Rabu, 16 Oktober 2019 - 18:38 WIB

Gerakan Lawan Hoax Sukseskan Pelantikan Presiden, Bukti Nyata Warganet Menolak dan Melawan Aksi Radikalisme

Oleh : Syarifah Magdalena (Relawan Forum Pegiat Media Sosial Independen)

Berbagai cara dan.upaya Bangsa kita dalam melawan radikalisme dan terorisme memang tak pernah ada habisnya. Walau sudah berbagai macam dilakukan, tapi tetap saja pelaku atau kelompok terkutuk ini terus beregenerasi.

Ditambah kemajuan teknologi semakin dimanfaatkan betul oleh pelaku ini untuk menyebarluaskan pemahamannya dan merekrut kafer kader baru yang Salah satunya adalah melalui media sosial.

Saat ini pengguna Internet di Indonesia luar biasa banyaknya, yaitu mencapai 132,7 juta pengguna. Sekitar 129 juta merupakan pengguna Internet yang aktif mengakses konten berita.

Melihat hal ini, membuat pelaku penyebaran hoax dan ujaran kebencian, serta propaganda sesat lainnya banyak menggunakan kelebihan yang ditawarkan oleh media sosial. Jauh sebelum itu, penyebaran propaganda radikalisme, juga sudah masif melalui media sosial di berbagai belahan dunia.

Keberadaan kelompok yang telah menebar berbagai pesan negatif ini, tentu memberikan kekhawatiran tersendiri. Apalagi dengan cara memanfaatkan media sosial, yang saat ini banyak digunakan oleh generasi muda untuk beraktifitas di dunia maya.

Jika ini dibiarkan, tentunya akan berpotensi pada aksi yang terus berkepanjangan. Terlebih dalam waktu dekat bangsa kita akan resmi memiliki pemimpin baru yang ditandai dengan.agenda pelantikan presiden pada 20.Oktober 2019 nanti, Bukan tidak mungkin lagi, beberapa kelompok ini memanfaatkan momentum tersebut untuk membuat kegaduhan dan menimbulkan gesekan.

Untuk mencegah dan.memgantisipasi hal ini terjadi, Warganet siap melakukan gerakam melawan hoax dan radikalisme melalui aksi cerdas dan damai sebar posting konten positip yang menumbuhkan optimisme sambut suksesnya kepemimpinan nasional dan keberlanjutan pembangunan 5 tahun memdatang . Hal.ini membutuhkan gotong royomg dikalangan wargamrt dan komponem lainnya guna menciptakan kondusivitas jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Dengan menyerukan kebenaran, Warganet akan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan. Warganet pun siap mengawal proses agenda konstitusional yaitu pelantikan presiden terpilih dengan melakukan Gerakan dan Deklarasi menolak keras aksi radikalisme. Yang menghancurkan peradaban.manusia.

Hal ini semua dilakukan bahwasanya ingin membuktikan jika masyarakatnkhususnya warganet tidak takut melawan tindakan radikalisme.

Artikel ini telah dibaca 309 kali

loading...
Baca Lainnya

Kunjungi Bakamla, Kakorpolairud Perkuat Koordinasi Jaga Keamanan Laut

JAKARTA – Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Baharkam Polri Irjen Pol Lotharia Latif...

5 Juni 2020, 22:16 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Mata Kabaharkam Polri

JAKARTA – Hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni memiliki arti tersendiri...

5 Juni 2020, 22:03 WIB

Cegah Peredaran Miras, Polsek Cisoka Rutin Lakukan Operasi Cipkon

TANGERANG – Polsek Cisoka Polresta Tangerang Polda Banten menggelar operasi cipta kondisi (cipkon) di Desa...

5 Juni 2020, 21:13 WIB

Jumat Barokah, Polresta Tangerang Berbagi Ke Warga

TANGERANG – Jumat barokah, Polresta Tangerang Polda Banten berbagi dengan warga terdampak Covid-19 di Kampung...

5 Juni 2020, 20:43 WIB

Mantap, Kapolres Tangerang Sosialisasi New Normal di Masjid Al Hikmah

TANGERANG – Masjid Al Hikmah di Perum Bumi Indah Tahap 5 RT 02/07 Desa Sukamantri...

5 Juni 2020, 20:37 WIB

PWI Kabupaten Tangerang Bantu Sembako Ke Loper Koran

TANGERANG – Masyarakat pers menjadi salah satu kelompok yang terdampak COVID–19. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)...

5 Juni 2020, 19:15 WIB

loading...