Senin, 16 Desember 2019 - 19:55 WIB

Lihat, 600 Mobil mewah di Jatim Tak Bayar Pajak

Surabaya – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur mengungkap setidaknya lebih dari 600 unit kendaraan bermotor seharga ratusan hingga miliaran rupiah yang tak taat bayar pajak.

Kepala Bapenda Jatim Boedi Prijo Soeprajitno mengatakan di Jawa Timur sendiri sedikitnya ada 7.628 unit kendaraan mewah. Mobil-mobil tersebut dianggap mewah lantaran memiliki harga jual di atas Rp 700 juta tiap unitnya.

“Jadi yang dikategorikan mobil mewah, ini data undang-undangnya adalah di atas Rp700 juta nilai jualnya. Nah, data mobil mewah di atas Rp700 juta tadi yang terdaftar di Jawa Timur ada 7.628 unit,” tegasnya, Senin (16/12).

Dari 7.628 unit mobil mewah tersebut, Bapenda menghitung semestinya ada nilai potensi pajak sekitar Rp 125,4 miliar lebih.

Mobil-mobil itu di antaranya bermerek Toyota Alphard sebanyak 2.138 unit, Mercesdes Benz 498 unit, Ford 207 unit, Hummer 65 unit, Land Rover 60 unit, Wrangler 55 unit, BMW seri 7 51 unit, Roll Royce 20 unit, Ferrari 12 unit, Lamborghini 5 unit, McLaren 2 unit, Aston Martin 1 unit.

Dari keseluruhan kendaraan mewah tersebut, 8 persen atau sekitar 600 unit kendaraan di antaranya tercatat tak taat pembayaran pajak. Nilai potensi penerimaan pajak pun hilang sekitar Rp10 miliar.

“Yang kemudian kita lihat disini, dari data yang kita sisir ada sekitar 8 persen atau 600 sekian unit kendaraan, dari 8 persen tadi nilai pajak yang belum terbayarkan sekitar Rp10 miliar sekian,” kata Boedi.

Kendati demikian, pihaknya masih memberikan kesempatan bagi para pemilik kendaraan untuk segera membayarkan pajak mobilnya hingga 2 minggu kedepan. Jika melewati hingga 30 Desember, pemilik kendaraan akan dikenakan denda pajak normal.

“Kita mendukung penuh langkah Pak Kapolda [Jawa Timur] untuk menyisir terus. Namun, masih ada waktu hingga 30 Desember mendatang (membayar pajak),” ujarnya.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur terus menyisir sejumlah kendaraan kategori mewah di Jatim yang diduga tak memiliki dokumen resmi kendaraan bermotor alias bodong. Hingga saat ini setidaknya ada 14 mobil mewah yang diamankan.

Artikel ini telah dibaca 74 kali

loading...
Baca Lainnya

Lihat, Ketum BPI KPNPA Sebut KPK Lamban

Jakarta – Pernyataan Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bahtiar Najamudin, menyebut dan mengapresiasi atas kinerja...

Ketua BPI KPNPA RI TB Rahmad Sukendar, Rabu (4/3)

28 September 2020, 17:52 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Oleh : Ade Istianah Angka penambahan pasien positif Covid-19 masih terus terjadi yang menandakan masih...

28 September 2020, 17:00 WIB

Tak Ada Penambahan Jam Kerja dan Lembur Pada RUU Cipta Kerja

Oleh : Abdul Razak Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang sapu jagat yang akan...

28 September 2020, 13:43 WIB

Waspada KAMI Goyang Kursi Presiden

Oleh : Haris Muwahid Masyarakat makin antipati terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), karena mereka...

28 September 2020, 00:16 WIB

Banyak Pihak Dukung Penanganan Covid-19

Oleh : Reza Pahlevi Pandemi belum berakhir dan pemerintah berusaha keras mengatasi efek negatifnya. Caranya...

28 September 2020, 00:07 WIB

RUU Cipta Kerja Mengatur Pengupahan Agar Pekerja Lebih Sejahtera

Oleh : Edi Jatmiko RUU Cipta Kerja merupakan salah satu terobosan untuk meringkas hiper regulasi....

27 September 2020, 09:27 WIB

loading...