Minggu, 13 Oktober 2019 - 11:35 WIB

Media Harus Berkarakter Nilai-nilai Pancasila Dalam Menangkal Hoax Demi Sukseskan Agenda Nasional

Oleh : Akbar Rasyid (Pemerhati Media/Content Creator)

Jika penyebaran berita bohong (hoax) tidak segera dicegah dan dihentikan, dampak buruk informasi sesat yang tersebar di media sosial itu dapat memunculkan konflik horizontal di masyarakat yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Selain itu, hoax yang ditujukan kepada pejabat negara bisa mendelegitimasi sekaligus mengikis kepercayaan rakyat kepada pemerintah.

Kegelapan tidak dapat dihapuskan dengan kegelapan. Kegelapan hanya dapat digantikan oleh cahaya. Untuk itu, untuk menghapuskan hoax tidak dapat dilawan dengan hoax baru ataupun memutuskan hubungan pertemanan di media sosial (memblok). Hoax hanya dapat dihapuskan dengan membanjiri jagad media dengan konten-konten positif sebanyak mungkin.

Konten konten positip yang bisa menumbuhkan optimisme bangsa yaitu konten yang mengangkat keunggulan keunggulan bangsa kita, mulai keunggulan kearifan lokal kita, keunggulan budaya aduluhung kita, keunggulan SDM dan SDA kita serta keunggulan lain yang mencerminkan karakter masyarakat kita yang damai dan bergotong royong, yang semua inintercermin dalam falsafah hidup bangsa kita Pancasila, bukan budaya budaya asing atau aliran aliran yang tidak cocok dengan tradisi masyarakat.kita yang justru menumbuhkan perpecahan seperti faham-faham radikalisme.

Kalangan pengguna Internet selain selektof memilih berita yang akan dikonsumsi juga harus mampu membanjiri media dengan konten-konten positif dengan cara rajin membuat konten inspiratif, edukatif, informatif dan menghibur.

Kita patut bersyukur karena memiliki Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara yang mampu mempersatukan Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas hingga Pula Rote. Pancasila adalah rumah kita, rumah untuk kita semua selamanya dan nilai dasar Indonesia.

Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari sehingga saat mendapat kepercayaan sebagai seorang abdi negara dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan sepenuh hati serta berpihak kepada kepentingan bangsa dan negara serta masyarakat.

Saat ini kita semua seharusnya dapat berkontribusi terhadap berbagai program dan agrnda nasional dengan cara-caranta masing masung secara positip. Seperti nanti pada saat pelantikan Presiden terpilih secara demokrtais dan konstitusional kita dapat ikut andil dengan memjaga kondusivitas di jagad media dengan tidak menyebarkan hoax atau propganda sesat yang dapat membuat kegaduhan.

Kita harus sukseskan agenda nasional demi suksesnya pembangunan 5 tahun kedepan yang gencar akan dilakukan dalam rangka menuju Indonesia yang maju , adil.dan.makmur.

Artikel ini telah dibaca 337 kali

loading...
Baca Lainnya

Bersama Insan Media, KMI Adakan Diskusi Tantangan Memberantas Hoax dan Radikalisme Pada Pemerintahan Jilid 2 Jokowi

Kaukus Muda Indonesia (KMI) mengatakan pemerintahan Jokowi telah menunjukkan keberhasilannya dalam pembangunan dan upaya mengurangi...

18 November 2019, 21:21 WIB

Menepis Isu Pencekalan Habib Rizieq

Oleh : Muhammad Zaki Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengeluarkan pernyataan kontroversial jelang...

18 November 2019, 16:02 WIB

Aparat Kantongi Nama Pelaku Pembongkar Portal Sungai Turi

TANGERANG – Portal dan barrier Jalan Sungai Turi di Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang...

17 November 2019, 23:45 WIB

Peringati Hari Pahlawan, FPMSI Ajak Pengunjung CFD Kota Bandung Lawan Hoax dan Dukung Pembangunan Nasional

Berbagai elemen pegiat media sosial Bandung yang tergabung dalam Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI)...

17 November 2019, 13:40 WIB

Gunung Merapi Meletus Berdurasi 155 detik

Yogyakarta – Gunung Merapi di Provinsi DI Yogyakarta meletus pada siang hari ini. Letusan Gunung...

17 November 2019, 12:03 WIB

Jhonboy Nababan,S.H Dorong Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M Maju Dalam Pemilihan Ketua Peradi 2020-2025

Jhonboy Nababan,S.H sebagai advokat muda peradi sangat prihatin melihat perpecahan di tubuh Peradi pasca Munas...

17 November 2019, 09:40 WIB

loading...