Rabu, 19 Februari 2020 - 07:42 WIB

Bambang Haryo di lokasi Banjir, kecamatan Tanggulangin

Bambang Haryo di lokasi Banjir, kecamatan Tanggulangin

Dorongan Bambang Haryo, Banjir Dua Desa Sidoarjo jadi Perhatian Khusus

Sidoarjo – Hampir dua bulan, warga desa kedungbanteng dan desa Banjarasri, kecamatan Tanggulangin Sidoarjo hidup diatas genangan banjir.

Pemkab Sidoarjo pun angkat tangan. Banjir itu kemudian mengundang keprihatinan Bambang Haryo Soekartono, Calon Bupati Sidoarjo. Saat mengunjungi wilayah dua desa itu, Anggota DPR-RI periode 2014-2019 ini, langsung berkoordinasi dengan PPLS (Pusat Pengendalian lumpur Sidoarjo).

Tak hanya itu, Bambang Haryo juga menerjunkan tim untuk melakukan fogging di rumah warga dan sekolah. Senin kemarin (17/2) BHS sapaan akrab Bambang Haryo juga mengirimkan 5 truk tangki air.

Aksi BHS peduli itu mendapat apresiasi warga, lantaran warga daerah itu sangat membutuhkan air bersih.

Tak berhenti disitu, Bambang Haryo terus berkoordinasi dan memastikan tindakan penanganan banjir telah dilakukan. PPLS, kemudian mengambil langkah bekerjasama dengan PT Minarak Brantas Gas, Dinas PU Kabupaten Sidoarjo dan Pemerintah desa setempat.

Koordinasi cepat itu akhirnya 3 pompa di terjunkan, dan membuat waduk sementara untuk memindahkan air.

“Saat ini, alhamdulillah air mulai surut beberapa centimeter, dan pompa air berada di desa kedungbanteng RT 7 sebanyak 3 pompa, hari ini pompa akan ditambah menjadi 2 di desa Banjarasri dan Banjarpanji sehingga totalnya ada 5 pompa”Kata Syaiful, Sekretaris Desa Banjarasri, Selasa (18/2).

Dia mengatakan, Warga di dua desa itu kini mengalami kejenuhan akibat mereka hidup diatas genangan banjir. Warga disini sangat membutuhkan konseling phisikologi agar dapat membantu memulihkan kejenuhan mereka.

“Semua warga disini jenuh, karena kondisi banjir ini yang belum surut, sejak sebulan lalu” Kata Syaiful.

Kini, Dua desa itu mendapat perhatian khusus. Senin kemarin (17/2) Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji juga ikut turun ke lokasi.

Dalam kunjungannya itu, Kapolres mengatakan Bhabinkamtibmas harus selalu berkoordanisasi dengan pihak pemerintahan desa yang dilanda banjir, BPBD dan BMKG.

“Kordinasi penting dilakukan untuk melakukan pemantauan situasi wilayah guna pengantisipasian hujan deras dan penanganan dini serta selalu tanggap dan cekatan dalam penanganan bencana,” kata Sumardji, Senin (17/2).

Tak hanya Kapolres, Plt Bupati Sidoarjo ikut turun ke dua desa tersebut, menurut Sekretaris Desa Banjarasri, Bupati bersama Dandim Sidoarjo menyambangi lokasi banjir pada pukul 22.00 WIB, Senin (17/2) malam.

“Ya pak Plt Bupati bersama Dandim malam tadi turun, sudah diambil satu langkah untuk menghentikan banjir, hari ini tim dari kecamatan melakukan observasi, setelah itu 5 pompa di aktifkan untuk menyurutkan air secara bertahap, mudah-mudahan segera surut alhamdulillah”Tutur Sekdes.

Artikel ini telah dibaca 1756 kali

loading...
Baca Lainnya

Komjen Pol Listyo Sigit Terpilih Sebagai Kapolri, Sahabat Polisi Ucapkan Selamat

Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sahabat Polisi Indonesia mengucapkan selamat atas terpilihnya Komjen Pol...

20 Januari 2021, 21:40 WIB

Melawan Radikalisme dan Membumikan Falsafah Pancasila

Oleh : Raditya Rahman Tahun 2021 kita sambut dengan semangat baru untuk melawan radikalisme. Karena...

20 Januari 2021, 09:22 WIB

Tol Laut Papua Memiliki Banyak Manfaat

Oleh : Timotius Gobay Jalur tol laut Papua, menjadi sorotan publik. Kiprahnya yang memberikan sumbangsih...

20 Januari 2021, 08:11 WIB

Presiden Jokowi Tekankan Kerjasama Kemitraan, Penanaman Modal Asing di Kabupaten Tuban Sebanyak 17 PMA

Tuban, Jatim, deliknews – Presiden RI, Ir. Joko Widodo menyaksikan secara virtual Penandatanganan Kerja Sama...

19 Januari 2021, 12:00 WIB

Disiplin Prokes dan Vaksinasi Cegah Penularan Covid-19

Oleh: Anjar Agustine (Mahasiswa Ilmu Kesehatan Universitas Diponegoro) Sejak akhir tahun 2019 hingga awal tahun...

19 Januari 2021, 11:08 WIB

Masyarakat Mengutuk Pembakaran Pesawat oleh KKSB Papua

Oleh : Sabby Kosay Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) adalah organisasi pemberontak yang meresahkan, karena...

19 Januari 2021, 10:54 WIB

loading...