Asmadi Mendaftar Bakal Calon Wakil Bupati Pasaman ke Partai Golkar

  • Whatsapp
Asmadi didampangi sejumlah tokoh masyarakat mendaftar ke DPD Partai Golkar Pasaman sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Pasaman.

Pasaman, – H. Asmadi, S.Pd., M.Si menyatakan sikap siap mengabdi memimpin Kabupaten Pasaman untuk lebih baik sesuai kehendak bersama masyarakat Pasaman.

Hal ini ia sampaikan usai melakukan pendaftaran sebagai Bakal Calon (Balon) Wakil Bupati (Wabup) Pasaman periode 2021-2024 ke DPD Partai Golkar Pasaman di Lubuk Sikaping, Jum’at (7/2) sore.

“Ya kita telah mendaftar ke DPD Partai Golkar Pasaman untuk mengikuti penjaringan sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Pasaman,” ujar Asmadi.

Baca juga : Pemindahan Ibu Kota Negara Mewujudkan Budaya Kerja Baru

Disampaikan Asmadi, ia menyatakan sikap untuk mengabdi memimpin Kabupaten Pasaman berangkat dari panggilan jiwa dan dorongan masyarakat.

“Ini berawal dari panggilan jiwa untuk memimpin tanah kelahiran kita. Selagi ada kesempatan dan dorongan masyarakat, kita siap menjalankan amanah nantinya bila diberi kepercayaan,” ungkapnya.

Menurut Asmadi yang merupakan mantan guru SMP dan Kasat Pol PP di Pasaman, masyarakat Pasaman berjiwa demokrasi tinggi dan cerdas dalam menentukan pilihan. Jadi, meski banyak putra terbaik daerah yang mencalonkan diri tidak menjadi masalah.

“Banyak putra – putra terbaik Kabupaten Pasaman mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati, pertanda tokoh – tokoh hebat banyak di Pasaman. Kita serahkan kepada masyarakat siapa yang terbaik menurut mereka,” jawab Asmadi ketika ditanya soal itu.

Pendangan Asmadi untuk kemajuan Kabupaten Pasaman, pemerintah mesti mengolah potensi yang ada seperti pertanian, perkebunan dan perikanan.

“Kita mesti memperhatikan potensi strategis yang dimiliki di Pasaman, seperti pertanian perkebunan dan perikanan. Kita carikan sulusi sehingga petani terlayani dan terbina, penghasilan dan pendapatan mereka bertambah serta meningkat,” cetusnya.

Disamping itu kata Asmadi, Pasaman sebagai daerah yang memiliki generasi – generasi yang cerdas, namun rendah penghasilan, sehingga banyak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan. Hal itu sangat perlu dicarikan solusi dan difasilitasi.

“Kita juga akan perhatikan generasi – generasi emas Kabupaten Pasaman. Tentunya dengan bersama – sama,” kata Asmadi mengakhiri.

Pos terkait

loading...