Senin, 30 September 2019 - 14:26 WIB

Peringati HUT KAI. SPKA Kunjungi Mantan Masinis Tragedi Bintaro I dan II

PURWOREJO – Bagi Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) Oktober merupakan bulan dimana Perkeretaapian mempunyai duka yang mendalam. Tragedi Bintaro tahun 1987 merupakan tragedi yang menyisakan duka terdalam bagi dunia perkeretaapian.

Selain memperingati HUR Kereta Apu para pengurus SPKA melakukan kegiatan berkunjung ke rumah masinis kereta yang juga merupakan saksi mata kejadian Tragedi Bintaro, Slamet Suradio (74). Dalam kunjungannya, selain bersilaturahmi dan memberikan tali asih, pengurus SPKA juga mendapat inspirasi semangat berkarya dari pak Slamet.

Ketua Umum SPKA Edi Suryanto mengatakan bahwa mereka datang tidak hanya mewakili KAI saja, namun SPKA sudah lama merencanakan untuk berkunjung ke rumah pak Slamet dan menggalang dana untuk disampaikan kepada Slamet. “Walau jumlahnya tidaklah seberapa, namun dalam kunjungan ini kami ingin menjalin silaturahmi. Sebagai SPKA banyak hal yang bisa kami dapatkan dalam pertemuan dengan pak Slamet sebagai pelaku sejarah penting kecelakaan KA paling fenomenal di Indonesia ini,” jelas Edi

Suasana haru pun terlihat . Pak Slamet yang tak menduga akan dikunjungi oleh SPKA ini meneteskqn air mata.
Pak Slamet mengaku sangat terkesan dengan kepedulian SPKA “Semoga peristiwa yang menimpa saya ini bisa dijadikan pelajaran generasi muda, terutama dalam memerjuangkan kebenaran,” katanya perlahan.

Edi Suryanto juga menambahkan bahwa ketegaran pak Slamet setelah peristiwa Bintaro itu patut untuk ditiru dan dijadikan pedoman bagi generasi Perekeretapian “Ketegaran beliau dalam menjalani hidup setelah peristiwa itu patut disimak dan dipelajari. Walau berbagai kesulitan melanda, Mbah Slamet berhasil menata kembali hidupnya, bahkan dua dari tiga orang anaknya telah berhasil ia sekolahkan sampai SMK,” ujarnya
Selain mengunjungi pak Slamet SPKA juga berziarah ke makam masinis KRL Almarhum Darman Prasetyo di Jenar Wetan Purworejo Kecamatan Bagelen . Almarhum merupakan masinis dalam kejadian Bintaro II tahun 2013. (zam)

Artikel ini telah dibaca 2154 kali

loading...
Baca Lainnya

Papua Bagian Integral NKRI Sudah Final

Oleh : Rebecca Marian Indonesia terdiri dari 34 provinsi, termasuk Papua dan Papua barat. Namun...

26 Oktober 2020, 00:13 WIB

Penanganan Covid-19 Makin Membaik

Oleh : Raditya Rahman Jumlah pasien corona yang sembuh makin meningkat. Hal ini membuktikan keseriusan...

25 Oktober 2020, 23:45 WIB

Gugatan UU Cipta Kerja Dapat Melalui MK

Oleh : Alfisyah Dianasari UU Cipta Kerja sempat jadi kontroversi karena ada pihak yang salah...

25 Oktober 2020, 22:58 WIB

Cabup dan Cawabup Ngawi Ony-Antok Selayang Goresan

NGAWI – Secara popularitas, pasangan Ony Anwar dan Dwi Rianto “Antok” Jatmiko memang sudah tidak...

25 Oktober 2020, 22:36 WIB

Waspada KAMI Provokator Gejolak Bangsa

Oleh : Edi Jatmiko Pernyataan Presidium KAMI Gatot Nurmantyo tentang dukungan terhadap demo buruh, sontak...

25 Oktober 2020, 18:35 WIB

Pastikan Penerapan Prokes 3M, Polsek Kasokandel Pantau Tempat Wisata

MAJALENGKA – Kapolsek Kasokandel Polres Maaengka IPTU Budi Wardana bersama Anggota melakukan patroli dan pengamanan...

25 Oktober 2020, 12:24 WIB

loading...