Senin, 30 September 2019 - 22:25 WIB

Jakarta Mencekam, Pendemo Dikepung Brimob

Jakarta – Massa aksi di kawasan Slipi di depan RS Harapan Kita dikepung oleh puluhan pasukan Brimob. Gas air mata ditembakkan beberapa kali di kawasan ini sehingga massa aksi lari ke salah satu gang.

Massa aksi terjepit di jalan sempit tersebut. Puluhan petugas menunggu mereka di depan gang. Sementara puluhan pasukan lain bersiaga di jalur tol Slipi-Cawang.

Sebagian besar massa aksi terdiri atas remaja tanggung, beberapa di antaranya mengenakan celana abu-abu.

Sebelumnya, bentrok aparat dan massa demonstrasi pecah di dekat markas Polda Metro Jaya, Senin (30/9) selepas Salat Maghrib.

Gas air mata dilepaskan berkali-kali ke arah demonstran yang mencoba merangsek ke dalam Polda Metro Jaya. Sebanyak tujuh orang diamankan dan dibawa ke Mapolda Metro Jaya

Artikel ini telah dibaca 4254 kali

loading...
Baca Lainnya

Masyarakat Harus Disiplin Protokol Kesehatan Menuju New Normal

Oleh : Edi Jatmiko Era new normal yang baru dibuka sebulan ini membuat kita boleh...

8 Juli 2020, 22:58 WIB

Menteri KKP Berangkatkan Ekspor Ke 90 Dari PT. Kirana Food

Tuban – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, memberangkatkan ekspor olahan ikan laut ke...

8 Juli 2020, 21:14 WIB

Mendukung Pengamalan dan Penguatan Ideologi Pancasila

Oleh : Alfisyah Kumalasari Pancasila sebagai ideologi bangsa sudah seharusnya diamalkan oleh seluruh pihak. Jadi...

8 Juli 2020, 17:17 WIB

Waspada Radikalisme di Media Sosial

oleh : Panji Saputra Media sosial adalah tempat untuk bersosialisasi di dunia maya dan kadang...

7 Juli 2020, 22:41 WIB

Ketua Gustu Nasional Puji Maluku Utara Tangani Covid-19

TERNATE – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional) Doni Monardo mengapresiasi langkah-langkah...

7 Juli 2020, 15:53 WIB

Antisipasi Karhutla, Inilah Langkah Sigap Polres Majalengka

MAJALENGKA – Polres Majalengka Polda Jawa Barat melakukan sejumlah antisipasi untuk menanggulangi bencana kebakaran hutan...

6 Juli 2020, 23:12 WIB

loading...