Sabtu, 19 Oktober 2019 - 07:59 WIB

Bambang Haryo sat masih menjadi anggota DPR-RI melakukan Sidak di kawasan tanjung perak

Bambang Haryo sat masih menjadi anggota DPR-RI melakukan Sidak di kawasan tanjung perak

Soal Kenaikan Tarif Angkutan Penyeberangan, Bambang Haryo : Jangan Ditunda!

Surabaya – Pemerintah akan menaikkan tarif penyeberangan angkutan laut sebesar 28 persen. Untuk memuluskan skema itu, Kemenhub membuat uji publik untuk segera memberlakukan kebijakan tersebut.

Anggota DPR-RI periode 2014-2019 Bambang Haryo Soekartono mengatakan, kenaikan rata-rata 28% itu tidak sesuai dengan kesepakatan dengan Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) yakni 38%. Angka itu pun masih di bawah kebutuhan operator penyeberangan sebab menggunakan asumsi utilisasi operasi kapal 70%.

“Padahal, kondisi riil utilisasi kapal saat ini hanya 55% sehingga kenaikan tarif seharusnya minimal 50%. Kami mengalah tapi kenaikannya jangan dicicil, kalau pun bertahap maka tahap pertama harus signifikan,” jelasnya.

Wakil Rakyat yang pernah mendapat penghargaan terapresiatif 2019 dari media parlemen ini, mengklaim usaha penyeberangan saat ini berdarah-darah dan hanya bertahan hidup.

“Banyak perusahaan yang kesulitan keuangan, tidak sanggup membayar gaji berbulan-bulan dan mencicil tagihan. Ini akibat pemerintah kurang perhatian, termasuk menunda-nunda kenaikan tarif,” ujarnya, Rabu (19/10).

Oleh karena itu, lanjut Bambang Haryo, pemerintah tidak mempolitisasi tarif angkutan penyeberangan dengan menunda lagi kenaikannya. Apabila ditunda, pemerintah dianggap mempertaruhkan keselamatan nyawa publik. “Pemerintah harus bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan.”

Dia juga meminta agar kenaikan tarif sesuai dengan kesepakatan dengan Gapasdap, yakni minimal 38%, dan tidak dinaikkan secara bertahap atau dicicil.

“Keselamatan publik tidak bisa ditawar-tawar atau dicicil, Jangan pertaruhkan nyawa publik dengan kepentingan politik,” tegas Bambang.

Selengkapnya : Bambang Haryo Sebut Kenaikan Tarif angkutan laut tidak berimbas ke harga barang

Artikel ini telah dibaca 9644 kali

loading...
Baca Lainnya

Bersama Insan Media, KMI Adakan Diskusi Tantangan Memberantas Hoax dan Radikalisme Pada Pemerintahan Jilid 2 Jokowi

Kaukus Muda Indonesia (KMI) mengatakan pemerintahan Jokowi telah menunjukkan keberhasilannya dalam pembangunan dan upaya mengurangi...

18 November 2019, 21:21 WIB

Menepis Isu Pencekalan Habib Rizieq

Oleh : Muhammad Zaki Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengeluarkan pernyataan kontroversial jelang...

18 November 2019, 16:02 WIB

Aparat Kantongi Nama Pelaku Pembongkar Portal Sungai Turi

TANGERANG – Portal dan barrier Jalan Sungai Turi di Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang...

17 November 2019, 23:45 WIB

Peringati Hari Pahlawan, FPMSI Ajak Pengunjung CFD Kota Bandung Lawan Hoax dan Dukung Pembangunan Nasional

Berbagai elemen pegiat media sosial Bandung yang tergabung dalam Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI)...

17 November 2019, 13:40 WIB

Gunung Merapi Meletus Berdurasi 155 detik

Yogyakarta – Gunung Merapi di Provinsi DI Yogyakarta meletus pada siang hari ini. Letusan Gunung...

17 November 2019, 12:03 WIB

Jhonboy Nababan,S.H Dorong Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M Maju Dalam Pemilihan Ketua Peradi 2020-2025

Jhonboy Nababan,S.H sebagai advokat muda peradi sangat prihatin melihat perpecahan di tubuh Peradi pasca Munas...

17 November 2019, 09:40 WIB

loading...