdampak Covid-19 beserta kaum dhuafa di...

26 Oktober 2020, 13:24 WIB

Lima KK Warga Cane Uken Tinggal di Ruang Kelas Sekolah

Gayo Lues-Hasan Husin (50) Tahun Salah satu Warga Cane Uken yang menempati Sekolah pada minggu...

25 Oktober 2020, 22:05 WIB

loading...