Rugikan Negara 5,8 M, Mantan Bendahara Disdik Nisel Ditahan Kejari Nisel

- Editorial Staff

Kamis, 5 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Selatan, Deliknews – Kejaksaan Negeri Nias Selatan kembali melakukan penahanan terhadap mantan Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan Tahun Anggaran 2012/2013 terkait Penyelenggaraan Pendidikan jarak jauh Universitas Setua Budi Mandiri (USBM) di Kabupaten Nias Selatan dengan kerugian Negara sebesar Rp. 5.893.953.828.-

Hal ini disampaikan Kajari Nias Selatan melalui Kasi Pidsus Solidaritas Telaumbanua, SH kepada wartawan saat ditemui di Ruang kerjanya, (05/12/2019) jalan Diponegoro Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan.

Solidaritas Telaumbanua, SH mengatakan Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : 05.b/L.230/Fd.1/10/2019 Pada Tanggal : 28 Oktober 2019, Tim Penyidik Pidsus telah menemukan alat bukti yang cukup, selanjutnya menetapkan PZ sebagai Tersangka sesuai dengan Surat penetapan tersangka Nomor : 1062/L.2.30/Fda.1/12/2019 tertanggal 4 Desember 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan sesuai Surat Perintah Penahanan (Tingkat Penyidikan) Nomor : Print–01/L.2.30/Fda.1/12/2019 tersangka PZ dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Telukdalam Kabupaten Nias Selatan, selama 20 hari kedepan, ungkapnya.

Tersangka dikenakan Pasal 2 Ayat (1 ) subs Pasal 3 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-KUHPidana. Dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun, jelas Solidaritas Telaumbanua, SH.

Selain melakukan penahanan terhadap mantan Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan Tahun Anggaran 2012/2013 yang berinisial “PZ”, Tim Penyidik Pidsus sedang melakukan pengembangan terhadap pihak-pihak yang diduga ikut terlibat dalam kasus itu.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Solidaritas Telaumbanua, SH menegaskan bahwa sampai saat ini kerugian Negara sebesar Rp. 5.895.953.828.- terkait penyelenggaraan Pendidikan jarak jauh Universitas Setua Budi Mandiri (USBM) belum ada pengembalian, tandasnya.

“Penanganan kasus ini, merupakan tunggakan perkara yang harus dituntaskan, sesuai permintaan laporan oleh Pimpinan terkait penyelesaian tunggakan perkara tersebut”, tandas Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Solidaritas Telaumbanua, SH.

Untuk diketahui bahwa perkara terkait penyelenggaraan Pendidikan jarak jauh Universitas Setua Budi Mandiri (USBM) di Kabupaten Nias Selatan, sebelumnya Kejaksaan Negeri Nias Selatan telah melakukan penahanan terhadap beberapa orang tersangka. (Sabar Duha)

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan
Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan
Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli
Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil
Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:53 WIB

Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:59 WIB

Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:35 WIB

Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:00 WIB

Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB