Rabu, 12 Februari 2020 - 19:15 WIB

Top, Polsek Tigaraksa Amankan Unras Karyawan PT Hari Mau Indah

TANGERANG – Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang Polda Banten melakukan pengamanan aksi unjuk rasa (unras) karyawan dan karyawati PT Hari Mau Indah di Jl. Raya Serang KM. 22 Desa Pasirbolang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang.

Unras diikuti sekitar 200 massa yang sudah berkumpul sejak pukul 06.30 wib. Mereka menuntut pembayaran sisa upah yang belum di bayar periode bulan Desember 2019 dan Januari 2020.

Lebih dari itu, pengunjuk rasa juga meminta agar perusahaan membayarkan iuran BPJS Kesehatan yang menunggak.

Pada pukul 09.40 Wib berlangsung perundingan antara 5 orang perwakilan karyawan PT Hari Mau Indah yang dipimpin  Ketua PUK Samsudin didampingi pengurus DPC Gartek SBSI dengan pihak managemen yang diwakili Kuasa Hukum Perusahaan, Qurais.

Dari perundingan tersebut pihak perusahaan menyepakati beberapa poin antara lain, perusahaan akan memberikan upah tertunda sebesar Rp 500 ribu pada 11 Februari 2020, apabila hari ini karyawan bekerja.

Di tanggal 17 Februari akan dibayarkan upah untuk Januari- Februari sebanyak 30% dipotong Rp 500 ribu yang telah dibayarkan pada tanggal 11 Februari 2020.

Selanjutnya perusahaan akan membayarkan upah tertunda pada periode Mei-Juni 2020 dicicil Rp 300 ribu per bulan. Sementara untuk normalisasi upah dibayarkan full mulai bulan Februari dan Maret 2020.

Kapolsek Tigaraksa Kompol David Candra Babega yang hadir dalam pengamanan unras tersebut kepada wartawan mengatakan, pihaknya hadir dalam aksi unras sebatas untuk pengamanan.

“Keberadaan kami disini sebagai aparat pengamanan tujuannya untuk menjaga keamanan, kita tidak membela dan tidak berpihak kepada siapapun,” terang Kapolsek.

“Hal ini sesuai dengan arahan dan harapan Kapolresta Tangerang Kombes Pol H. Ade Ary Syam Indradi,” imbuhnya.

Mengenai permasalahan di perusahaaan, Kapolsek menghimbau untuk disikapi bersama antara kedua belah pihak. “Tentunya harus disikapi bersama, kita berharap agar dapat sejahtera baik bagi perusahaan ataupun karyawan,” paparnya.

“Silahkan selesaikan secara musyawarah dan perusahaan harus mengambil sikap. Kemarin dari Disnaker sudah datang dan akan mengambil penilaian terhadap perusahaan. Silahkan laksanakan aksi, tetap berpikir jernih dan jaga situasi yang kondusif,” tutupnya.

 

Artikel ini telah dibaca 19984 kali

loading...
Baca Lainnya

Aksi Literasi Media Dukung Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19

Oleh : Gracia Gunawan Keberhasilan program pemerintah dalam menangani corona tergantung pada sikap masyarakat. Sayangnya...

5 Desember 2020, 17:01 WIB

Rizieq Shihab Wajib Penuhi Panggilan Polisi

Oleh : Firza Ahmad Sudah 2 kali Rizieq Shihab mangkir dari panggilan polisi, dengan alasan...

5 Desember 2020, 14:34 WIB

Vaksinasi dan Disiplin Protokol Solusi Cegah Penyebaran Corona

Oleh: Putu Prawira Vaksinasi nasional adalah harapan baru untuk mengakhiri pandemi Covid-19. Pemberian imunisasi wajib...

5 Desember 2020, 04:37 WIB

UU Cipta Kerja Memperbaiki Iklim Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus

Oleh : Alfisyah Dianasari Omnibus law UU Cipta Kerja begitu dahsyat sehingga digadang-gadang akan mengubah...

4 Desember 2020, 23:14 WIB

Deklarasi Papua Merdeka Benny Wenda Tidak Diakui

Oleh : Sabby Kosay Benny Wenda menjadi sorotan karena tiba-tiba mendeklarasikan negara Papua Barat dan...

4 Desember 2020, 22:22 WIB

Pembubaran Lembaga Nonstruktural Demi Penyederhanaan Birokrasi

Oleh : Zakaria Masyarakat kembali dikejutkan dengan langkah Presiden Jokowi yang membubarkan 10 lembaga negara....

4 Desember 2020, 22:13 WIB

loading...