Jumat, 24 Januari 2020 - 10:15 WIB

Kekecewaan Nasabah BNI di Kota Padang

Padang, – Salah seorang ibu rumah tangga bernama Erma Juita di Kota Padang Sumbar menjadi salah satu nasabah BNI Cabang Padang sudah satu tahun sejak Januari 2019 kemarin.

Namun, ibu yang menyekolahkan 2 orang anaknya yang bekerja jualan sarapan pagi itu, merasa kecewa dan dirugikan akibat pemotongan saldonya, diduga tanpa seizinnya.

Malang nasib, saldo Erma Juita sudah dipotong sebesar Rp1.248.490 sejak Desember 2019 lalu.

Baca juga : Bank Nagari Bikin Masalah, Lihat Ini Reaksi DPRD Sumbar

“Pertama saldo saya dipotong Rp624.245 pada 12 Desember 2019 dan 12 Januari 2020 dipotong lagi Rp624.245,” kata Ibu Erma Juita dengan wajah sedih sembari melihat anaknya yang duduk disamping serta memperlihatkan bukti penarikan saldo tersebut, Rabu (22/1).

Ibu rumah tangga itu merasa heran, pemotongan saldo baru ia ketahui beberapa hari lalu, karena baru melihat pesan di ponsel nya.

“Saya heran setelah yang katanya asuransi BNI Pusat menelpon saya menawarkan asuransi, dia menanyakan nama, nomor telpon dan tanggal lahir, namun saya tidak pernah menyetujui asuransi itu. Satu bulan setelah itu saya cek pesan di HP saya, ternyata sebelum mereka menelpon saya, saldo saya telah dipotong beberapa hari sebelumnya,” ungkanya dengan kesal.

Dikatakan Erma Juita, pihak asuransi BNI menelpon pada akhir Desember 2019 sekitar jam jam 4 – 5  sore, serta besok paginya menelpon dengan nomor berbeda.

Baca juga : Soal Penyetoran Bunga, Kelalaian Petugas Bank Nagari ?

Dikatakan Erma Juita, ia telah melakukan komplain kepada BNI Cabang Padang, namun ia diarahkan kepada asuransi BNI Life.

“Mereka membantu saya mengkomplain terhadap asuransi itu pada Selasa 21 Januari 2020 kemarin, namun mereka (BNI) tidak bisa memastikan bisa atau tidak saldo yang dipotong itu dikembalikan. Mereka meminta waktu 7 hari, dan diperpanjang 40 hari kerja,” ujarnya.

Nasabah ini mengaku sangat kecewa terhadap pihak BNI.

“Saya merasa kecewa, tanpa saya memberi data sudah disadap oranglain. Saya khawatir bocor data ke pihak – pihak lain. Harapan ke BNI, agar menjamin kenyaman nasabah, jangan terulang, harapan uang saya dikembalikan,” katanya.

Baca juga : Polda Sumbar Tingkatkan Kemitraan dengan Media

Ia akui untuk mendapat uang berjumlah jutaan rupiah itu sangatlah susah, sebab pekerjaannya jualan sarapan pagi dan menanggung 2 orang anak yang saat ini masih tahap pendidikan.

Sementara itu, ketika dicoba konfirmasi kepada layanan asuransi BNI Life Pusat via telepon terkait persoalan itu, telepon tersambung, namun belum ada tanggapan.

Disampaikan kronologis itu, dan ditanyakan apakah asuransi BNI Life tidak memerlukan persetujuan dari nasabah dan bisa melakukan pemotongan langsung saldo nasabah ?

“Baik kami coba koordinasi terlebih dahulu,” kata layanan asuransi BNI Life itu.

Namun telepon yang tersambung terus menunggu hingga hampir 10 menit, tapi tidak ada tanggapan dan telepon terputus dengan sendirinya.

Hingga berita ini tayang, pihak asuransi BNI Life belum ada memberikan keterangan terkait persoalan itu.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

loading...
Baca Lainnya

Antisipasi Covid – 19, KUPP Kelas III Telukdalam Sarankan Agar Penumpang Kapal Dari Nisel Juga Dicek

Nias Selatan, Deliknews.com – Pengecekan kesehatan penumpang kapal yang berangkat dari Telukdalam Kabupaten Nias Selatan...

1 April 2020, 18:26 WIB

Ketika Polsek Cikupa Putus Mata Rantai Covid-19 di Bojong

TANGERANG – Polsek Cikupa Polresta Tangerang Polda Banten kembali melakukan penyemprotan disinfektan. Upaya tersebut dilakukan...

1 April 2020, 15:41 WIB

Pandemi Covid-19, Anggota Polsek Mauk Wajib Cek Suhu Tubuh

TANGERANG – Polsek Mauk Polresta Tangerang Polda Banten mewajibkan anggota yang akan bertugas, khususnya piket...

1 April 2020, 15:20 WIB

Antisipasi Kenaikan Harga Sembako, Bupati Nisel Keluarkan Surat Edaran

Nias Selatan, Deliknews.com – Untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikkan harga kebutuhan pokok dan atau barang...

1 April 2020, 13:27 WIB

Cara Polsek Kresek Hentikan Resepsi Nikahan

TANGERANG – Pak Udin, warga Kampung Tonjong RT. 012/004 Desa Rancailat, Kresek Kabupaten Tangerang nekat...

1 April 2020, 13:09 WIB

Tetap Bandel, Polsek Rajeg Bubarkan Tongkrongan Anak Muda

TANGERANG – Polsek Rajeg Polresta Tangerang Polda Banten membubarkan sekumpulan anak muda yang sedang nongkrong...

1 April 2020, 12:43 WIB

loading...