Sabtu, 15 Februari 2020 - 08:01 WIB

Nasabah Minta Keterbukaan BNI Terhadap Saldo yang Terpotong

Sumbar, – Banyak Nasabah BNI ingin mengetahui permasalahan terpotongnya saldo salah satu nasabah BNI di Kota Padang atas nama Erma Juita beberapa waktu lalu.

Diketahui, saldo Erma Juita dipotong oleh pihak BNI diduga tanpa persetujuan oleh nasabah bersangkutan.

Dikatakan Erma Juita, ia pernah dihubungi PT BNI Life Insurance (BNI Life) Pusat via telepon dengan menanyakan data dan menawarkan asuransi kesehatan. Bahkan, ia ada dihubungi diluar jam kerja dengan nomor yang berbeda Рbeda, namun ia tidak pernah menyetujui.

Anehnya sebut Erma Juita, sebelum ditelepon, saldonya sudah dipotong lebih dulu, dan setelah menerima telepon dipotong kembali. Pemotongan terjadi sebanyak dua kali pada Desember 2019 dan Januari 2020 dengan nilai keseluruhan sebesar Rp1.248.490.

BNI Life merupakan anak dari
PT Bank Negara Indonesia (Persero), perusahaan asuransi yang menyediakan berbagai produk asuransi seperti Asuransi Kehidupan (Jiwa), Kesehatan, Pendidikan, Investasi, Pensiun dan Syariah.

Terkait persoalan itu, BNI Life Cabang Kota Padang telah menemui langsung Erma Juita dan meminta maaf serta telah mengembalikan saldo yang terpotong tersebut pada 27 Januari 2020 kemarin.

Saat kedatangan pihak BNI Life dikediamannya, dikatakan Erma Juita ia sempat menyampaikan rasa kekecewaan terhadap BNI dan kekhawatiran data rekening bocor kepada pihak lain.

Ibu Erma Juita menyampaikan bahwa sebelum pengembalian saldo itu, ia disuruh oleh BNI Life Cabang Padang untuk menandatangani pernyataan bahwa tidak akan menuntut dan menghentikan pemberitaan.

Ia merasa heran, kenapa ada dalam surat pernyataan menghentikan pemberitaan, sementara dirinya bukan wartawan yang membuat berita, namun hanya nasabah yang diwawancarai wartawan sehingga terbit berita terkait persoalan tersebut.

Baca berita terkait : Kekecewaan Nasabah BNI di Kota Padang

Saldo Nasabah BNI Dipotong, OJK: Lakukan Pengaduan

Soal Berita Kekecewaan Nasabah, Ini Tanggapan BNI Life

BNI Life Minta Maaf, Ini Kata Nasabah

Menyikapi permasalahan itu, Icuk RZ yang merupakan salah seorang nasabah BNI mengkhawatirkan kejadian yang dialami oleh ibu Erma Juita, yang diduga tanpa persetujuan dari nasabah itu sendiri, saldo sudah terpotong.

Menurut Icuk RZ, hal ini dapat membuat keraguan bagi nasabah – nasabah BNI dan akan mengurangi kepercayaan kepada BNI, sebab, tidak tertutup kemungkinan kejadian seperti itu akan dialami nasabah BNI yang lain.

“Pihak BNI diharapkan menanggapi dengan serius dan menyampaikan penyebab masalah terpotongnya saldo nasabah, yang diduga tanpa seizin nasabah tersebut”, tegasnya.

Untuk menjawab kekhawatiran nasabah BNI itu, wartawan Deliknews.com telah mencoba konfirmasi kepada Kepala BNI Life Cabang Padang Ferdian.

Dipertanyakan, syarat yang harus dipenuhi nasabah BNI untuk bisa bergabung dengan BNI Life, kenapa saldo nasabah BNI atas nama Erma Juita bisa dipotong diduga tanpa izin yang bersangkutan, sudah berapa kali terjadi pemotongan saldo nasabah BNI oleh BNI Life tanpa persetujuan nasabah.

Menjawab itu, Ferdian tidak bisa memberikan tanggapan. “Klo masalah bu erma juita sdh selesai dan sy tdk ada wewenang memberikan statement”, katanya via WA kepada Deliknews.com, Rabu (12/2).

Kemudian dipertanyakan, bagaimana tanggapannya selaku kepala BNI Life Cabang Padang, soal kecemasan ibu Erma Juita yang menyampaikan kekhawatiran datanya bocor, siapa yang memotong saldo Erma Juita, (apakah BNI Life Pusat atau BNI Life Cabang Padang) dan sebelum saldo dikembalikan kenapa harus menandatangani pernyataan  tidak akan menuntut dan menghentikan pemberitaan.

“Jika ingin menanyakan perihal masalah ibu erma juita. Saya akan berikan kontaknya dari BNI Life yang berhak menjawab pertanyaan pak darlin,” ujarnya.

Ferdian mengirimkan kontak ibu Frisca bagian Corporate Communication BNI Life Pusat, namun ketika Frisca dihubungi via telepon tidak menjawab dan dikonfirmasi via WA tidak membalas, hingga berita ini ditayangkan.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 126 kali

loading...
Baca Lainnya

Pernah Jadi Danki Brimob Galus, Ini Sosok Kapolres Carlie

Gayo Lues-Pergantian Kepemimpinan ditubuh Polri merupakan hal yang biasa, dalam menunjang pelaksanaan tugas serta mengayomi...

9 Juli 2020, 16:45 WIB

BaraJP Gayo Lues Minta Dugaan Korupsi DSI dan Dugaan Kasus lainnya yang Ditangani Tipikor Polres Galus Dituntaskan

Deliknews-(Gayo Lues)-Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden(BaraJP) Norman Sembiring meminta semua kasus dugaan korupsi yang dilidik...

9 Juli 2020, 16:14 WIB

Dua Pesantren Jadi Sasaran Penyemprotan Disenfiktan

Satbrimob Polda Aceh, Kamis(09/07/2020) Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh yang dipimpin oleh...

9 Juli 2020, 16:04 WIB

6.961 Personel Polda Sumbar Siap Amankan Pilkada Serentak

Padang, – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid humas) Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto,...

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto

8 Juli 2020, 22:11 WIB

Aksi Cepat Polsek Sikakap Tangkap Pelaku Pencabulan

Kepulauan Mentawai, – Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH sepertinya benar – benar membuktikan apa...

8 Juli 2020, 07:10 WIB

Warga Pasaman Temukan Peluru Meriam Diduga Sisa Perang Paderi

Pasaman, – Warga Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman menemukan Peluru Meriam diduga sisa-sisa Perang Paderi yang...

 Penemuan Peluru Meriam diduga peninggalan pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol, pada Perang Paderi melawan Penjajah Belanda, pada 1803-1838, Selasa (07/7/20).

7 Juli 2020, 23:30 WIB

loading...