Berjalan Transfaran, Peserta Apresiasi Kinerja KPU Asahan Dalam Proses Tes Wawancara PPK

- Editorial Staff

Sabtu, 8 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisaran – KPU Kabupaten Asahan mulai melakukan tes wawancara kepada para calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan 2020, Sabtu (08/02/2020).

Tes wawancara dilaksanakan di Kantor KPU setempat, dan berlangsung selama 3 hari hingga Senin 10 Februari 2020.

Ketua KPU Kabupaten Asahan Hidahat SP mengatakan tes wawancara merupakan salah satu tahapan dalam rekrutmen anggota PPK, setelah sebelumnya para peserta juga sudah dinyatakan lolos pada ujian tertulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, hari ini kami mulai melaksanakan tes wawancara kepada calon anggota PPK untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan mendatang,” ucap Hidayat.

Untuk jumlah calon PPK yang ikut tes wawancara kata Hidayat ada 250 orang. Masing-masing 10 orang per kecamatan.

Hidayat menjelaskan, untuk jadwal tes berlangsung 3 hari. hari ini, ada delapan kecamatan yakni Pulo Bandring, Aek Ledong, Air Joman, Aek Kuasan, Bandar Pulau, Tanjung Balai, Simpang Empat dan Silau Laut.

Minggu besok, kecamatan Meranti, Kisaran Timur, Rawang Panca Arga, Sei Kepayang, Sei Kepayang Timur, Tinggi Raja, Sei Kepayang Barat dan Buntu Pane.

Untuk Senin tersisa 9 Kecamatan yakni Sei Dadap, Rahuning, Air Batu, Pulau Rakyat, Aek Songsongan, Setia Janji, BP Mandoge, Teluk Dalam, dan Kisaran Barat.

Lebih lanjut ia menuturkan wawancara ini dilakukan langsung oleh komisioner KPU Kabupaten Asahan, dengan membagi dua panel dalam satu hari pelaksanaan.

“Untuk pengumuman hasilnya akan kami beritahukan lewat papan informasi di kantor maupun website resmi KPU Asahan nanti,” tuturnya.

Sementara itu, Adi Sujono, salah satu peserta Calon PPK dari Kecamatan Pulo Bandring mengatakan, bahwa pelaksanaan tes wawancara berjalan dengan adil dan transparan. Pasalnya, KPU merekam keseluruhan proses tes wawancara.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja KPU Asahan, karena proses rekrutmen telah dilakukan secara transparan dan profesional,”kata mantan anggota Panwascam Pulo Bandring pada Pileg 2019 saat ditemui di kantor KPU Asahan usai menjalani tes wawancara.

Hal yang sama diutarakan Supriadi,peserta calon PPK yang lain. Saat menghadiri tes wawancara di kantor KPU Asahan, Supriadi menyebut, proses rekrutmen calon anggota PPK untuk Pilkada tahun 2020 sudah sesuai mekanisme yang berlaku.

“Seleksinya dilakukan sangat terbuka. Informasi untuk setiap tahapannya sangat mudah untuk kita akses,” ujar Supriadi.

Masih menurut Supriadi, pelaksanaan tes tertulis bagi para calon anggota PPK juga telah dilakukan sesuai dengan regulasi yang ada.

Mulai informasi untuk setiap tahapannya sangat mudah diakses lewat media sosial KPU Asahan, maupun website resmi KPU. Proses seleksinya juga ketat dan transparan.

“Untuk tes wawancara calon PPK itu tim pengujinya komisioner KPU Asahan dengan dibagi 2 panel, dan seluruh proses wawancara direkam KPU,”ujarnya sembari mengatakan terkait dengan materi tes wawancara tadi meliputi materi pengetahuan umum, pengetahuan kepemiluan, dan teknis kepemiluan.

Adapun untuk Kabupaten Asahan sendiri dibutuhkan sebanyak 125 orang yang nantinya dibagi ke 25 Kecamatan. Artinya, satu kecamatan akan ada lima personel PPK bertugas dan diharapkan agar PPK yang terbentuk benar-benar berintegritas, profesional, jujur dan mandiri.

Berita Terkait

Mendukung Program Vaksinasi Gotong Royong
Aspirasi Warga Dukung KPUD Malaka Membuka Kotak Suara Sebagai Alat Bukti di MK
KPUD Malaka Jadi Penyelenggara Pilkada 2020 Super Tegas
KPUD Malaka Membuka Kotak Suara Untuk Mengambil Dokumen Pembuktian ke MK
KPU Malaka Sudah Sesuai Tahapan Pilkada Untuk Penetapan DPT
KPU Malaka Menjelaskan Kenapa saat Diterbitkan Daftar Pemilih Sementara Tidak Ada Keberatan ?
KPU Bartim Menggelar Rapat Kerja Persiapan Perselisihan Hasil Pilgub Kalteng di Tingkat Kabupaten
Polda NTT Diduga Tidak Serius Menangani Kasus Pengeroyok Wartawan

Berita Terkait

Sabtu, 10 April 2021 - 11:59 WIB

Mendukung Program Vaksinasi Gotong Royong

Sabtu, 23 Januari 2021 - 17:25 WIB

Aspirasi Warga Dukung KPUD Malaka Membuka Kotak Suara Sebagai Alat Bukti di MK

Jumat, 22 Januari 2021 - 22:34 WIB

KPUD Malaka Jadi Penyelenggara Pilkada 2020 Super Tegas

Jumat, 22 Januari 2021 - 15:18 WIB

KPUD Malaka Membuka Kotak Suara Untuk Mengambil Dokumen Pembuktian ke MK

Senin, 18 Januari 2021 - 23:43 WIB

KPU Malaka Sudah Sesuai Tahapan Pilkada Untuk Penetapan DPT

Senin, 18 Januari 2021 - 13:05 WIB

KPU Malaka Menjelaskan Kenapa saat Diterbitkan Daftar Pemilih Sementara Tidak Ada Keberatan ?

Minggu, 27 Desember 2020 - 20:27 WIB

KPU Bartim Menggelar Rapat Kerja Persiapan Perselisihan Hasil Pilgub Kalteng di Tingkat Kabupaten

Kamis, 17 Desember 2020 - 20:00 WIB

Polda NTT Diduga Tidak Serius Menangani Kasus Pengeroyok Wartawan

Berita Terbaru