Senin, 2 September 2019 - 01:07 WIB

Aksi Solidaritas Surabaya dan Papua Bersaudara di CFD Taman Bungkul Wujud Toleransi Antar Etnis

Minggu pagi ini, (25/08/2019) suasana Car Free Day (CFD) di Taman Bungkul Surabaya tampak tak seperti biasa. Pasalnya, ribuan masyarakat terlihat berbaur untuk bernyanyi dan berjoget bersama di salah satu taman yang terletak Jalan Raya Darmo Surabaya itu.

Sejak pagi, ratusan masyarakat Surabaya mulai menikmati pertunjukkan salah satu band yang beberapa personilnya berasal dari Papua. Menariknya, masyarakat yang hadir di gelaran CFD, bukan hanya warga Surabaya, tapi juga berbagai etnis di Indonesia. Diantaranya Sulawesi, Papua, Bali hingga NTT (Nusa Tenggara Timur). Dengan iringan musik dari Abouhwim Band, tua muda hingga anak-anak berbaur bersama untuk berdendang dan menari.

Salah satu warga asli Papua yang hadir di gelaran CFD mengaku, sangat antusias menikmati pertunjukkan musik pagi ini. Menurutnya, selama tinggal di Surabaya, masyarakatnya sungguh ramah dan saling menghormati satu sama lain.

“Semua bisa hidup bergandengan di sini, dan kami juga merasa senang, dan merasa nyaman tinggal di Kota Surabaya,” kata Daniel Mabamba saat ditemui di sela pertunjukkan.

Bahkan, kata Daniel, dalam pertunjukkan musik itu, beberapa lagu daerah tak lupa dinyanyikan. Diantaranya, Sajojo, Aku Papua, Tanah Papua, Tanjung Perak, Mlaku-mlaku Nang Tunjungan dan ditutup dengan lagu Maumere. “Tadi kita menari lagu Sajojo dan teman-teman yang dari panggung juga menyanyikan lagu-lagu Papua dan itu membuat kami senang,” ungkap pria asli Sorong Papua itu.

Kebersamaan ini terlihat semakin akrab, ketika anak-anak Papua bersama ribuan masyarakat Surabaya bergandengan tangan menari berkeliling di Taman Bungkul. Momen haru pun terlihat, ketika mereka saling berpelukan usai menari dan bernyanyi bersama.

Di waktu yang sama, Tri Buana Tunggal Dewi Rahma, warga asli Surabaya mengaku, sangat antusias menikmati pertunjukkan CFD Minggu ini. Apalagi menurutnya, ribuan masyarakat dari berbagai daerah bisa berbaur, bernyanyi, dan berjoget bersama.

“Semoga kebersamaan ini terus terjaga, karena kita semua sama, satu saudara, satu Indonesia,” pungkas warga asli Surabaya.

Artikel ini telah dibaca 321 kali

loading...
Baca Lainnya

Begini Langkah Terbaik Indonesia untuk Perdamain Azerbaijan dan Armenia

Konflik yang telah terjadi selama puluhan tahun yang melanda Armenia dan Azerbaijan masih terus terjadi...

26 Oktober 2020, 18:43 WIB

Papua Bagian Integral NKRI Sudah Final

Oleh : Rebecca Marian Indonesia terdiri dari 34 provinsi, termasuk Papua dan Papua barat. Namun...

26 Oktober 2020, 00:13 WIB

Penanganan Covid-19 Makin Membaik

Oleh : Raditya Rahman Jumlah pasien corona yang sembuh makin meningkat. Hal ini membuktikan keseriusan...

25 Oktober 2020, 23:45 WIB

Gugatan UU Cipta Kerja Dapat Melalui MK

Oleh : Alfisyah Dianasari UU Cipta Kerja sempat jadi kontroversi karena ada pihak yang salah...

25 Oktober 2020, 22:58 WIB

Cabup dan Cawabup Ngawi Ony-Antok Selayang Goresan

NGAWI – Secara popularitas, pasangan Ony Anwar dan Dwi Rianto “Antok” Jatmiko memang sudah tidak...

25 Oktober 2020, 22:36 WIB

Waspada KAMI Provokator Gejolak Bangsa

Oleh : Edi Jatmiko Pernyataan Presidium KAMI Gatot Nurmantyo tentang dukungan terhadap demo buruh, sontak...

25 Oktober 2020, 18:35 WIB

loading...