Jumat, 21 Februari 2020 - 18:50 WIB

Kemenag Bahas Materi Pembekalan Petugas Haji

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah menggelar rapat sinkronisasi materi pembekalan petugas haji. Rapat yang berlangsung di Jakarta ini diikuti para Kabid Haji Provinsi dan penyelenggara pembekalan petugas haji di 13 Embarkasi.

“Kami akan sinkronkan materi pembekalan agar prosesnya lebih efektif dalam meneguhkan komitmen calon petugas haji,” terang Direktur Bina Haji Khoirizi di Jakarta, Jumat (21/02).

Menurutnya, pembekalan petugas haji di Embarkasi akan mulai berlangsung pada pertengahan Maret 2020. Ada tiga belas Embarkasi yang akan menggelar pelatihan petugas, yaitu: Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, Jakarta, Bekasi, Solo, Surabaya, Lombok, Makasar, Balikpapan, dan Banjarmasin.

“Untuk pusat, pembekalan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi rencananya digelar pada 10 April 2020,” jelasnya.

Dijelaskan Khoirizi, rapat sinkronisasi ini dalam rangka mensinergikan sistem pelaksanaan agar terumuskan standar baku yang akan diterapkan di semua embarkasi. Standar itu mencakup materi dan kisi-kisi bagi para narasumber. “Rumusan ini penting agar pembekalan nantinya tidak menjadi ajang lomba pidato dan materinya berulang sehingga kurang relevan dengan kebutuhan petugas,” terang Khoirizi.

Materi pembekalan, kata Khoirizi, terbagi dalam kebijakan umum penyelenggaraan haji, teknis operasional haji, dan penguatan layanan sesuai bidang. Layanan tersebut mencakup akomodasi, transportasi, katering, ibadah atau manasik, dan layanan umum.

“Termasuk juga materi tentang penguatan komitmen petugas terhadap tusi, serta lima nilai budaya kerja dan moderasi beragama,” tuturnya.

Rapat sinkronisasi juga membahas sejumlah kasus pelayanan yang terjadi di sebuah wilayah. Peta kasus ini dibedah untuk dirumuskan solusinya dan itu menjadi bagian materi yang akan dijelaskan dalam pembekalan. Dengan demikian, kejadian serupa diharapkan tidak terulang atau bisa diantisipasi lebih awal.

“Kita ingin jadikan sejumlah masalah yang muncul dalam pelayanan tahun lalu sebagai bagian materi pembekalan agar bisa dibahas bersama dan dirumuskan solusinya,” tandasnya.

 

(Humas Kemenag)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

loading...
Baca Lainnya

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan Para Pencari Kerja

Oleh : Adiarso Wibowo Peresmian omnibus law Cipta Kerja dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, terutama para...

18 September 2020, 22:22 WIB

PERAN TOKOH MASYARAKAT DAN MEDIA PENTING DALAM UPAYA MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19

Oleh : Alfisyah Kumalasari Wabah pandemi Covid 19 di Indonesia tidak terasa telah memasuki bulan...

18 September 2020, 21:48 WIB

Menarik, Alumni AKABRI 89 Bagikan 2.500 Paket Sembako dan 35.000 Masker di Kaltim

KALTIM  – Personel TNI-Polri alumni AKABRI tahun 1989, yang menamakan diri Altar 89, kembali menggelar...

18 September 2020, 10:40 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan saat Pilkada

Oleh : Danila Triwahyuni Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini,...

17 September 2020, 17:11 WIB

Kabareskrim Polri Diminta Usut Tuntas Terbakarnya Gedung Kejagung, Ini Kata Ketum BPI KPNAN-RI

Jakarta – BPI KPNAN RI apresiasi Kabareskrim Polri untuk usut tuntas bila ada ditemuan unsur...

17 September 2020, 17:09 WIB

Kalangan Masyarakat Menolak Keberadaan KAMI

Oleh: Lisa Pamungkas Keberadaan KAMI menjadi kontroversi karena gagal mendapat dukungan rakyat. Bahkan mulai dari...

17 September 2020, 15:07 WIB

loading...