Selasa, 17 Desember 2019 - 12:07 WIB

Bupati Tuban Apresiasi Rutilahu Kodim 0811 Tuban

Tuban – Bupati Tuban, Fathul Huda secara langsung mengapresiasi atas keberhasilan Program bedah Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) yang dilakukan oleh Kodim 0811 Tuban.

Program sinergitas dari Pemprov Jawa Timur dan Kodam V Brawijaya itu adalah bagian dari ikhtiyar Bhakti TNI kepada masyarakat untuk mensejahterakan warga kurang mampu. Dari agenda 45 hari pelaksanaan, Kodim Tuban mampu menyelesaikannya dengan apik. Bahkan Over Prestasi dari 430 rumah menjadi 432 rumah.

Kinerja yang baik ini, menjadi acuan Pemkab Tuban untuk meneruskan program yang serupa agar Kabupaten Tuban bisa semakin cepat dalam segi pembangunan disegala sektor. Diharapkan, melalui program ini, Kodim Tuban bisa bersinergi dengan Pemerintah Desa dan stake holder yang ada, khususnya kepada Pemkab Tuban sendiri.

“Terimakasih atas apa yang telah dicapai oleh Kodim Tuban, dalam Program yang baik ini semoga bermanfaat dan dirasakan oleh warga Kabupaten Tuban, “ jelas Bupati Tuban, Fathul Huda.

Sementara itu, Dandim Tuban 0811, Letkol Inf Viliala Romadhon SE, M.I.Pol menjelaskan bahwa Program Rutilahu ini adalah 1 dari 9 poin unggulan Pemprov Jawa Timur yang berhasil disinergitaskan dengan Kodam V Brawijaya dan mampu dilakukan oleh Kodim 0811 Tuban

“Ini adalah salah satu Nawa Bhakti Satya TNI yang diaplikasikan dengan baik melalui kerja bedah rumah. Rutilahu adalah merupakan program bantuan Provinsi yg ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu dalam memberikan rumah tinggal yang layak untuk di huni, “ ungkapnya, Minggu (15/12).

Dalam hal ini Kodim 0811 Tuban mendapatkan tugas untuk merehabilitasi 430 unit rumah di wilayah Kabupaten Tuban menjadi layak huni. Dari 45 hari target yg ditetapkan tuban telah menyelesaikan 100% dalam waktu 36 hari.

Semisal yang dialami ibu Warsukami (58) warga Dusun Dolok, Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan. Dia mempunyai 3 orang anak dan tinggal bersama suaminya dirumah yg hanya berukuran 3,5 x 6 meter.

Dinding rumah yang hanya terbuat dari dari Gelam atau kulit pohon jati diapit untuk dijadikan dinding rumah. Lantaui rumah jelasa dipastikan masih tanah hitam. Atap rumah yang bocor, Karen masih terbuat dari seng atau esbes. (Rilis/jat)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

loading...
Baca Lainnya

Bantu UMKM Klaster Perikanan Untuk Berkembang, SIG Berikan Bantuan Modal dan Pendampingan

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha...

19 September 2020, 03:28 WIB

Bupati Tuban Perpanjangan Pembatasan Jam Malam

Tuban – Bupati Tuban, H Fathul Huda, memperpanjang pembatasan jam malam di seluruh wilayah Bumi...

15 September 2020, 20:39 WIB

Pengurus Pusat KBPPAL Harus Bisa Bersinergi Dengan Mabes TNI AL

Surabaya – Kopdar kecil-kecilan para inisiator KBPPAL (Keluarga Besar Putra Putri Angkatan Laut) dari Jakarta,...

13 September 2020, 21:48 WIB

HUT FKPPI ke 42, Anggota PD XIII FKPPI Jatim Menggelar Donor Darah

Surabaya – Untuk menyambut HUT FKPPI ke-42, Pengurus PC 1330 KB FKPPI Surabaya menggelar bhakti...

13 September 2020, 12:49 WIB

SIG Manfaatkan Lahan Pascatambang Tanah Liat di Tuban Menjadi Kebun Pisang Cavendish

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memanfaatkan kawasan lahan pascatambang tanah liat Pabrik...

10 September 2020, 15:17 WIB

Jam Malam Diberlakukan, Pelanggar Perbup Akan Kena Denda Dan Cabut Ijin Usaha

Tuban – Diterbitkanya Peraturan Bupati (Perbup) Tuban No. 65 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan...

1 September 2020, 00:50 WIB

loading...