Rabu, 9 Oktober 2019 - 18:03 WIB

Gerakan Kasih Disdik Nisel Mendukung Pariwisata Budaya

Nias Selatan, Deliknews – Gerakan Kasih Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan dalam mendukung pariwisata budaya. Ini merupakan judul Karya Ilmiah yang disusun oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan, Nurhayati Telaumbanua, S.Pd.,MM.

Nurhayati Telaumbanua, S.Pd., MM saat ini sedang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIII Tematik Kepariwisataan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali Tahun 2019.

Kadis Pendidikan Nisel dalam deskripsi  karya ilmiahnya itu menjelaskan, dalam mengoptimalisasi pembelajaran seni dan budaya pada pendidikan dasar untuk mendukung pariwisata budaya Kabupaten Nias Selatan, Dinas pendidikan melakukan inovasi proses berupa pendidikan dasar berbasis budaya lokal melalui penerapan “KASIH”.

Istilah kasih dalam karya ilmiahnya itu, merupakan singkatan dari inti dari pelaksanaan kegiatan itu. Kasih itu yaitu, Ketulusan artinya, generasi muda Kabupaten Nias Selatan bersungguh-sungguh dan bersih hati dalam menerapkan nilai-nilai luhur budayanya pada kehidupan sehari-hari.

Kemudian, Arif artinya, generasi muda Kabupaten Nias Selatan yang memiliki kebijaksanaan dalam menyaring segala bentuk budaya luar yang masuk ke Daerah Nias Selatan. Selanjutnya, Sigap (Responsif).

Artinya, generasi muda Kabupaten Nias Selatan yang memiliki ketangkasan, kecepatan, kekuatan, penuh semangat  dan meyakinkan dalam menghadapi perubahan dan kemajuan zaman sambil tetap memegang teguh nilai-nilai luhur budayanya.

Berinteligensi artinya, generasi muda Nias Selatan  yang memiliki daya cepat dan tepat, baik secara fisik dan mental guna menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. dan terkahir adalah Berpengharapan, artinya, generasi muda Nias Selatan yang memiliki asa untuk menjadi generasi masa depan Kabupaten Nias Selatan yang mampu memberi rasa nyaman kepada seluruh wisatawan yang berkunjung.

Menurut Nurhayati Telaumbanua, S.Pd., MM, pelaksanaan pendidikan  dasar berbasis budaya lokal melalui penerapan kasih dapat meningkatkan kesadaran dan rasa cinta generasi muda Nias Selatan terhadap  seni dan budaya daerahnya sendiri.

Dengan meningkatnya kesadaran dan rasa cinta tersebut, maka generasi muda Nias Selatan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, namun dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal daerahnya serta mampu menjadi agen perubahan pengembangan daerahnya melalui sektor pariwisata.

Karya ilmiahnya itu juga sudah bagikan melalui Youtube pada Tanggal 8 Oktober 2019. (Penulis Nurhayati Telaumbanua, S.Pd.,MM. (Sabar Duha)

Artikel ini telah dibaca 653 kali

Baca Lainnya

Tandatangan Giri Prasta Tak Ada, Sidang Sengketa Pilkel Angantaka Ditunda

Denpasar – Sidang perdana penegakan demokrasi sengketa Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal Badung...

Sidang perdana gugatan sengketa hasil Pemilihan Perbekel Desa Angantaka, Badung. (Foto: Deliknews.com)

2 Maret 2021, 13:29 WIB

Jambret Spesialis Sasar Korban Perempuan Dibekuk Polresta Tangerang

TANGERANG – Seorang pria berinisial RA (27) dibekuk jajaran Polresta Tangerang Polda Banten. RA ditangkap...

2 Maret 2021, 12:52 WIB

Polresta Tangerang dan 3 Pilar Bagikan 23.109 Masker

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten bersama jajaran Pemkab Tangerang dan jajaran Kodim 0510...

2 Maret 2021, 12:35 WIB

Kunjungi PT. Chingluh Indonesia, Kapolresta Tangerang Gelorakan Perusahaan Tangguh

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi PT. Chingluh di di Desa...

2 Maret 2021, 12:24 WIB

Wabup Barut Tutup Acara Rapat Forum Perangkat Daerah

Muara Teweh, Kalteng, deliknews – Setelah sebelumnya dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Barito Utara (Barut),...

1 Maret 2021, 20:18 WIB

Brimob, TNI, Polres dan Pemda Gencar laksanakan Operasi Yustisi

Satbrimob Polda Aceh, Senin(/01/03/2021) Personel Kompi 4 Batalyon C Pelopor bersama TNI Koramil 04 Kuta...

1 Maret 2021, 17:14 WIB

loading...