Rabu, 5 Februari 2020 - 23:18 WIB

Pemerintah Menjamin PON XX di Papua Berlangsung Kondusif

Oleh : Abner Wanggai

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) ke XVI di Papua akan dihadiri sejumlah kepala negara dan duta besar. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan sejak 20 Oktober hingga 2 November 2020.

Untuk memastikan keamanan acara dan tamu undangan yang hadir, sejumlah persiapan telah dilakukan, termasuk memetakan potensi kerawanan di wilayah Papua. Hal itu ditempuh guna memastikan bahwa pesta olah raga nasional tersebut akan berjalan dengan aman dan kondusif.

Pemerintah terus mempersiapkan kelancaran PON XX di Papua, tidak terkecuali dari aspek keamanan. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan mengatakan selain melakukan pemetaan ancaman, BIN telah melakukan operasi pencegahan dengan memotong segala bentuk potensi yang dapat menganggu keamanan selama penyelenggaraan PON XX di Papua.

Kegiatan deteksi dan potensi kerawanan lainnya terus dilakukan oleh BIN sebagai bagian dari operasi gabungan dalam rangka pencegahan agar tidak menjadi gangguan yang nyata. Operasi gabungan tersebut merupakan kerjasama antara BIN dengan TNI-Polri untuk menjaga keamanan Papua jelang PON dan Peparnas yang dilakukan dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup.

Menurut Kepala BIN, hingga dengan saat ini dan prediksi ke depan keamanan bisa kita jaga dan tentu ada pola-pola sistem pengamanan baik itu terbuka-tertutup, termasuk waskita yang kita lakukan karena ada kunjungan kehadiran dari beberapa kepala negara khususnya di negara-negara Asia-Pasifik.

Di sisi lain, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan TNI akan mempertebal pengamanan empat venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua. TNI juga siap menjamin keamanan demi suksesnya PON 2020 dengan menambah jumlah pasukan di beberapa tempat terutama di empat venue yakni di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke sebagai lokasi penyelenggaraan acara.

Dalam rapat pimpinan, TNI-Polri dan Bin akan mematangkan rencana kesiapan pengamanan jelang pelaksanaan PON 2020 di Papua. TNI bersama dengan Polri dan BIN yakin pelaksanaan PON dapat berjalan dengan baik tanpa suatu hambatan apapun.

TNI juga akan melakukan antisipasi apabila terjadi hujan lebat yang mengakibatkan banjir, tanah longsor dan termasuk potensi kemarau panjang seperti BMKG. Oleh karena itu TNI telah mempersiapkan dengan melakukan penguatan kepada Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) agar lebih maksimal dalam melaksanakan tugas di dua trouble spot sesuai dengan ketentuan alutsista yang TNI miliki bekerja sama dengan BNPB.

Kegiatan pengamanan tersebut telah mendapatkan dukungan dari DPR. Ketua DPR Puan Maharani mengatakan DPR mendukung BIN dan TNI-Polri untuk menjaga keamanan Papua saat PON dan Peparnas digelar. DPR mendukung seluruh langkah-langkah yang dilakukan BIN dan TNI-Polri untuk menjamin keamanan di provinsi papua khususnya di kabupaten/kota yang menjadi penyelenggara acara.

Menurut Ketua DPR, PON dan Pepernas 2020 di Papua merupakan langkah strategis untuk menjaga NKRI. Melalui ajang kompetisi olahraga, DPR berkomitmen menyeimbangkan antara Indonesia timur dan barat. Acara tersebut bukan sekadar sukses prestasi olahraga tapi bagaimana kemudian penyatuan atau penyeimbangan antara wilayah barat dan timur ini nantinya bisa segera terwujud untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di yogyakarta

Artikel ini telah dibaca 60 kali

loading...
Baca Lainnya

Mengapresiasi Pemerintah Susun Rencana Vaksinasi Covid-19

Oleh : Edi Jatmiko Pemerintah sedang menyusun skema vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Masyarakat pun mengapresiasi...

30 September 2020, 23:19 WIB

Program Pemulihan Ekonomi Nasional Terus Dilaksanakan

Oleh : Aditya Akbar Pemerintah terus berusaha memulihkan sektor perekonomian, meskipun saat ini fokus untuk...

30 September 2020, 22:55 WIB

RUU Cipta Kerja Menambah Kesejahteraan Pekerja Kontrak

Oleh : Rita Efendi Pemerintah telah menginisiasi RUU Cipta Kerja melalui konsep Omnibus Law. Peraturan...

30 September 2020, 22:05 WIB

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Untungkan Pekerja dengan Pengaturan Upah Minimum yang Layak

Oleh : Ade Kurniawan Para pekerja deg-degan menunggu peresmian omnibus law RUU Cipta Kerja, karena...

30 September 2020, 05:35 WIB

Masyarakat Harus Disiplin Laksanakan 3 M

Oleh : Zulfikar Penambahan pasien Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk...

30 September 2020, 05:23 WIB

Waspada Manuver KAMI Politisasi Isu PKI

Oleh : Edi Jatmiko Jelang peringatan peristiwa gerakan 30 september, selalu ada isu kebangkitan PKI...

30 September 2020, 05:17 WIB

loading...