Selasa, 12 November 2019 - 20:55 WIB

Sebanyak 400 Santri Studi Banding dan Menghadiri Undangan Maulid ke Sumut

Gayo Lues-Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru lepas 400 santri dari pesantren Raudlatul Jihad dan Raudlatul Qur’an untuk melakukan studi banding sekaligus menghadiri undangan Maulid Nabi Muhammad SAW ke pondok pesantren Salafiyah Darussalam Kota Pematang Siantar, Sumut selama tiga hari.

Acara pelepasan tersebut dilaksanakan dihalaman pendopo Bupati Gayo Lues, Jum’at (08/11/2019).

Dalam sambutannya, Bupati Gayo Lues menyampaikan, agar para santri tetap menjaga adab dan sopan santun serta nama baik pesantrennya masing-masing ketika telah sampai ditempat tujuan di kota Pematang Siantar.

“Setelah sampai disana tentu akan dijamu oleh (Pihak) pesantren Darussalam sebagai tujuan utama,

Tentu dalam kunjungan ke sana kita harus menunjukkan kita lebih baik dari mereka, kita lebih baik dari santri-santri yang ada di pesantren di sana,” ujarnya.

Bupati menegaskan, jangan sampai santri yang berasal dari dua pesantren ini setelah sampai di sana menunjukkan kehebatannya dengan cara merokok, mengomong suka-suka, waktu sholat berkeliaran, “Saya kira ini contoh yang tidak baik bagi mereka dan nanti semua pesantren di Gayo Lues semua dianggap begitu (Buruk) tapi kalau kalian baik, insha Allah secara keseluruhan kita akan mendapatkan pujian dan penghormatan dari mereka,” jelasnya.

Selain itu, Bupati berharap agar kegiatan  ini bukan sekadar kunjungan semata, tetapi  kedua pesantren harus melihat keberhasilan dan pengalaman dari pesantren pesantren yang ada di Pematang Siantar, baik pengalaman baik maupun pengalaman tidak baik.

“Kalau pengalaman tidak baik, kita harus berusaha agar tidak terjadi di Gayo Lues ini, kalau pengalaman baik harus kita tiru agar kita bisa seperti mereka, alangkah baiknya kita bisa lebih baik lagi dari mereka. Jadi buka hanya sekedar hura-hura. Kita lihat bagaimana metode yang mereka gunakan apakah untuk hafidz ataupun salafi dan untuk yang lainnya perlu kita pelajari,” ungkapnya.

“Kami senantiasa berdoa semoga ustadz beserta seluruh rombongan selamat dan sehat, kemudian bermakna  dalam melakukan kunjungan ini, terutama bermakna bagi pengembangan kedua pesantren yaitu Raudlatul Qur’an dan Raudlatul Jihad, tentunya pengembangan pendidikan agama secara keseluruhan di kabupaten Gayo Lues ini,” tandasnya(Ali Sadikin)

Artikel ini telah dibaca 236 kali

loading...
Baca Lainnya

Kapolsek Balaraja Ajak Tokoh Agama Dorong Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

TANGERANG – Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) 3 Pilar dengan...

23 November 2020, 20:28 WIB

Panen Ikan Hasil Pemanfaatan Lahan, Kapolresta Tangerang Bagikan Lele

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memanen ratusan ekor ikan lele...

23 November 2020, 20:21 WIB

Sanksi Pembatalan Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Bagi Yang Terlambat Menyampaikan LPPDK

Sanksi Pembatalan Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Nias Selatan yang terlambat menyampaikan Nias Selatan, deliknews.com...

23 November 2020, 18:11 WIB

Polres Majalengka Bersinergis Bersama TNI, BPBD, Tagana Bantu Bencana Longsor

MAJALENGKA – Tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka menyebabkan tanah...

23 November 2020, 17:31 WIB

Ditinggal Pesawat, Konsumen Mengadu ke Presiden

Padang, – Salah satu konsumen dari anak perusahaan Garuda Indonesia Citilink, Ahmad Husein merasa dirugikan...

23 November 2020, 12:02 WIB

Kabaharkam Wakili Kapolri Hadiri Penyerahan Hadiah Lomba Kampung Tegep Mandiri

BABEL – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, wakili Kapolri hadir...

22 November 2020, 23:03 WIB

loading...