Bambang Haryo Khawatirkan Posisi Wakil Menteri Jokowi Beratkan APBN

  • Whatsapp

Jakarta – Presiden Joko Widodo akan mengumumkan kabinet jilid II, pada Senin (21/10). Dalam lansirannya, sebagian besar Menteri memiliki wakil Menteri.

Anggota DPR-RI periode 2014-2019 Bambang Haryo Soekartono menyatakan pengisian jabatan wakil Menteri di sebagian besar kementerian akan memberatkan postur APBN.

Muat Lebih

Dia mengkhawatirkan, penambahan wakil Menteri justru akan terjadi tumpang tindih kewenangan, dan pemborosan yang luar biasa.

“Ini akhirnya terjadi tumpang tindih antara kebijakan Wakil Menteri dengan Sekjen, berarti pak Jokowi tidak konsisten menjalankan ini, karena pada waktu awal dulu menyatakan akan merampingkan kabinet”Kata penerima penghargaan Anggota DPR-RI teraspiratif 2019 dari media parlement, Senin (21/10) di Jakarta.

Bambang mengharapkan kebijakan Jokowi yang menambah wakil menteri ini tidak dilakukan, sehingga kebijakan anggaran Presiden lebih effesien yang berdampak pada efektifitas kerja.

Dia mengatakan, hampir di sejumlah Negara Menterinya tidak punya wakil Menteri. Harusnya, Kata Bambang, Menteri keuangan sebelumnya, mengusulkan atau memberi saran kepada Presiden bahwa anggaran ini devisitnya terlalu besar.

“Jadi jangan ditambah lebih besar lagi, dengan adanya wakil Menteri”Tutup Bambang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan draft kabinet jilid II telah rampung, dan Menteri serta lembaga tinggi negara setingkat Menteri akan segera diumumkan. Jokowi juga menegaskan akan banyak muka baru di kabinet, setidaknya ada 16 Menteri diisi oleh kalangan Politisi, sisanya dari kalangan profesional dan akademisi.

Pos terkait

loading...