Selasa, 11 Februari 2020 - 20:41 WIB

Bambang Haryo, saat menyambangi kawasan desa Banjarasri, Tanggulangin Sidoarjo

Bambang Haryo, saat menyambangi kawasan desa Banjarasri, Tanggulangin Sidoarjo

Respon Cepat, Cabup Sidoarjo Bambang Haryo Turun Tangani Banjir

Sidoarjo – Banjir di wilayah Kedungbanteng dan Banjarasri, kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo tak kunjung surut. Nyaris, sebulan lebih air setinggi lutut orang dewasa itu menggenangi rumah warga dan kawasan sekolah.

Dua sekolah terdampak yakni SDN Banjarasri dan SMPN 2 Tanggulangin di kedungbanteng. Aktivitas sekolah pun menjadi terganggu.

Kondisi itu mengundang reaksi Calon Bupati Sidoarjo, Ir.H.Bambang Haryo Soekartono. Selasa siang (11/2), politisi Partai Gerindra itu menggerakkan puluhan relawannya untuk bergerak menyelesaikan banjir di dua wilayah terdampak.

“Kami minta semua terlibat untuk mengatasi masalah banjir langganan yang terjadi sekitar 2 tahun terakhir ini. Tim kami (BHS) siap terjun membersihkan sungai bersama warga. Banjir ini harus segera surut,” terang Bambang Haryo Soekartono (BHS) Selasa (11/2).

Dihadapan warga dan Sekdes Banjarasri, Saiful Bahri, BHS sapaan akrab Bambang Haryo ini juga meminta bantuan Pusat Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (PPLS) untuk terlibat dalam penanganan banjir itu. Yakni dengan mengajak PT Minarak Brantas Gas menangani masalah banjir itu.

Selain juga meminta bantuan Balai Besar dan Dinas PU Propinsi Jatim untuk mengajak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo untuk segera menurunkan pompa air serta menormalisasi sungai di sekitar dua desa yang memicu banjir itu.

“Saya sudah minta bantuan PPLS menghubungi Minarak Brantas Gas bisa menangani banjir dalam waktu cepat. Entah itu dengan bantuan mesin pompa atau lainnya. Tim kami pun siap bersih-bersih sungai. Kami pun minta Kepala PU Propinsi Jatim mendesak Kepala Dinas PU Sidoarjo segera menyelesaikan masalah pengerukan sungai dan menormalisasi sungai,” pintahnya.

Bagi politisi Gerindra ini, dengan menormalisasi Sungai Banjarasri, Kedungbanteng, Putat dan Sungai Ngaban maka air bisa ditampung di sungai. Apalagi, normalisasi dikeruk dengan kedalaman tertentu agar bisa menampung air hujan.

“Sekarang kami minta pompa segera didrop. Jangan sampai telat karena banjir dua minggu menyebabkan lingkungan padat penduduk tidak sehat,” tegasnya.

Sementara untuk penanganan masalah banjir di SDN Banjarasri dan SMPN 2 Tanggulangin, harus ditinggikan dengan cara ditambah urukan Sirtu misalnya 20 truk. Kemudian halaman sekolah dipaving. Hal ini agar landasannya lebih tinggi.

“Kami yakin penanganan melibatkan PPLS, Minarak Brantas Gas, Dinas PU dan dibantu warga bersama tim kami banjir ini bisa diselesaikan. Seperti banjir di Jabon beberapa tahun lalu sekarang sudah tak ada banjir lagi,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 1148 kali

loading...
Baca Lainnya

Otsus Jilid 2 Dorong Kemajuan Milenial Papua

Oleh : Sabby Kossay Otonomi khusus jilid 2 didukung penuh oleh mahasiswa dan pemuda Papua,...

21 September 2020, 14:28 WIB

RUU Cipta Kerja Jadi Penyelamat Ekonomi

Oleh : Edi Jatmiko Pandemi covid-19 menghantam perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Agar tak terjadi krisis,...

21 September 2020, 00:51 WIB

Bahaya Covid-19 masih Mengintai, Perketat Protokol Kesehatan

Oleh : Reza Pahlevi Pandemi Covid-19 belum berakhir meski sebelumnya Indonesia sempat mengalami pelandaian kasus....

21 September 2020, 00:37 WIB

Ikatan Keluarga Santri Depok (IKSD) Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Depok 1

Enam rumah permanen terbakar di Jalan Jambu VII, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, pada...

20 September 2020, 18:48 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Memberikan Kemudahan Peluang Usaha

Oleh : Intan Prameswari Makin banyak orang yang ingin membuka bisnis baru, namun sayangnya tebentur...

19 September 2020, 23:32 WIB

Strategi ‘Rem dan Gas’ Seimbangkan Fokus Kesehatan dan Ekonomi di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Oleh: Muhammad Sidiq (Ketua Gerakan Literasi Terbit Regional Kota Bandung) Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan...

19 September 2020, 22:44 WIB

loading...