Keren, Polresta Tangerang Bongkar Sindikat Jual Beli Senpi Ilegal

- Editorial Staff

Rabu, 25 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang membongkar sindikat jual beli senjata api illegal. Dari pengungkapan tersebut polisi mengamankan 9 pucuk senjata api dan ratusan butir peluru tajam dari seorang pria berinisial EC (42).

Senjata ilegal itu ditemukan di kediaman EC di Perum Puri Asih, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu (18/12/2019).

“Tersangka EC diduga kuat merupakan pelaku yang memperjual-belikan senjata api ilegal,” tegas Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi di Mapolresta Tangerang, Selasa (24/12/2019).

Menurut Kapolres, EC memperjual-belikan senjata api jenis makarov seharga Rp 11-13 juta. Informasi jual-beli itu akhirnya terendus aparat Polresta Tangerang Polda Banten yang langsung melakukan penyelidikan.

“Setelah mengumpulkan bahan keterangan, kami kemudian melakukan penangkapan,” terangnya.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 9 pucuk senjata api berbagai jenis. Diantaranya jenis makarov T16, T11, ecoll special 99, black gun 917 dan senjata api revolver yang juga masih dalam proses perakitan.

Baca Juga :  Wakapolda Sumsel Pastikan Kesiapan Personel dalam Menjaga Keamanan Jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

“Kami juga menemukan 1 pucuk air soft gun jenis kwc makarov,” ujar Kapolres.

Selain senjata api, pihaknya juga menemukan 8 unit selinder peluru revolver, 252 butir peluru tajam kaliber 9 milimeter, dan 39 peluru hampa kaliber 9 milimeter.

Atas perbuatannya, lanjut Kapolres, tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Baca Juga :  Wakapolda Sumsel Pastikan Kesiapan Personel dalam Menjaga Keamanan Jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

“Tersangka diduga telah membuat, menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai, menyimpan, dan menyembunyikan senjata api tanpa izin. Kasus ini menjadi atensi dan terus kami telusuri jejaring dan sindikatnya,” pungkas Kapolres.

Berita Terkait

5 Rekomendasi Model Rambut untuk Pria Berrahang Tegas, Nomor 1 Potongan Cepak
Tugas Utama AHY Setelah Dilantik Jokowi
Momen HPN 2024, PWI Tuban Sambangi Dewan Pers
Marissya Icha Lakukan Protes Karena Dapat Suara Sedikit
Pencabutan Subsidi BBM untuk Makan Siang, Ini Respon Gibran
Anggota KPPS Meninggal, KPU Beri Santunan 36 Juta dan Biaya Pemakaman
Suara Prabowo-Gibran di Quick Count Akan Sama dengan Real Count
Selesai Bertugas, Anggota KPPS Palangkaraya Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 08:53 WIB

5 Rekomendasi Model Rambut untuk Pria Berrahang Tegas, Nomor 1 Potongan Cepak

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:07 WIB

Tugas Utama AHY Setelah Dilantik Jokowi

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:28 WIB

Momen HPN 2024, PWI Tuban Sambangi Dewan Pers

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:47 WIB

Marissya Icha Lakukan Protes Karena Dapat Suara Sedikit

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:43 WIB

Pencabutan Subsidi BBM untuk Makan Siang, Ini Respon Gibran

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:38 WIB

Anggota KPPS Meninggal, KPU Beri Santunan 36 Juta dan Biaya Pemakaman

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:05 WIB

Suara Prabowo-Gibran di Quick Count Akan Sama dengan Real Count

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:00 WIB

Selesai Bertugas, Anggota KPPS Palangkaraya Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB