Senin, 25 November 2019 - 22:00 WIB

Menarik! FJP Akan Gelar Diskusi Urgensi Media Mengawal Kebijakan Pembangunan Nasional Wujudkan Indonesia Maju

Di era digital ini, media semakin di mudahkan dalam menyebarkan beragam informasi seiring dengan perkembangan teknologi informasi, pelan tapi pasti berita di media konvensional perlahan ditinggalkan dan masyarakat mulai mengakses segala informasi dari gawai yang dimilikinya.

Dalam ranah media online, kuantitas bisa menjadi lebih penting daripada kualitas, hampir setiap detiknya mengisi berbagai lini masa sosial media, entah informasi tersebut benar ataupun sesat yang penting informasi tersebut tersampaikan.

Yang tidak kalah berbahaya adalah media yang berisi konten provokatif dan jauh dari kesan sejuk, seperti ajakan untuk tidak patuh terhadap demokrasi, atau ajakan untuk melaksanakan kegiatan yang inkonstitusional.

Mencermati hal tersebut, Forum Jurnalis Pesantren (FJP) berencana mengadakan diskusi bersama insan media dan kalangan milineal bertema: “Peran Media Mengawal Suksesnya Kebijakan dan Kerja Kabinet Indonesia Maju 5 Tahun Kedepan” pada Rabu (27/11) Siang yang berlokasi di Resto Hotel Mega, kawasan Gondangdia, Cikini Jakarta Pusat”, tutur ketua pelaksana Hafyz Marshal.

“Adanya acara ini juga sebagai sarana mengoptimalkan peran media publik sebagai sarana dalam memberikan edukasi literasi guna meningkatkan kesadaran serta partisipasi semua kalangan masyarakat untuk mewujudkan situasi kondusif di jagad lini media publik dan juga memupuk rasa persatuan melalui posting dan pemberitaan yang berisi konten konten ysng menumbuhkan optimisme bangsa guna ikut berpartisipasi mensukseskan kebijakan dan program pembangunan nadional 5 tahun kedepan” kata Hafyz.

Acara diskusi tersebut menurut Hafyz akan dihadiri oleh peserta dari kalangan media, Warganet, Pelajar, Milenial serta Mahasiswa-Aktivis Pers Kampus.

“Akan hadir juga pemateri sekaligus pemantik diskusi yang berkompeten diantaranya Sella Andriani Gantina (Anggota DPR RI), Gus Solah (Tokoh Muda NU), Lukman Hakim (insan Pers) dan Gracia Billy Mambrasar (Staff Khusus Presiden)” tambah Hafyz.

Selain diskusi, juga akan diselenggarakan deklarasi para peserta dan pemateri yang intinya siap dan berkomitmen menjaga kondusivitas lini media publik dengan melakukan gerakan posting konten positip dalam rangka mensukseskan pembangunan nasional melalui berbagai pemberitaan dan konten yang menumbuhkan optimisme bangsa.

Artikel ini telah dibaca 220 kali

loading...
Baca Lainnya

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Untungkan Pekerja dengan Pengaturan Upah Minimum yang Layak

Oleh : Ade Kurniawan Para pekerja deg-degan menunggu peresmian omnibus law RUU Cipta Kerja, karena...

30 September 2020, 05:35 WIB

Masyarakat Harus Disiplin Laksanakan 3 M

Oleh : Zulfikar Penambahan pasien Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk...

30 September 2020, 05:23 WIB

Waspada Manuver KAMI Politisasi Isu PKI

Oleh : Edi Jatmiko Jelang peringatan peristiwa gerakan 30 september, selalu ada isu kebangkitan PKI...

30 September 2020, 05:17 WIB

Menengok Harta Kekayaan Cabup Sidoarjo, Ternyata Cabup Ini Paling Terkaya

Sidoarjo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah umumkan laporan harta kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para...

29 September 2020, 21:33 WIB

Mewaspadai Manuver KAMI Bermuatan Politis

Oleh : Ahmad Bustomi Masyarakat dipusingkan dengan ulah anggota KAMI yang mejeng di berita TV...

29 September 2020, 03:55 WIB

Masyarakat Papua Mendukung Keberlanjutan Otsus

Oleh : Abner Wanggai Pemerintah memberikan sinyalemen untuk melanjutkan Otsus Papua. Otsus tersebut dianggap membawa...

29 September 2020, 03:48 WIB

loading...