Kamis, 12 September 2019 - 21:12 WIB

Kampung Tetinggi Menjadi Sasaran Proklim

Gayo Lues-Untuk diketahui, Proklim merupakan program kerja berlingkup nasional yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup, sudah mulai dilaksanakan pada tahun 2013 lalu sebagai tindak lanjut pembinaan kampung yang ada dalam program CSR.

Tujuannya, mendorong masyarakat untuk melakukan peningkatan adaptasi terhadap perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca serta melakukan mitigasi dampak perubahan iklim yang telah dilaksanakan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Masyarakat Kampung Tetinggi, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, menyambut baik pelaksanaan Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) tahun 2019, yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues.

Pasalnya, mereka sadar bahwa desa tempat mereka tinggal merupakan hulu sungai yang harus di jaga kelestariannya.

Maka dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini sejak tgl 12-14 September 2019 ini bertemakan “Wujudkan Gerakan Pelestarian Lingkungan Hidup di Kampung Tetinggi” diharapan mensuport kegiatan masyarakat dan memberi dampak yang positif, baik itu secara ekonomi maupun terkait lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dilaksanakan di Bale Desa setempat, dihadiri rombongan oleh unsur Bupati Gayo Lues yang di Wakili oleh Assisten I Rasidin Porang Serta unsur Muspika Kecamatan Blangpegayon.

Dalam kata sambutannya Rasidin Porang mengatakan bahwa pada dasarnya, permasalahan lingkungan timbul karena kecerobohan manusia dalam mengelola lingkungan. Rendahnya kesadaran dan kurangnya kepedulian terhadap kelestarian lingkungan menjadi penyebab utama meningkatnya pencemaran lingkungan.

Selain itu persoalan-persoalan lingkungan yang timbul akibat aktivitas manusia merupakan salah satu pendorong terjadinya percepatan fenomena perubahan iklim di muka bumi ini.

“Secara umum saya sampaikan bahwa perubahan iklim dapat di artikan sebagai kondisi dimana iklim yang ada di bumi sedang mengalami proses perubahan temperatur udara, priode hujan, dan beberapa fenomena alam lainnya,” kata Rasidin.

Di samping itu Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues Mashuri, mengatakan dalam kegiatan ini masyarakat kampung tetingi akan di bekali tentang pembinaan dalam menjaga lingkungan memanfaatkan potensi, sumber daya alam sehingga Program Nasional ini dapat berjalan dengan baik.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, tim Program Kampung Iklim (Proklim) dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Aceh, serta Tim Proklim dari Kabupaten Gayo Lues(Ali Sadikin)

Artikel ini telah dibaca 283 kali

loading...
Baca Lainnya

Pasangan HD-Firman Mendaftar Di DPC Partai Gerindra Nisel

Nias Selatan, Deliknews – Pasangan Balon Bupati juga sebagai Incumbent Bupati Nisel Dr.Hilarius Duha, SH.,...

19 Oktober 2019, 19:43 WIB

Bank Nagari Balas Surat Wartawan Soal Adm, Pajak dan Bunga

Pasaman, – Kantor Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping membalas Surat Wawancara oleh Wartawan Deliknews.com yang...

Kantor Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping

18 Oktober 2019, 14:34 WIB

Kades se Nagan Raya Ikuti Penyuluhan Hukum

Nagan Raya-Sebanyak 222 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh mengikuti penyuluhan hukum...

17 Oktober 2019, 19:21 WIB

Konsistensi Gubernur Sumbar Soal Keterbukaan Informasi Publik Diakui

Deliknews.com, – Gubernur Sumbar Irwan Prayitno presentasi dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI)...

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memperlihatkan aplikasi OnSMART kepada penguji Monev.

17 Oktober 2019, 17:17 WIB

Ketua TPP PKK Nisel Berbagi Tali Asih Kepada Ratusan Lansia Janda

Nias Selatan, Deliknews – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nias Selatan, yang juga Anggota DPRD...

17 Oktober 2019, 17:16 WIB

Terobosan SMKN 1 Lubuk Sikaping Ajak Guru dan Siswa Berbisnis Online

Pasaman, – SMKN 1 Lubuk Sikaping melaksanakan kegiatan Roadshow Digital diikuti oleh guru dan siswa serta...

Kepala SMKN 1 Lubuk Sikaping Muslim, M.Pd.

17 Oktober 2019, 12:04 WIB

loading...