Kemendagri Tunjuk Nur Ahmad Jadi Plt Bupati Sidoarjo

  • Whatsapp
Bupati Sidoarjo digelandang ke gedung KPK

Jakarta – Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) gerak cepat, setelah Bupati Sidoarjo Saiful Illah ditangkap KPK, dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkab Sidoarjo.

“Tugas kami secara administratif memberhentikan yang bersangkutan (Saiful), begitu KPK nanti menahan yang bersangkutan. Lalu kami langsung tunjuk Wakil Bupati Sidoarjo menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati,” ujar Akmal Direktur Jenderal Otonomi Daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

Muat Lebih

“Kami secara administratif akan menjaga agar jangan sampai pelaksanaan pemerintahan tak berjalan dengan baik,” kata dia.

Penunjukkan Plt ini, kata Akmal, berdasarkan Pasal 65 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Begitu kepala daerah berhalangan karena ditahan lalu wakil kepala daerah otomatis melaksanakan tugas dia. Kami hanya penegasan saja (dengan SK Kemendagri),” ujar Akmal.

Jadi, kata Akmal, Kemendagri menunggu pengumuman dari KPK. jika KPK menahan, langsung dinonaktifkan. Tandasnya

Diberitakan sebelumnya, KPK menangkap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dalam operasi tangkap tangan di Sidoarjo, Selasa (7/1/2020) kemarin. Operasi tangkap tangan kemarin merupakan operasi tangkap tangan pertama yang dilakukan KPK sejak UU Nomor 19 tahun 2019 tentang KPK berlaku pada 17 Oktober 2019. Diduga, penangkapan atas Saiful berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa.

Pos terkait