Selasa, 31 Desember 2019 - 11:16 WIB

Semen Indonesia Raih Penghargaan Dalam Ajang ASEAN Mineral Awards 2019

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan”) berhasil meraih juara Best Practice in Sustainable Mineral Development, kategori Mineral Mining–Non Metallic dalam ajang 2 nd ASEAN Mineral Awards (AMA) di Bangkok, Thailand, Jumat (13/12). Penghargaan diraih atas penerapan good mining practice dalam pengelolaan pertambangan di Pabrik Tuban, Jawa Timur.

AMA merupakan kompetisi regional yang diikuti oleh negara – negara anggota ASEAN dalam rangka mengkampanyekan pengelolaan tambang sektor mineral yang ramah lingkungan. Proses evaluasi AMA diawali dengan seleksi paper submission tentang best practice pengelolaan tambang di setiap negara.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia, Sigit Wahono menerangkan bahwa Semen Indonesia terpilih sebagai salah satu dari empat perusahaan Indonesia yang lolos seleksi tahap pertama. “Pada setiap kategori, tiga finalis diundang mengikuti Presentasi Akhir di hadapan dewan juri.

Alhamdulillah, Semen Indonesia berhasil meraih peringkat pertama dalam kategori perusahaan tambang non logam. Peringkat kedua dan ketiga diraih oleh perusahaan semen lain dari Filipina dan Thailand” jelas Sigit Wahono.

“Pada tahap pertama, tim Semen Indonesia memaparkan topik program CSR, pengelolaan lingkungan tambang dan K3 (kesehatan dan keselamatan kerja), serta praktik inovasi di Perseroan. Menurut juri, Perseroan telah memenuhi aspek manajemen lingkungan pertambangan, konservasi keanakeragaman hayati dan kontribusi terhadap pengembangan komunitas sekitar tambang. Selain itu, Perseroan juga menerapkan inovasi teknologi dan aplikasi, serta efisiensi sumber daya dan produktivitas khususnya dalam pengelolaan lingkungan pertambangan yang berkelanjutan” tambahnya.

Sigit Wahono menjelaskan bahwa praktik penambangan yang dilakukan di Pabrik Tuban menerapkan teknik single continuous bench dan block mining system untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan
keberadaan air bawah tanah. Proses penambangan juga dilakukan dengan metode zero run-off, dimana air tidak mengalir secara langsung, namun tertahan di lahan tambang dan terserap oleh tanah sehingga sangat ramah lingkungan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Semen Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan
operasional dan lingkungan tambang yang berkelanjutan. Perseroan berkomitmen menerapkan kaidah
industri hijau dalam setiap operasionalnya,” pungkas Sigit Wahono. (Rilis/jat)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

loading...
Baca Lainnya

Rizieq Shihab Harus Ikuti Protokol Kesehatan

Oleh : Zakaria Rizieq Shihab dikabarkan pernah dirawat di sebuah RS swasta di Bogor. Desas-desus...

1 Desember 2020, 00:58 WIB

Aksi Keji KKB Papua Jelang 1 Desember Melanggar HAM

Oleh : Sabby Kosay Terjadi lagi peristiwa berdarah yang membawa korban di Papua. Sebanyak 3...

1 Desember 2020, 00:38 WIB

SIG dan KAI Jalin Kerja Sama Optimalisasi Angkutan Semen

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Kereta...

30 November 2020, 19:33 WIB

UU Cipta Kerja Atasi Masalah Sektor Pertambangan

Oleh : Lisa Pamungkas Omnibus law UU Cipta Kerja tak hanya mengubah iklim ketenagakerjaan dan...

30 November 2020, 16:41 WIB

Bansos Terdampak Corona Berlanjut Hingga 2021

Oleh : Alfisyah Kumalasari Banyak masyarakat yang tertolong oleh bansos pemerintah, karena mendapatkan uang tunai...

30 November 2020, 14:26 WIB

UU Cipta Kerja Mendorong Kesejahteraan Rakyat

Oleh : Lisa Pamungkas Pemerintah berusaha membangkitkan kembali ekonomi Indonesia, dengan meresmikan UU Cipta Kerja....

29 November 2020, 17:21 WIB

loading...