Melalui E-Planning Pemkab Nisel Tingkatkan Layanan Informasi Pembanguan

  • Whatsapp

Nias Selatan, Deliknews – Untuk meningkatkan layanan informasi pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) akan melaksanakan sistem e-Planning. Pokok-pokok pemikiran DPRD yang terkafer juga mudah terakses.

Hal ini disampaikan Kelapa BAPEDA Nias Selatan melalui Kabid Penelitian dan Pengembangan, Rahmat Lase dalam Rapat Kerja (Raker) DPRD Nias Selatan dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan stakeholder, Kamis (30/01/2020) di Aula Paroki Kepulauan Batu.

Rahmat Lase mengatakan, e-Planning diharapkan bisa maksimal pengerjaannya pada bulan Februari ini. Selama ini sedikit terkendala jaringan aplikasi, karena sistem kontraknya baru diperbaharui. E-Planning ini, juga terbuka bagi masyarakat umum untuk melihat seperti pokok-pokok pikiran dewan apa saja yang telah terkafer.

Jika belum tertampung, maka akan diberikan keterangan apakah anggaran di OPD mampu atau tidak. Sehingga pokok-pokok pemikiran itu akan dituangkan kembali melalui aplikasi DAK yang diberikan oleh Pemerintah pusat, jekasnya.

Dia menyarankan, agar DPRD terus konsultasi kepada BAPPEDA dan OPD terkait kapan aplikasi DAK tahun ini terbuka. Sebelum aplikasi dibuka, kesempatan bagi DPRD untuk menghubungi dan mendampingi kepala OPD dalam memasukkan pokok-pokok pikirannya yang belum tertampung.

“Silahkan ditanya usulan apa saja yang bisa dikafer oleh Pemerintah pusat dan Pemerintah provinsi”, pungkasnya.

DPRD Nisel Elisati Halawa ST, mengapresiasi dan berterimakasih atas paparan dari BAPPEDA, karena sangat dibutuhkan dalam melaksanakan rancangan kegiatan kerja DPRD. Raker ini sangat penting bagi anggota DPRD untuk menentukan langkah dalam membangun Nisel satu tahun kedepan, ujarnya.

Semua kegiatan DPRD, nanti dasar-dasarnya adalah hasil dari Raker ini terkait keputusan bersama tentang rancangan kegiatan DPRD dalam satu tahun. Surat pemberian tugas (SPT) yang akan dikeluarkan didasari oleh rencana kerja yang disusun per awal tahun. jadi tidak ada pemberian SPT yang secara tiba-tiba, tandasnya.

Elisati Halawa, ST mengatakan, sistem e-Planning sangat menarik. Melalui e-Planning DPRD mudah mengakses apakah pokok-pokok pikirannya itu sudah masuk atau belum. karena jika secara manual bisa tercecer dimana-mana, pungkasnya. (Sabar Duha)

Pos terkait

loading...