Bambang Haryo Minta Pemerintah Pertimbangkan luas Wilayah Ibukota Baru

- Tim

Sabtu, 28 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Haryo Soekartono, Anggota Pansus Ibu kota Negara

Bambang Haryo Soekartono, Anggota Pansus Ibu kota Negara

Jakarta – Anggota Pansus dari Fraksi Gerindra Bambang Haryo Soekartono, meminta Pemerintah mempertimbangkan kembali rencana luas wilayah Ibukota Baru yang diproyeksikan 180.000 Hektare.

Menurut Bambang Haryo, Ibu kota Negara tidak boleh terlalu luas, lantaran untuk menjaga aspek Pertahanan dan Keamanan Negara.

“Ibu kota negara tidak boleh terlalu luas karena untuk menjaga aspek keamanan tadi. Semakin tidak luas, semakin mudah sistem keamanannya,” ujarnya, Sabtu (28/9)

Anggota komisi V DPR-RI ini, mengusulkan luas ibu kota baru , semestinya tidak lebih dari 5.000 hektare.

Menurut dia, luas ibu kota yang diperkecil dari rencana awal juga berdampak pada lahan produktif di sana yang bisa dimanfaatkan demi pertumbuhan ekonomi negara.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Agus Setiadji menerangkan, parameter pemindahan ibu kota yang dilakukan pihaknya adalah melindungi dan menjaga kedaulatan wilayah negara serta keselamatan segenap bangsa.

Baca Juga :  BHS Masih Fokus Perjuangkan Keinginan Rakyat Lewat Program Prabowo-Gibran

Kementerian Pertahanan sudah berkoordinasi langsung dengan pihak terkait untuk memenuhi parameter tersebut.

“Dari aspek personel, kami mengikuti Kementerian PAN-RB. Kemhan juga sudah mengkaji aspek-aspek keamanan ibu kota yang harus dipenuhi bersama mabes TNI,”

Mabes TNI memproyeksi 5.737 personel TNI akan pindah tugas ke Mabes TNI di ibu kota baru. Sebanyak 506 prajurit TNI antara lain berasal dari satuan Pusat Pembinaan Mental (Pusbintal), Pusat Kesehatan (Puskes), Badan Pembinaan Hukum (Babinkum), Badan Pembekalan (Babek), Pusat Keuangan (Pusku), dan Satuan Siber.Ungkap Agus.

Baca Juga :  Bambang Haryo Apresiasi Kemenhub Tangani Kasus STIP

Berita Terkait

Bambang Haryo Apresiasi Kemenhub Tangani Kasus STIP
PETI Marak Lagi di Sumbar, P2NAPAS Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolda
Kemnaker Tingkatkan Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Jepang
Posko THR Tutup, Kemnaker Terima 1.539 Aduan Dari 965 Perusahaan
Posko THR Tutup H+7 Lebaran
Halalbihalal, Menaker Minta Pegawai Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
Menaker : Tradisi Mudik Lebaran Tak Boleh Berhenti
Menaker Dukung Mudik dan Arus Balik Gratis jika Produktivitas Pekerja Meningkat

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:30 WIB

Bambang Haryo Apresiasi Kemenhub Tangani Kasus STIP

Sabtu, 27 April 2024 - 21:58 WIB

PETI Marak Lagi di Sumbar, P2NAPAS Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolda

Selasa, 23 April 2024 - 21:48 WIB

Kemnaker Tingkatkan Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Jepang

Kamis, 18 April 2024 - 21:39 WIB

Posko THR Tutup, Kemnaker Terima 1.539 Aduan Dari 965 Perusahaan

Selasa, 16 April 2024 - 18:35 WIB

Posko THR Tutup H+7 Lebaran

Selasa, 16 April 2024 - 17:17 WIB

Halalbihalal, Menaker Minta Pegawai Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

Minggu, 7 April 2024 - 09:53 WIB

Menaker : Tradisi Mudik Lebaran Tak Boleh Berhenti

Sabtu, 6 April 2024 - 13:50 WIB

Menaker Dukung Mudik dan Arus Balik Gratis jika Produktivitas Pekerja Meningkat

Berita Terbaru

Regional

Kabag Ren Polres Nisel Dan Kapolsek Sertijab

Senin, 20 Mei 2024 - 13:53 WIB

Regional

Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:26 WIB