Sabtu, 15 Februari 2020 - 20:17 WIB

Tim Bambang Haryo Peduli menggelar kegiatan fogging di desa Kedungbanteng dan desa Banjarasri, Tanggulangin, Sidoarjo, Sabtu (15/2)

Tim Bambang Haryo Peduli menggelar kegiatan fogging di desa Kedungbanteng dan desa Banjarasri, Tanggulangin, Sidoarjo, Sabtu (15/2)

Ratusan Warga Dua Desa Sidoarjo terserang Penyakit, Bambang Haryo Gerak Cepat Lakukan Ini

Sidoarjo – Sudah sebulan lebih, banjir akibat luapan sungai, melanda desa kedungbanteng dan desa Banjarasri, kecamatan Tanggulangin. Parahnya, banjir itu juga berdampak pada aktivitas sekolah yakni SDN Banjarasri dan SMP N 2 Tanggulangin.

Banjir yang masih menggenangi dua desa ini, mengundang keprihatinan Calon Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono. Politikus Partai Gerindra itu, menerjunkan tim untuk melakukan fogging di rumah warga dan sekolah.

Pasalnya, data dari dinas kesehatan Pemkab Sidoarjo menyebutkan, sedikitnya 278 warga di kedungbanteng dan Banjarasri terserang penyakit gatal-gatal, serta demam dan kini sedang rawat jalan, didominasi anak-anak dan ibu-ibu.

Andrie, Salah satu tim Bambang Haryo peduli mengungkapkan, kegiatan foging yang dilakukan ini diapresiasi warga. Bahkan, warga juga ikut terlibat langsung dengan menunjukkan titik yang mesti di fogging.

“Ya, masyarakat sangat antusias. Pada fogging hari ini, tim bhs peduli fokus pada rumah warga dan sekolah, karena itu lokasi vital”Tuturnya, Sabtu (15/2) di lokasi.

Dia melanjutkan, kegiatan bhakti sosial akan dilakukan di lokasi yang sama pada 23 februari mendatang, yang mana tim akan fokus pada pembersihan sampah yang tersumbat di aliran sungai. Katanya.

Ditempat yang sama, Sektretaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Suwono, yang ikut melakukan aksi foging itu menyebutkan kegiatan ini dilakukan lantaran adanya keprihatinan, dan ini sudah menjadi tanggung jawab bersama.

“Rumah-rumah warga, dan titik genangan air yang tersumbat menjadi fokus utama dalam pelaksanaan foging ini, harapannya agar jentik nyamuk yang akan berkembang menjadi penyakit demam berdarah bisa dihentikan dengan fogging ini”Tutur dia.

Artikel ini telah dibaca 1020 kali

loading...
Baca Lainnya

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan Para Pencari Kerja

Oleh : Adiarso Wibowo Peresmian omnibus law Cipta Kerja dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, terutama para...

18 September 2020, 22:22 WIB

PERAN TOKOH MASYARAKAT DAN MEDIA PENTING DALAM UPAYA MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19

Oleh : Alfisyah Kumalasari Wabah pandemi Covid 19 di Indonesia tidak terasa telah memasuki bulan...

18 September 2020, 21:48 WIB

Menarik, Alumni AKABRI 89 Bagikan 2.500 Paket Sembako dan 35.000 Masker di Kaltim

KALTIMĀ  – Personel TNI-Polri alumni AKABRI tahun 1989, yang menamakan diri Altar 89, kembali menggelar...

18 September 2020, 10:40 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan saat Pilkada

Oleh : Danila Triwahyuni Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini,...

17 September 2020, 17:11 WIB

Kabareskrim Polri Diminta Usut Tuntas Terbakarnya Gedung Kejagung, Ini Kata Ketum BPI KPNAN-RI

Jakarta – BPI KPNAN RI apresiasi Kabareskrim Polri untuk usut tuntas bila ada ditemuan unsur...

17 September 2020, 17:09 WIB

Kalangan Masyarakat Menolak Keberadaan KAMI

Oleh: Lisa Pamungkas Keberadaan KAMI menjadi kontroversi karena gagal mendapat dukungan rakyat. Bahkan mulai dari...

17 September 2020, 15:07 WIB

loading...