Duh, Kakek 60 Tahun Ini Rela Jadi Kurir Sabu

- Editorial Staff

Selasa, 18 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – 18 Pelaku tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polresta Tangerang Polda Banten diamankan sepanjang dua pekan sejak tanggal 1 hingga 16 Februari 2020. Para pelaku merupakan pengedar sabu di wilayah kabupaten Tangerang.

“Dari awal hingga pertengahan bulan Februari, kita berhasil ungkap 17 laporan tentang peredaran narkotika dengan 18 pelaku yang berhasil diamankan,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Mapolresta Tangerang, Senin (17/2).

Menurutnya, dari 18 pelaku yang diamankan tersebut satu pelaku pengedar di antaranya adalah seorang Kakek berinisial MH (60).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kakek tersebut diamankan polisi ketika sedang mengedarkan narkotika jenis sabu di kawasan Mauk, Tangerang, dengan barang bukti 0,76 gram sabu.

Dari hasil pemeriksaan, sang kakek ini nekat mengedarkan sabu karena membantu sang cucu. “Pelaku kakek ini membantu cucunya yang saat ini DPO yang berperan sebagai penerima sabu melalui media sosial,” terang Ade Ary Syam Indradi.

Setelah barang haram sabu itu di tangan sang cucu, pelaku kakek kemudian diminta sang cucu mengantarkan ke seorang pemesan.

“Setelah barang itu didapat, dia minta kakek ini mengantarkan ke si pemesan, sabu ini dijual dengan harga Rp 2 juta per gram,” kata Kapolres.

Biasanya, ia pun melakukan transaksi di kawasan sekolah, parkiran dan tempat ramai lainnya di daerah pelosok Tangerang. Biasanya pun, pembelinya berasal dari kalangan pelajar dan karyawan swasta atau buruh.

“Dari keterangannya, pemesan lebih banyak dari kalangan pelajar dan pekerja. Dan dia ini sudah menjadi kurir kurang lebih satu tahun dengan upah mulai dari Rp 100 hingga Rp 200 ribu,” ujarnya.

Saat ini sang Kakek bersama 17 pengedar lainnya itu, harus merasakan pahitnya kehidupan di penjara Mapolresta Tangerang. Para pelaku dijerat pasal 114 dan 112 KUHPidana tentang penyalahgunaan narkoba dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan
Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan
Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli
Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil
Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:53 WIB

Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:59 WIB

Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:35 WIB

Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:00 WIB

Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB