Rabu, 4 September 2019 - 09:26 WIB

Kondisi jembatan dan jalan yang mempriahtinkan di Nagari Muaro Tais Koto Gadang.

Kondisi jembatan dan jalan yang mempriahtinkan di Nagari Muaro Tais Koto Gadang.

Pemkab Jangan Tunggu Korban Nyawa dan Ekonomi Baru Bangun Jembatan Mapattunggul

Pasaman, – Pemkab Kabupaten Pasaman didesak oleh warga dan Anggota DPRD Kabupaten Pasaman agar segera membangun jembatan Mapattunggul, jangan menunggu korban nyawa dan lumpuh ekonomi baru dibangun. Demikian harapannya.

Ada Empat unit jembatan penghubung empat Kejorongan di Nagari Muaro Tais Koto Gadang Kecamatan Mapattunggul Kabupaten Pasaman, Sumbar sangat memprihatinkan dan bisa menelan korban jiwa bagi ribuan warga yang melewati jembatan tersebut.

Empat unit jembatan yang rusak parah tersebut adalah jembatan Sungai Bosar, jembatan Lubuk Linjuang, jembatan Aka Simpik dan jembatan Sungai Ngebah.

Salah seorang Warga Jorong Kubu Baru, Undri merasa sedih dan pilu melihat kondisi empat unit jembatan menuju kampung mereka. Tidak hanya jembatan, jalanpun berlumpur bagaikan kubangan kerbau.

“Sangat miris sekali kondisi inprastruktur di kampung kami. Kondisi ini sudah bertahun-tahun. Bahkan sudah ada mobil warga yang membawa jagung petani yang terpuruk akibat kayu alas jembatan ambruk atau patah” kata Undri.

Sementara itu Anggota DPRD Pasaman Fraksi PAN, Yulisman, AMa miris sekali melihat kondisi jembatan dan jalan menuju kantor walinagari dan jorong-jorong di Nagari Muaro Tais Koto Gadang. Ini sangat perlu menjadi prioritas bagi Pemkab Pasaman.

“Sebab, sudah ada mobil warga yang membawa hasil pertanian yang nyaris masuk sungai karena terpuruk di jembatan yang ambruk. Kalau ini tetap dibiarkan maka ekonomi rakyat akan semakin terpuruk” tegas Yulisman pada wartawan, Rabu 4 September 2019.

Menurut Yulisman, empat unit jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian ribuan rakyat di Nagari Muaro Tais Koto Gadang, seperti Jorong Soma, Kubu Baru, Sibintayan dan Betung Busuk. Setiap hari warga melewati jembatan tersebut, baik membawa hasil pertanian maupun sembako dari pasar Rao.

“Kita sudah menyampaikan kondisi jembatan ini kepada Dinas PU Pemkab Pasaman agar diprioritaskan rehapnya. Hal ini menyangkut hajat hidup ribuan rakyat nagari tersebut” ujarnya.

Jangan biarkan berlarut-larut, sebab alas jembatan hanya terbuat dari kayu bulat ukuran kecil. Bisa saja alas jembatan tersebut ambruk dan memakan korban jiwa bagi rakyat.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 349 kali

loading...
Baca Lainnya

Masih Penyidikan Laporan Polisi 2015, Dugaan BPD Bali Palsukan Surat Otentik

Denpasar – Masih proses penyidikan, bisa disampaikan pihak kepolisian terkait pelaporan warga dari tahun 2015...

Ilustrasi

30 November 2020, 11:33 WIB

Cek Kesiapan Haul Virtual, Wakapolda Banten Bagikan Masker ke Jemaah

TANGERANG – Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatary mengecek persiapan pelaksanaan Haul Syeh Abdul Qadir...

29 November 2020, 14:59 WIB

Abuya Uci: Haul Tuan Syekh Digelar Secara Virtual, Masyarakat Saksikan dari Rumah

TANGERANG – Pimpinan Pondok Pesanten Al- Istiqlaiyyah KH Uci Turtusi membatalkan mengundang jamaah dengan memutuskan...

29 November 2020, 14:45 WIB

Kapolresta Tangerang Pimpin apel Kesiapan Pam Haul Syekh Abdul Qadir Jailani

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi melakukan Apel Pengamanan dan Kesiapan...

29 November 2020, 13:45 WIB

Saat Sosialisasi 3M, Polsek Jatitujuh Salurkan Bansos Ke Anak Yatim Piatu

MAJALENGKA – Jajaran Polsek Polres Majalengka bergerak menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada warga yang...

29 November 2020, 13:01 WIB

Polisi Diminta Tindak Bank Mandiri Pembuat Kerumunan

Sumbar, – Masyarakat Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, meminta agar pihak kepolisian menindak tegas dan proses...

29 November 2020, 09:15 WIB

loading...