Senin, 25 November 2019 - 10:35 WIB

Pemkab Nisel Peringati HUT PGRI KE-74 Dan Hari Guru Nasional

Nias Selatan, Deliknews – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pesatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-74 dan Hari Guru Nasional, dengan Tema : “Guru Penggerak Indonesia Maju”, sekaligus melaunching Mata Pelajaran Muatan Lokal, Senin (25/11/2019) di lapangan Orurusa Kelurahan Pasar Telukdalam.

Turut hadir : Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha, SH., MH, Kapolres Nias Selatan AKBP I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K, Danlanal Nias Letkol Laut (P) Jun Lucky Boy Siburian, SE., M.Tr.Hanla, Kajari Nias Selatan Rindang Onasis, SH., Sekdakab Nisel Ir. Ikhtiar Duha, MM, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD lingkup Pemkab Nias Selatan.

Dalam Pidato Menteri Pendidikan RI yang dibacakan oleh Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha, SH., MH mengatakan Guru tugas yang termulia sekaligus yang tersulit. Guru ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu Anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan. Anda frustrasi karena Anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagamaan sebagai prinsip dasar birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi Anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada Anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

“Besok, di mana pun Anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas Anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan”, harapnya.

Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak, tandas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim. (Sabar Duha)

Artikel ini telah dibaca 307 kali

loading...
Baca Lainnya

Kapolres Majalengka Bahas Sinergitas Penanganan Pemulasaraan Jenazah

MAJALENGKA – Polres Majalengka menyiagakan puluhan petugas pemulasaran dan pemakaman jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 untuk...

24 November 2020, 13:15 WIB

Kapolsek Balaraja Ajak Tokoh Agama Dorong Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

TANGERANG – Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) 3 Pilar dengan...

23 November 2020, 20:28 WIB

Panen Ikan Hasil Pemanfaatan Lahan, Kapolresta Tangerang Bagikan Lele

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memanen ratusan ekor ikan lele...

23 November 2020, 20:21 WIB

Sanksi Pembatalan Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Bagi Yang Terlambat Menyampaikan LPPDK

Sanksi Pembatalan Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Nias Selatan yang terlambat menyampaikan Nias Selatan, deliknews.com...

23 November 2020, 18:11 WIB

Polres Majalengka Bersinergis Bersama TNI, BPBD, Tagana Bantu Bencana Longsor

MAJALENGKA – Tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka menyebabkan tanah...

23 November 2020, 17:31 WIB

Ditinggal Pesawat, Konsumen Mengadu ke Presiden

Padang, – Salah satu konsumen dari anak perusahaan Garuda Indonesia Citilink, Ahmad Husein merasa dirugikan...

23 November 2020, 12:02 WIB

loading...