Selasa, 19 November 2019 - 15:36 WIB

Hoax Mengancam Kemajuan Bangsa

Oleh: Bayu Anggriawan

Hoax mengancam upaya menuju kemajuan bangsa di tengah persaingan global, menurut kepolisian fenomena yang terjadi di Papua beberapa waktu lalu, cukup besar ditenggarai oleh hoax yang secara masif disebarkan kelompok separatis. Fenomena hoax tersebut salah satunya berdampak terhadap berbagai kericuhan yang terjadi di bumi cenderawasih.

Fenomena semacam ini tidak hanya terjadi di Indonesia, di negara seperti Amerika Serikat dan Brasil, juga menghadapi peredaran hoaks dalam bahkan dalam kontestasi politik mereka, usaha dan perjuangan untuk memberantas hoaks jangan sampai berhenti ditengah jalan.

Kita semua memahami bahwa pelaku industri hoaks juga sangat menyadari bahwa informasi bohong disertai data abal-abal bisa menjadi sarana ampuh untuk menciptakan persepsi publik. Tujuannya tentu saja meraih dukungan dan suara dalam kontestasi politik. Namun dalam suasana politik seperti saat ini, arus hoaks yang kian deras mengalir di media sosial justru berpotensi mempertajam polarisasi dan pembelahan dalam masyarakat alias berpotensi membelah warga secara ekstrim berdasarkan pilihan politik.

Dengan begitu, hoaks yang terus-menerus diproduksi di media sosial akhirnya berpotensi pula merongrong keutuhan bangsa. Inilah ujung permainan kebohongan yang mesti kita takutkan.

Terkait hoax di Papua, diduga kuat dikemukakan kelompok separatis guna mereduksi berbagai capaian Presiden Jokowi membangun Tanah Papua. Perhatian khusus Presiden Jokowi menjadikan Papua sebagai prioritas pembangunan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak dan dirasakan nyata manfaatnya oleh masyarakat.

Kelompok separatis tidak menginginkan hal tersebut, sehingga menyebarkan hoax dan provokasi guna menghambat pembangunan, menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat sehingga memudahkan mereka untuk melancarkan misi separatisme.

Media massa merupakan salah satu pilar keempat bagi terwujudnya demokrasi dan kehidupan yang harmonis di Indonesia. Mereka memiliki tanggungjawab sangat besar dalam menindak penyebaran berita hoax. Artinya instrumen itulah yang mudah dan efektif untuk melawan atau menumbuhkan hoax.

Saatnya pemerintah untuk tegas menyatukan gerakan para pengelola media itu untuk menjadi ujung tombak melawan berita negatif ini. Apalagi masyarakat yang pendidikannya sangat rendah hingga tidak berpendidikan. Berita-berita yang tidak benar akan dimakan dan ditelan mentah-mentah oleh mereka.

Fenomena hoax adalah sebuah kenyataan sejarah. Keberadaannya sering kali merusak keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, fenomena hoax ditempatkan dalam ketegangan antara idealisme bermedia dan etika bermedia. Media komunikasi massa,baik media cetak maupun media daring selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman serta kemajuan teknologi.

Peran media dalam penyebaran suatu berita akan sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat dan kondisi sosial ekonomi di suatu wilayah. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk sebuah media dalam menyebarkan fakta atau kebenaran dalam berita yang akan disebarluaskan.

Kamus Besar Bahasa Indonesia tidak menggunakan kata hoax, tetapi dia menggunakan kata-kata yang dekat dengan pengertian hoax di atas, yaitu: berita rekaan yang dibuat untuk tujuan tertentu; atau sensasi yang terlalu dibesarkan untuk menarik perhatian masyarakat.

* Penulis merupakan pegiat Forumliterasi.org

Artikel ini telah dibaca 212 kali

loading...
Baca Lainnya

Cerita Polsek Panongan Amankan Lokasi Penyaluran BLT di Perum GMC

TANGERANG – Jajaran Polsek Panongan Polresta Tangerang Polda Banten mengamankan tempat pembagian Bantuan Langsung Tunai...

2 Juli 2020, 16:49 WIB

Top! Hari Bhayangkara Ke-74, 54 Anggota Polresta Tangerang Naik Pangkat

TANGERANG – Sebanyak 54 anggota Polresta Tangerang Polda Banten mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi...

2 Juli 2020, 16:38 WIB

Mencari Akar Radikalisme

Oleh : Edi Jatmiko Kemiskinan merupakan hal krusial yang dihadapi oleh banyak negara termasuk Indonesia....

2 Juli 2020, 05:12 WIB

New Normal Mampu Genjot Pariwisata

Oleh : Aldia Putra Sektor Pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak selama pandemi...

1 Juli 2020, 22:34 WIB

Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh Meningkat

Oleh : Aditya Akbar Kabar gembira ditengah wacana penerapan new normal. Jumlah Pasien positif Covid-19...

1 Juli 2020, 22:16 WIB

Keren! Billy Mambrasar Menjadi Putra Papua Pertama yang Tembus Universitas Harvard, Amerika Serikat

Billy Mambrasar, seorang pegiat kewirausahaan sosial asal Papua, akhirnya menjadi Putra Papua pertama yang berhasil...

30 Juni 2020, 20:05 WIB

loading...