Wow, Polresta Tangerang Tangkap Dua Pengeroyok Siswa

- Editorial Staff

Jumat, 17 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten berhasil menangkap dua dari lima pelaku pengeroyokan menggunakan senjata tajam (sajam) pada pelajar di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Baku hantam tersebut melibatkan dua kubu sekolah yakni SMK Angkasa dengan SMK Nurul Hikmah, Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Akibat tawuran tersebut, Muhammad Rizki Ramadan harus meregang nyawa setelah terpisah dari rombongan dan menjadi sasaran amuk pelalu dari SMK Angkasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban dinyatakan meninggal dunia setelah menerima banyak luka bacok di sekujur tubuhnya.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan kalau jajarannya masih mengejar pelaku. “Dua sudah tertangkap, tiga lagi DPO (Daftar Pencarian Orang,” kata Ade Ary Syam Indradi, Jumat (17/1/2020).

Sementara itu, Kapolsek Pasar Kemis Kompol Bambang Supeno mengatakan, tawuran antar pelajar yang menggunakan sajam dipicu karena saling ejek di siaran langsung (live) di media sosial instagram. “Siswa SMK Angkasa live streaming di Instagram, karena terpicu oleh komentar saling ledek, cekcok lah di komentar,” ujar Bambang.

Tersulit emosi, keduanya janjian di Jalan Raya Pasar Kemis-Jatiuwung untuk menyelesaikan permasalahan menggunakan kekerasan.

Akibatnya, Muhammad Rizki Ramadan harus meregang nyawa karena tertinggal rombongan dan diamuk musuhnya. “Temannya bernama Chandra melihat korban dalam posisi terjatuh sedang dipukuli dan dibacok menggunakan celurit dan parang,” terang Bambang.

“Selanjutnya Chandra mendekati korban mencoba menolong korban sambil melempar botol ke arah musuhnya,” sambungnya.

Aksi heroik Chandra pun berhasil mengusir SMK Angkasa. Bersama teman korban yang lain, Aris mengantarkan korban ke klinik terdekat menggunakan sepeda motor.

Sesampainya di RS Hospital Metro Cikupa, nyawa Muhammad Rizki sudah tidak terselamatkan lagi. “Nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan
Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan
Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli
Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil
Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:53 WIB

Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:59 WIB

Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:35 WIB

Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:00 WIB

Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB