Senin, 23 September 2019 - 09:01 WIB

Kondisi Pasaman diselimuti kabut asap, Senin pagi (23/9).

Kondisi Pasaman diselimuti kabut asap, Senin pagi (23/9).

Kabut Asap Berbahaya, Masyarakat Pasaman Minta Pemda Beri Pertolongan

Pasaman, – Sejumlah daerah kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar) telah membagikan masker ke masyarakat akibat pekatnya kabut asap berasal dari kebakaran hutan di Riau yang mengancam kesehatan masyarakat.

Kabupaten/kota itu seperti Pemkab Pasbar, Agam, Tanah Datar, Pemko Solok dan Pemko Padang. Lain hal dengan Kabupaten Pasaman, hingga kini diketahui belum ada pemberian masker kepada masyarakat.

Pantauan Deliknews.com, kabut asap di Kabupaten Pasaman makin pekat hingga hari ini, terasa kabut tersebut mengganggu pernapasan.

Diakui Kepala Dinas Kesehatan bahwa kabut asap di Pasaman sudah berbahaya.

BACA JUGA : Bupati Yulianto Bagikan Masker Kepada Siswa dan Masyarakat

Bidan Cantik Desti Syofian Jadi Sorotan Masyarakat Pasaman

Masyarakat mendesak Pemkab Pasaman segera mengambil langkah untuk mengantisifasi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan.

“Kita minta Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman segera mencarikan solusi awal agar kesehatan masyarakat terjaga, seperti pemberian masker,” kata Daswan tokoh masyarakat Dua Koto, Senin pagi (23/9).

Senada disampaikan Fikri juga masyarakat Pasaman, sebaiknya Pemerintah Kabupaten Pasaman jangan menunggu banyak serangan penyakit baru bertindak.

“Saya lihat daerah lain telah banyak meliburkan sekolah dan membagikan masker ke masyarakat, kita berbarap Pemda Pasaman juga dapat bertindak cepat dengan bantuan pertama pemberian masker,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman dr. Arnida ketika dikonfirmasi pagi ini (23/9) mengatakan kualitas udara sudah mencapai sekitar 253 ug/m3.

“Paling penting kami telah dapat informasi dari Lingkungan Hidup, kualitas udara sudah 253, dan telah berbahaya,” kata Arnida.

Dinas Kesehatan menyiagakan Puskesmas selama 24 jam dalam pelayanan.

“Untuk pembagian maskar masih berupaya, mungkin mulai ada hari ini. Kita juga berharap partisipasi dari kelompok masyarakat untuk pembagian masker,” ujarnya.

Dijelaskan Arnida, pihaknya telah minta bantuan masker ke provinsi dan kemungkinan hari Rabu besok baru bisa dijemput.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 581 kali

loading...
Baca Lainnya

PKN Pertanyakan Obat-Obatan yang Diduga Belum Disalurkan Dinkes Sejak Januari 2020 ke Sejumlah Puskesmas

Gayo Lues-Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Gayo Lues mempertanyakan pengadaan obat-obatan yang hingga kini belum...

8 Agustus 2020, 15:33 WIB

Publik Menunggu Titik Terang Dugaan Korupsi Program Seribu Hafiz

Gayo Lues- Mencuatnya dugaan kasus korupsi uang makan minum di Dinas Syariat Islam, Kabupaten Gayo...

8 Agustus 2020, 10:09 WIB

Orang Tua Murid SDI Laensukaer Mengeluhkan Pulsa Data Dan Sinyal Lemot

Malaka – Orang tua murid SDI Laensuker Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka NTT, merasa sangat rugi...

7 Agustus 2020, 21:33 WIB

Longsor Di Desa Tuho’owo Akan Segera Ditangani

Nias Selatan, Deliknews.com – Longsor yang menimbun badan jalan dari Desa Lolohowa Kecamatan Lolowau menuju...

6 Agustus 2020, 20:42 WIB

Polsek Sikakap bersama Tim Gugus Beri Sanksi Tidak Pakai Masker

Kepulauan Mentawai, – Presiden Jokowi mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disipilin...

6 Agustus 2020, 16:46 WIB

Tim Wasrik Rutin Itwasum Polri Nilai Keberhasilan Polda Sumbar

Padang, – Polda Sumbar kedatangan tim dari Itwasum Polri. Kedatangan tersebut dalam rangka melaksanakan pengawasan...

6 Agustus 2020, 08:03 WIB

loading...