Selasa, 18 Februari 2020 - 21:44 WIB

Celaka, Penjual Tramadol Berkedok Toko Kosmetik Ini Sasar Pelajar

TANGERANG – Satresnarkoba Polresta Tangerang Polda Banten menggerebek penjual obat jenis Tramadol dan excimer di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Modusnya, penjual obat keras golongan G itu menyaru sebagai toko kosmetik.

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi menerangkan, Tramadol adalah obat pereda rasa sakit kuat yang digunakan untuk menangani nyeri setelah operasi.

Sedangkan excimer, adalah obat golongan antipsikotik fenitiazina yang digunakan untuk mengobati gangguan mental seperti perilaku agresif.

Kedua jenis obat itu, lanjut Ade, tidak boleh dijual bebas. “Menyasar anak–anak sekolah yang membeli obat ke toko itu berpura–pura membeli alat atau bahan kosmetik,” jelas Ade di Mapolresta Tangerang, Senin (17/2/2020).

Sehingga warga pun, tidak menaruh curiga pada toko yang sudah beroperasi hampir setahun itu. “Saat penggrebekan kami menemukan barang bukti 127 butir tramadol dan 388 butir excimer,” terang Ade.

Selain mengamankan pelaku penjual tramadol dan excimer, Polresta Tangerang juga membekuk 17 tersangka pengedar narkoba jenis sabu dan ganja.

Dari 17 tersangka yang diringkus, diperoleh barang bukti berupa 13,63 ganja kering siap edar dan 2,26 gram sabu.

Ade mengatakan, dalam menjalankan aksinya, para pengedar menjual ganja dan sabu melalui aplikasi WhatsApp. Menurutnya, para pengedar itu menyebut para pelanggan dengan sebutan pasien.

Untuk mengelabui petugas, tambah Ade, transaksi dilakukan dengan berpindah–pindah tempat seperti di rumah, di parkiran, ataupun di apartemen. “Belum diketahui dari masa mereka mendapatkan sabu ini, karena masih dalam proses pengembangan,” ujar Ade Ary Syam Indradi.

Menurutnya, 17 tersangka pengedar sabu dan ganja dijerat Pasal 114 dan 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.

 

Artikel ini telah dibaca 13049 kali

loading...
Baca Lainnya

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan Para Pencari Kerja

Oleh : Adiarso Wibowo Peresmian omnibus law Cipta Kerja dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, terutama para...

18 September 2020, 22:22 WIB

PERAN TOKOH MASYARAKAT DAN MEDIA PENTING DALAM UPAYA MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19

Oleh : Alfisyah Kumalasari Wabah pandemi Covid 19 di Indonesia tidak terasa telah memasuki bulan...

18 September 2020, 21:48 WIB

Menarik, Alumni AKABRI 89 Bagikan 2.500 Paket Sembako dan 35.000 Masker di Kaltim

KALTIM  – Personel TNI-Polri alumni AKABRI tahun 1989, yang menamakan diri Altar 89, kembali menggelar...

18 September 2020, 10:40 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan saat Pilkada

Oleh : Danila Triwahyuni Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini,...

17 September 2020, 17:11 WIB

Kabareskrim Polri Diminta Usut Tuntas Terbakarnya Gedung Kejagung, Ini Kata Ketum BPI KPNAN-RI

Jakarta – BPI KPNAN RI apresiasi Kabareskrim Polri untuk usut tuntas bila ada ditemuan unsur...

17 September 2020, 17:09 WIB

Kalangan Masyarakat Menolak Keberadaan KAMI

Oleh: Lisa Pamungkas Keberadaan KAMI menjadi kontroversi karena gagal mendapat dukungan rakyat. Bahkan mulai dari...

17 September 2020, 15:07 WIB

loading...