Jumat, 25 Oktober 2019 - 19:42 WIB

Deklarasi Lawan Hoax, Warganet Depok Ajak Masyarakat Posting Konten Positif Sukseskan Program Pembangunan Nasional

Komunitas pegiat medis sosial dari Depok dan sekitarnya yang terdiri dari kalangan youtuber, blogger dan para content creator bersama insan media yang tergabung dalam forum jurnalis pesantren melakukan diskusi dan deklarasi gerakan melawan hoaks melalui penyebaran konten positif dalam rangka ikut berkontribusi mensukseskan program pembangunan nasional 5 tahun mendatang.

Gerakan itu untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam mencerna informasi dan aktif memposting konten positif yang menumbuhkan optimisme serta rasa persatuan demi suksesnya Pemerintahan 5 tahun kedepan.

Ketua Panitia Diskusi Hafyz Marshal menjelaskan, kegiatan itu dikemas dalam dikusi dengan tajuk “Gerakan Warganet Menangkal Hoax Demi Persatuan Bangsa dan Suksesnya Pemerintahan 5 Tahun Kedepan”. Dan telah dilaksnakan pada Jumat siang (25/10/2019) di Lapan Doubelas Palembang Resto, Jl. Margonda Raya no 301 A Beji Kemiri, Depok Jawa Barat.

“Peran Warganet diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap tumbuhnya optimisme bangsa dalam mensukseskan berbagai program pemerintahan nasional karena ranah media sosial terbukti menjadi penggerak utama dalam menghasilkan beragam opini, wacana dan kesadaran masyarakat terhadap sesuatu yang terjadi dan berjalan seperti pelaksanaan pembangunan nasional” kata Hafyz.

Sementara itu, ibu Rita Nurlita KaDiskominfo Kota Depok mengatakan, kegiatan yang diinisiasi oleh FPMSI dan Forum Jurnalis Pesantren dan didukung oleh media Kataindonesia, Kabardepok dan Siarandepok harus bisa mengajak dan menjadi gerakan masif Warganet untuk menyebarkan narasi positif dan optimisme guna mengajak masyarakat merajut persatuan dan menggapai Kemajuan Bangsa.

“Gerakan Melawan Hoax dengan Posting Konten Positif bersama ini ditujukan sebagai tekad merajut kembali persatuan dan menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat demi persatuan dan Kemajuan bangsa. Terlalu sia-sia jika ruang media publik hanya dipenuhi oleh berita berita hoax yang dapat memecah belah bangsa, padahal bangsa kita punya banyak hal yang dapat diunggulkan yang bisa menjadi kebanggaan dan dapat dipublikasikan di jagat media maya,” kata Rita dalam penyampaiannya.

Sementara itu, DR. Arbi Sanit Pengamat Politik UI berujar bahwa hoax mengambil kebebasan berpendapat , diperlukan sebuah upaya dan komitmen bersama, untuk melawan hoax di era millennial ini.

“Salah satu cara yang mungkin adalah mengajak warganet lebih kritis terhadap informasi dan terus memberikan literasi cerdas sehingga tumbuh kesadaran bahwa dunia maya dioptimalkan untuk posting posting tentang kemajuan dan keunggulsn bangsa. kata ,”,Arbi Sanit.

Sedangkan DR Indra Samego Pengamat Politik LIPI mengungkapkan Mari berkontribusi dalam kemajuan bangsa dengan ikut berperan melawan hoax.

“Saya sebagai peneliti dan akademisi mengimbau agar para masyarakat memfilter berita yang diterima jika tidak jelas sumbernya dan meraguksn isinya apalagi berita hoax, Pasalnya media sosial menawarkan hal yang baru bagi Warganet saat ini tapi belum tentu hal yang benar” ucap Indra Samego.

Selain itu, Hafid Nasir Anggota DPRD Kota Depok mengajak insan muda milineal agar melek informasi dan kritis terhadap informasi yang beredar di dunia Maya.

“Saring sebelum sharing, saya mengajak insan muda agar berkolaborasi mendukung gerakan melawan hoax dan isu propaganda negatif agar kedepan kita bisa awasi dan dukung program pembangunan oleh pemerintahan mendatang” ujar Nasir.

