Sabtu, 25 Januari 2020 - 20:57 WIB

Mantul, Kunjungi Pasar Larangan Sidoarjo, Ini Kata Bambang Haryo

Sidoarjo – Calon Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono, sabtu siang (25/1) menyambangi Pasar Larangan, kecamatan Candi Sidoarjo.

Dalam kunjungannya itu, Bambang haryo mengatakan Pasar ini adalah pusat perdagangan dan ekonomi terbesar yang ada di kota, kabupaten Sidoarjo.

Yang dimana, kata dia, pasar ini dibutuhkan oleh masyarakat terutama ibu-ibu golongan menengah kebawah. Harusnya, kita punya satu target untuk ibu-ibu kelas menengah keatas.

Jadi ini, kita harapkan semuanya bisa membeli barang di pasar, tidak di Mall, karena seni dari ibu-ibu berbelanja itu adalah menawar.

Jadi, itulah yang harusnya bisa di fasilitasi dengan kondisi pasar yang layak. Kata Bambang Haryo, saat berkunjung ke Pasar Larangan.

Dia melanjutkan, saat berkunjung ke pasar ini, kondisi pasar larangan mulai dari depan hingga kedalam masih kurang layak dan kurang nyaman. Padahal, Yang diinginkan oleh ibu-ibu adalah satu kenyamanan.

Tidak hanya nyaman, kata dia, tapi masalah keamanan dan keselamatan publik, selama ibu-ibu itu berbelanja di pasar. Dan itupun, harus bisa dirasakan oleh pedagang-nya.

“Mestinya, sudah ada alat-alat pemadam kebakakaran, disini harus ada sprinkler, jadi apabila terjadi kebakaran baik pedagang dan pembeli sudah bisa mengatasi dirinya masing-masing”Katanya.

Disamping itu, menurut Bambang Haryo, pos pemadam kebakaran di eksternal, diluar daripada pasar ini, harus siap.

“Lah ini, saya melihat di pasar larangan tidak ada,jadi disamping pasarnya tidak nyaman yang dirasakan masyarakat adalah kotor, banjir, saat banjir juga muncul kecoak”Ungkap Anggota DPR-RI periode 2014-2019

Jadi ini, kata BHS panggilan akrab Bambang Haryo Soekartono, yang harus kita atasi, termasuk penjual yang ada di luar gedung pasar, yang mana penjual di luar pasar ini, mungkin akibat dari tidak adanya kenyamanan dengan kondisi pasar yang ada di dalam, sehingga mereka berjualan di luar.

Kemudian, tambah Bambang Haryo, di pasar larangan ini, belum memiliki satu standarisasi mulai timbangan tera dan pusat kesehatannya belum ada.

Maka itu, kata dia, jika menjadi Bupati di Sidoarjo, dirinya akan membenahi maksimal tata ruang daripada pasar yang ada di Sidoarjo sehingga dapat memberikan kenyamanan serta rasa aman dan keselamatan publik. Tutur Bambang

(gn)

Artikel ini telah dibaca 1230 kali

loading...
Baca Lainnya

Komunitas GESIT Akan Gelar Podcast Warganet Ajak Masyarakat Dukung Kebijakan Pemerintah Atasi Pandemi Covid-19

Penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menangani dan...

23 September 2020, 09:12 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan UMKM

Oleh : Zakaria Omnibus Law Cipta Kerja didesain oleh pemerintah, tidak hanya untuk pekerja tapi...

22 September 2020, 23:58 WIB

Kalangan Media dan Milenial Harus Aktif Dukung Penanganan Covid-19

Oleh : Rahmat Soleh Pemerintah saat ini sedang fokus menangani Covid-19 yang masih terus terjadi....

22 September 2020, 23:50 WIB

Masyarakat Menolak Konsep Usang KAMI

Oleh : Putu Raditya KAMI yang diprakarsai oleh Din Syamsudin dkk berjanji akan menyelamatkan Indonesia....

22 September 2020, 04:20 WIB

Mengutuk Kekejaman KKSB Papua

Oleh : Sabby Kossay Kelompok kriminal separatis bersenjata adalah kumpulan pemberontak yang terus meneror masyarakat...

21 September 2020, 20:53 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Bangkitkan Perekonomian Bangsa

Oleh : Alfisyah Dianasari Pembahasan RUU Cipta Kerja terus dipercepat. Publik pun meyakini bahwa Omnibus...

21 September 2020, 19:53 WIB

loading...