Presiden Tidak Dipercaya Rakyat, Wajib Mundur!

- Tim

Sabtu, 28 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Massa Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI berarak dari sekitar Bundaran Hotel Indonesia dan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, menuju Istana Negara pada Sabtu (28/9) pagi.

Massa mengenakan baju putih, peci, serban, kerudung panjang, dan gamis. Beberapa di antara mereka ada pula yang mengenakan pakaian hitam ala jawara Betawi.

Baca Juga :  Jokowi Berikan 925 M untuk Perbaiki 33 Ruas Jalan di Jatim

Mereka membawa atribut bendera berukuran kecil hingga besar berwarna hitam dan putih yang bertuliskan kalimat tauhid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, beberapa di antara mereka turut membawa spanduk-spanduk berisi berbagai tuntutan kepada pemerintah, seperti “Pidanakan Korporasi Pembakar Hutan”, “Presiden tidak dipercaya Rakyat wajib mundur” “PKI dan Komunisme Musuh Utama Pancasila”, dan “Hentikan kriminalisasi ulama dan tokoh masyarakat”.

Baca Juga :  Melalui Udara, Presiden Pantau Simulasi Bantuan ke Gaza

Terlihat pula dua mobil komando milik Front Pembela Islam (FPI) dalam aksi tersebut. Mobil itu sudah hadir di sekitar Bundaran HI sejak pagi.

Sebelumnya, Ketua Panitia Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI, Edy Mulyadi, menegaskan bahwa umat Islam ingin ikut serta dalam arus pengubahan. Ia pun meminta umat Islam dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk ikut dalam Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI.

Baca Juga :  Bagi-bagi Beras di Maros, Jokowi Inisiatif Beri Bantuan Pangan

“Kita ingin memberikan kontribusi maksimal untuk perubahan bagi Indonesia yang lebih baik bagi NKRI yang berdaulat, yang kokoh dan berdaulat. Bagi NKRI yang menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

Berita Terkait

Potensi Kerugian Negara, Penyaluran Bansos Kemensos Tidak Dapat Ditelusuri Rp456 Miliar
Bambang Haryo Apresiasi Kemenhub Tangani Kasus STIP
PETI Marak Lagi di Sumbar, P2NAPAS Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolda
Kemnaker Tingkatkan Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Jepang
Posko THR Tutup, Kemnaker Terima 1.539 Aduan Dari 965 Perusahaan
Posko THR Tutup H+7 Lebaran
Halalbihalal, Menaker Minta Pegawai Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
Menaker : Tradisi Mudik Lebaran Tak Boleh Berhenti

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:34 WIB

Potensi Kerugian Negara, Penyaluran Bansos Kemensos Tidak Dapat Ditelusuri Rp456 Miliar

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:30 WIB

Bambang Haryo Apresiasi Kemenhub Tangani Kasus STIP

Sabtu, 27 April 2024 - 21:58 WIB

PETI Marak Lagi di Sumbar, P2NAPAS Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolda

Selasa, 23 April 2024 - 21:48 WIB

Kemnaker Tingkatkan Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Jepang

Kamis, 18 April 2024 - 21:39 WIB

Posko THR Tutup, Kemnaker Terima 1.539 Aduan Dari 965 Perusahaan

Selasa, 16 April 2024 - 18:35 WIB

Posko THR Tutup H+7 Lebaran

Selasa, 16 April 2024 - 17:17 WIB

Halalbihalal, Menaker Minta Pegawai Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

Minggu, 7 April 2024 - 09:53 WIB

Menaker : Tradisi Mudik Lebaran Tak Boleh Berhenti

Berita Terbaru

NTT

Siapa Paket Parmanen Pilkada Malaka Kedepan?

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:26 WIB

Palembang

H.Jamak Udin SH Resmi Nahkodai GRIB Jaya Kota Palembang

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:48 WIB

Jawa Timur

Tegas! Bambang Haryo Minta Kuota Pupuk ke Petani Tak Dikurangi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:40 WIB