Sementara dari insan media yang tergabung dalam Forum Jurnalis Pesantren, Lukman Hakim selaku koordinator nya mengatakan bahwa insan media tergabung dalam Forum Jurnalis Pesantren siap dan solid dengan pemberitaan tanpa hoax.

“Insan media solid untuk menjaga pemberitaan yang benar, dan media harus bisa mengedukasi dan menjadi garda terdepan melawan hoax demi persatuan bangsa” kata Lukman.

Rohmat Rospari CEO Media SiaranDepok juga menambahkan bahwa media adalah sebagai mata dan telinga masyarakat.

“Media seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai mata dan telinga masyarakat dalam mengambil kesimpulan berdasarkan informasi dari sumber yang kredible. Untuk itu, disinilah pentingnya peran media sebagai salah satu instrumen pendidikan politik kewarganegaraan untuk konsisten memberitakan dan memberikan literasi kepada masyarakat” Kata Rohmat Rospari.

Pada kesempatan yang sama, Utoyo CEO media KabarDepok menyarankan bahwa Media harus memainkan peran pentingnya dalam rangka mencegah berbagai upaya provokasi yang memecah belah bangsa yang bertujuan bisa menghambat program pembangunan nasional.

“Media harus memberitakan konten-konten dan narasi yang menumbuhkan optimisme dengan mengajak semua komponen bangsa untuk merajut persatuan dan mensukseskan agenda pembangunan nasional” ucap Utoyo.

Selain pemaparan diskusi, warganet juga mendeklarasikan gerakan melawan hoax demi persatuan bangsa dan suksesnya program pemerintahan 5 tahun kedepan yang berisi sebagai berikut:

Kami Warganet dan Jurnalis Pesantren Menyatakan:

PERTAMA, siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila Dan Undang – Undang Dasar 1945 serta merawat Kebhinekaan Demi Persatuan Indonesia.

KEDUA, Siap Melawan Berita Hoax , Ujaran Kebencian Atas Dasar SARA Maupun Penyebaran Radikalisme di Media Publik Dengan Memproduksi Konten-Konten Positip Yang Menumbuhkan Optimisme Dan Keunggulan Bangsa Serta Semangat Persatuan Nasional.

KETIGA, Siap Bergotong Royong Menjaga Kondusifitas Di Ruang Media Publik Demi Suksesnya Program Pemerintah dan Keberlamjutan Pembangunan 5 Tahun Kedepan Menuju Indonesia Maju

Artikel ini telah dibaca 241 kali

Baca Lainnya

Kemenag Dorong Ujian Sekolah PAI Harus Jadi Quallity Assurance Pendidikan

Ditpai. Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama, Rohamt Mulyana Sapdi, meminta kepada guru pendidikan agama...

5 Maret 2021, 13:00 WIB

Pimpin Deklarasi tolak KLB, Rezka Tegaskan Demokrat Solid dan Tegak Lurus dengan AHY, LANJUTKAN KERJA KERJA POLITIK UNTUK RAKYAT

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat untuk Daerah Pemilihan Sumatera Barat, Rezka Oktoberia dan...

5 Maret 2021, 09:55 WIB

UU Cipta Kerja Memperbanyak Peluang Lapangan Kerja

Oleh : Robert Kamindra Pendirian PT (Perseroan Terbatas) kini bisa dilakukan tanpa memerlukan akta notaris....

5 Maret 2021, 09:45 WIB

Masyarakat Menyambut Positif Vaksin Gotong Royong

Oleh : Alfisyah Dianasari Vaksin gotong royong alias vaksin mandiri menjadi alternatif selain vaksinasi nasional....

5 Maret 2021, 00:47 WIB

Penahanan Rizieq Shihab Sudah Tepat

Oleh: Firza Ahmad Rizieq Shihab rupanya kerap membuat keresahan yang tak berkesudahan, pidatonya yang provokatif...

4 Maret 2021, 17:09 WIB

Begini Cerita Pria Papua yang Gagal Indonesian Idol Sekarang Malah Sukses Berkarir di Istana Presiden

“Kesempatan itu selalu ada di sekitar kita, ketika kita gagal percayalah akan selalu ada kesempatan...

4 Maret 2021, 16:37 WIB

loading...