Senin, 2 September 2019 - 23:54 WIB

Foto/istimewa

Foto/istimewa

Pemkab Blitar Gelar Larung Sesaji, Wisatawan Pertahun Meningkat

Blitar.deliknews – Ritual larung sesaji di Pantai Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar ini merupakan sebuah acara yang bertandakan 1 Suro.

Dimana 1 Suro adalah hari pertama dalam kalender Jawa di bulan Sura atau Surodi yang bertepatan dengan 1Muharram dalam kalender hijriyah, karena Kalender jawa yang diterbitkan Sultan Agung mengacu penanggalan Hijriyah (Islam).

Larung sesaji ini banyak menyedot perhatian masyarakat maupun wisatawan, sehingga jalur ke arah pantai tambakrejo menjadi macet dikarenakan banyaknya pengunjung dan wisatawan yang ingin melihat prosesi ritual/upacara larung sesaji ini.

Namun, sebelum dilarung ada sebuah prosesi yang dilakukan oleh para pejabat Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Pemerintah Desa Tambakrejo serta warga nelayan dengan menggelar doa bersama berharap ada keberkahan dari kegiatan yang digelar tersebut.

Setelah berdoa, upacara larung sesaji ini dilanjutkan dengan arak-arakan buceng (tumpeng) yang akan di larung ditengah laut sebagai simbol bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, atas berbagai rezeki dan keselamatan yang telah diberikan selama melaut.

Arak-arakan pertama adalah para penari, disusul oleh para pejabat Pemkab Blitar beserta jajarannya, pemeritah desa serta para sesepuh setempat, lalu pembawa buceng dan dimulai dari lapangan desa menuju bibir pantai.

Sesampai di bibir pantai, sesaji diangkut dengan menggunakan sampan diiringi perahu kecil lainnya yang berisi warga setempat dan para sesepuh.

Bupati Blitar, Drs H. Rijanto MM usai acara mengatakan, tradisi nelayan ini harus terus dilestarikan, selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai rezeki yang telah diberikan, sekaligus dapat mendongkrak potensi wisatawan yang ingin berkunjung di Pantai Tambakrejo.

Selain itu, tradisi ini sudah dilakukan bertahun-tahun dan turun temurun, namun kreasi ritualnya mengukuti zaman, sehingga dari tahun ke tahun para pengunjungnya juga semakin meningkat.

“Pemerintah daerah selalu mendukung setiap kegiatan yang diadakan masyarakat, dan hal ini adalah sebuah bentuk dari upaya untuk mempromosikan wisata dan budaya Kabupaten Blitar,” ungkapnya, Senin (2/9/2019) siang kepada deliknews.

Lebih lanjut Rijanto mengatakan, adanya kegiatan ini otomatis akan meningkatkan perekonomian warga di sekitar pantai, sehingga kesejahteraan mereka menjadi lebih baik dan pendapatan asli desa maupun pendapatan daerah juga akan meningkat dari retribusi wisata yang masuk.” punkasnya.(kmf).

Artikel ini telah dibaca 28344 kali

loading...
Baca Lainnya

PWI Tuban Menggelar Diskusi Politik, Pandangan 3 Paslon Pilkada Tuban

Tuban – Diskusi politik yang di prakarsai oleh PWI Tuban di ikuti 3 Pasangan Calon...

27 Oktober 2020, 14:48 WIB

Koramil 0811/20 Grabakan Diresmikan Pangdam V Brawijaya

Tuban – Bupati Tuban, H. Fathul Huda mendampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iriansyah...

20 Oktober 2020, 22:54 WIB

SIG Serahkan Hadiah Ibadah Umrah kepada Pengemudi Berprestasi

Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan apresiasi atas kinerja pengemudi ekspeditur yang...

7 Oktober 2020, 20:23 WIB

Agung Supriyanto Sebut Peran Jurnalis Bisa Menentukan Karir Seorang Politisi

Tuban – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Agung Supriyanto menggelar silaturahmi dan ngopi bareng bersama...

4 Oktober 2020, 00:01 WIB

Pengcab IWbA Tuban Menyiapkan 1 Atlet Perkuat Kontingen Jatim di PON 2021

Tuban – Rapat pengurus Cabang (Pengcab) Indonesia Woodball Association (IWbA) Kabupaten Tuban melakukan penyegaran pengurus...

30 September 2020, 16:59 WIB

SIG Kerjasama dengan Balitjestro Budidayakan Tanaman Buah di Lahan Green Belt Pabrik Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan...

28 September 2020, 15:50 WIB

loading...